KPK Periksa Pejabat Kemensos Terkait Kasus Suap Eks Mensos Juliari Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Pepen Nazaruddin mengatakan pihaknya membangun aplikasi berbasis online SIMPPSDBS yang sesuai dengan gaya hidup era millennial. (Istimewa)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Pepen Nazaruddin.

Pepen bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ardian Iskandar Maddanatja, dalam kasus dugaan suap pengadaan Bansos wilayah Jabodetabek untuk penanganan COVID-19.

Baca Juga

KPK Dalami Fee yang Diterima Juliari dari PT Tigapilar Agro Utama

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AIM (Ardian Iskandar Maddanatja)," kata Plt Juru Bicara KPK. Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (13/1).

Penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Famindo Meta Komunika Ubyt Kurniawan dan pihak swasta Agustri Yogasmara dan Direktur PT Mandala Hamonangan Sude Rajif Bachtiar Amin.

Ubyt dan Agustri akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ardian. Sementara, Bachtiar Amin akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka bekas Menteri Sosial Juliari P. Batubara.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Penyidik disinyalir akan mendalami tim khusus yang dibentuk Juliari dalam memilih vendor atau rekanan Kemensos dalam pengadaan dan distribusi bansos. Pepen diketahui merupakan salah satu anggota tim tersebut.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Juliari P Batubara serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai tersangka. Ketiganya diduga sebagai pihak penerima suap.

KPK juga menetapkan dua pihak swasta sebagai tersangka yakni Ardian IM dan Harry Sidabuke yang diduga sebagai pemberi suap.

Juliari bersama Adi dan Matheus diduga menerima suap senilai sekitar Rp17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemensos dalam pengadaan paket bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020. (Pon)

Baca Juga

Kasus Juliari, KPK Geledah 2 Kantor Vendor Bansos COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
RS Polri Jakarta Ambil DNA Kakak Beradik Asal Sragen Korban Sriwijaya Air
Indonesia
RS Polri Jakarta Ambil DNA Kakak Beradik Asal Sragen Korban Sriwijaya Air

Rumah Sakit (RS) Polri Jakarta telah mengambil sample keluarga dari Suyanto dan Riyanto yang tercatat masuk manifes pesawat Sriwijaya SJ 182 yang mengalami kecelakaan di Kepulauan Seribu pada tanggal 9 Januari lalu.

 Ikuti Arahan Jokowi, Anies Normalkan Kembali 3 Transportasi Umum di Jakarta
Indonesia
Ikuti Arahan Jokowi, Anies Normalkan Kembali 3 Transportasi Umum di Jakarta

"Sesuai arahan presiden. Kami akan kembali menyelenggarakan kendaraan umum frekuensi tinggi," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (16/3) malam.

Status Pos Pantau Cipinang Hulu Naik, Warga Bantaran Sungai Diminta Waspada
Indonesia
Status Pos Pantau Cipinang Hulu Naik, Warga Bantaran Sungai Diminta Waspada

Untuk ukuran normal ketinggian muka air di Pos Pantau Cipinang Hulu mencapai di bawah 145 cm

Hari H Pertarungan Trump dan Biden
Dunia
Hari H Pertarungan Trump dan Biden

Sampai pagi ini, pukul 08.00 WIB,Peta Hasil Pemilu AS suara elektoral yang didapat Biden 3 suara dan Trump 19 suara.

Pramono Edhie Dimakamkan Setelah Salat Zuhur di TMP Kalibata
Indonesia
Pramono Edhie Dimakamkan Setelah Salat Zuhur di TMP Kalibata

Nefra memastikan jasad mantan Kasad itu akan akan dimakamkan Minggu (14/6) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Utama Kalibata, Jakarta Selatan.

Bawaslu Janji Tidak Istimewakan Gibran
Indonesia
Bawaslu Janji Tidak Istimewakan Gibran

Terdapat empat dimensi utama yang dijadikan alat ukur terkait penyelenggaraan Pemilu yang demokratis

DKI Jakarta dan Jatim Tetap jadi Penyumbang Terbanyak Pasien COVID-19
Indonesia
DKI Jakarta dan Jatim Tetap jadi Penyumbang Terbanyak Pasien COVID-19

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi per Rabu (29/7) yakni sebanyak 577 kasus.

Motif Pelaku Sebarkan Azan 'Jihad' di Medsos
Indonesia
Motif Pelaku Sebarkan Azan 'Jihad' di Medsos

H bertujuan membuat video ini didengar oleh masyarakat.

Pasien COVID di Kluster Secapa AD Tersisa 836 Orang
Indonesia
Pasien COVID di Kluster Secapa AD Tersisa 836 Orang

Sebagian dari 836 pasien Corona klaster Secapa AD ada yang dirawat di rumah sakit.

Warga Tak Disiplin, Wilayah Zona Risiko Rendah COVID-19 Bisa Berubah Jadi Risiko Tinggi
Indonesia
Warga Tak Disiplin, Wilayah Zona Risiko Rendah COVID-19 Bisa Berubah Jadi Risiko Tinggi

Jumlah wilayah tersebut pada 31 Mei 2020 berjumlah 46,7 persen dari setengah kabupaten dan kota di Indonesia