KPK Periksa Pegawai OJK dan ExxonMobil Terkait Korupsi di Asuransi Jasindo Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Humas KPK)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima saksi untuk mengusut kasus korupsi di PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), Selasa (13/4).

Mereka yang diperiksa dari berbagai latar belakang profesional, di antaranya pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ExxonMobil Cepu Limited.

Kelima saksi akan diperiksa terkait kasus dugaan gratifikasi jasa konsultansi bisnis asuransi dan reasuransi oil serta gas pada perusahaan milik negara itu. Praktik tersebut diduga berlangsung sejak 2008 sampai 2012.

Baca Juga:

Berkas Penyidikan Rampung, Eks Bos Jasindo Segera Jalani Sidang Perdana

"Pemeriksaan dilakukan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan Kuningan Persada Kavling 4, Setiabudi, Jakarta Selatan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (13/4).

Kelima saksi itu ialah Rianto selaku karyawan OJK, Karina Stephani sebagai Financial Planning Supervisor ExxonMobil Cepu Limited Mobil Cepu Limited, Rifeldo Meisa selaku Direktur Asuransi Bhakti Bhayangkara Asuransi, Jimmy Iskandar wiraswasta, dan Pramu Cahyadi selaku karyawan swasta.

Mantan Dirut PT Jasindo Budi Tjahjono (Foto: Antaranews)
Mantan Dirut PT Jasindo Budi Tjahjono (Foto: Antaranews)

Seperti diketahui, KPK tengah mengusut kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jasindo tersebut. KPK menduga terjadi tindak pidana korupsi terkait dengan jasa konsultasi bisnis asuransi dan reasuransi oil dan gas di PT Asuransi Jasa Indonesia pada 2008-2012.

"Saat ini, sedang dilakukan penyidikan oleh KPK," Ali Fikri dalam keterangan yang diterima, Selasa (24/11).

Baca Juga:

KPK Eksekusi Mantan Dirut PT. Asuransi Jasindo dari Rutan KPK ke Sukamiskin

Terkait kasus di Asuransi Jasindo, sebelumnya, KPK telah memproses mantan Direktur Utama PT Asuransi Jasindo Budi Tjahjono. Budi telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta dan berkekuatan hukum tetap dengan vonis selama tujuh tahun penjara ditambah denda Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan pada April 2019.

Vonis tersebut dijatuhkan karena Budi terbukti melakukan korupsi sehingga merugikan negara melalui PT Asuransi Jasindo sebesar Rp8,46 miliar dan USD766.955.

Kemudian, Budi juga memperkaya Kiagus Emil Fahmy Cornain, selaku orang kepercayaan Kepala BP Migas sebesar Rp1,3 miliar. (Pon)

Baca Juga:

KPK Garap Sesmen BUMN Terkait Kasus Korupsi Eks Bos PT Jasindo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Oknum Notaris Terlibat Mafia Tanah Rugikan Keluarga Nirina Zubir Serahkan Diri
Indonesia
Oknum Notaris Terlibat Mafia Tanah Rugikan Keluarga Nirina Zubir Serahkan Diri

Tersangka berinisial ER yang merupakan oknum Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) akhirnya datang ke Polda Metro Jaya untuk menyerahkan diri.

Penonaktifan 75 Pegawai Dinilai Jadi Sejarah Kelam KPK
Indonesia
Penonaktifan 75 Pegawai Dinilai Jadi Sejarah Kelam KPK

"Tepat sehari jelang idul Fitri, dan 10 hari jelang peringatan 23 tahun reformasi, KPK menghadapi masa paling kelam dalam sejarahnya," kata pengamat politik Ray Rangkuti

[HOAKS atau FAKTA]: Bupati Jember Imbau Warga Lepas Masker
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bupati Jember Imbau Warga Lepas Masker

Infografis tersebut memuat lambang dari Pemerintah Kabupaten Jember dan juga menyertakan foto Bupati dan Wakil Bupati Jember.

Batasi Mobilitas Warga, Jasa Marga Sekat 11 Tol Hingga 20 Juli
Indonesia
Batasi Mobilitas Warga, Jasa Marga Sekat 11 Tol Hingga 20 Juli

Jasa marga juga membantu penyampaian informasi penyekatan ini melalui media massa

Akses ke Jakarta Via Daan Mogot Diperketat, Banyak Warga Diputar Balik
Indonesia
Akses ke Jakarta Via Daan Mogot Diperketat, Banyak Warga Diputar Balik

Berdasarkan pantauan MerahPutih.com di lapangan, akses Tangerang ke Jakarta di sekitar Terminal Kalideres, Jalan Daan Mogot mulai ditutup.

Bamsoet Sebut Formula E Bukan untuk Harumkan Nama Anies, tapi...
Indonesia
Bamsoet Sebut Formula E Bukan untuk Harumkan Nama Anies, tapi...

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menjelaskan, suksesnya event Formula E di Ibu Kota pada 2022 mendatang bukan untuk mengharumkan nama Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan

Eks Bupati Kukar Rita Widyasari Akui Kenal AKP Robin dari Azis Syamsuddin
Indonesia
Eks Bupati Kukar Rita Widyasari Akui Kenal AKP Robin dari Azis Syamsuddin

Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mengakui mengenal mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju dari eks Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin.

Polres Tangsel Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Dua WNA
Indonesia
Polres Tangsel Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Dua WNA

2 adegan pertama dilakukan di depan gerbang komplek

Dapat Bansos PPKM, Montir Bengkel Motor: Buat Dapur, Alhamdulillah!
Indonesia
Dapat Bansos PPKM, Montir Bengkel Motor: Buat Dapur, Alhamdulillah!

"Paling tidak buat rumah tangga, buat dapur. Alhamdulillah ada rezeki ini bisa dimanfaatkan," katanya.

Usir Warga Sedang Minum Miras di 'Runway' Bandara, Dua Anggota Paskhas Dianiaya
Indonesia