KPK Periksa Panitera Saksi Penyuap Nurhadi yang Masih Buron Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan keterangan pers terkait penangkapan tersangka Nurhadi dan Riesky Herbiyono di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/6). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Panitera Muda Perdata Asep Adeng Sundana dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Asep akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Direktur PT. Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto.

Baca Juga

Jawab Tuduhan IPW, KPK Bantah Novel Pernah Garap Nurhadi di Luar Kantor

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HS (Hiendra Soenjoto)," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (8/6).

Dalam kasus suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di MA itu, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka. Ketiga tersangka itu yakni, mantan Sekretaris MA Nurhadi, menantunya Rezky Herbiono dan Hiendra Soenjoto.

KPK rilis penangkapan Nurhadi dan Rezky Herbiyono di Gedung KPK, Selasa (2/6). Foto: MP/Ponco
KPK rilis penangkapan Nurhadi dan Rezky Herbiyono di Gedung KPK, Selasa (2/6). Foto: MP/Ponco

Ketiganya sempat dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron karena tiga kali mangkir alias tidak memenuhi pangggilan pemeriksaan KPK. Ketiganya juga telah dicegah untuk bepergian ke luar negeri.

Tim penyidik KPK menangkap Nurhadi bersama menantunya Rezky Herbiyono pada Senin (1/6) malam. Keduanya dibekuk di sebuah rumah di Simprug, Jakarta Selatan. Saat ini, tinggal Hiendra Soenjoto yang belum diamankan.

Nurhadi dijerat sebagai tersangka karena yang bersangkutan melalui Rezky Herbiono, diduga telah menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar.

Baca Juga

Dewas KPK Diminta Awasi Penyidikan Nurhadi

Tercatat ada tiga perkara sumber suap dan gratifikasi Nurhadi, pertama perkara perdata PT MIT vs PT Kawasan Berikat Nusantara, kedua sengketa saham di PT MIT, dan ketiga gratifikasi terkait dengan sejumlah perkara di pengadilan.

Rezky selaku menantu Nurhadi diduga menerima sembilan lembar cek atas nama PT MIT dari Direkut PT MIT Hiendra Soenjoto untuk mengurus perkara itu. Cek itu diterima saat mengurus perkara PT MIT vs PT KBN. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ditusuk Orang Tak Dikenal, Ulama Syekh Ali Jaber Harus Dirawat 10 Jahitan
Indonesia
Ditusuk Orang Tak Dikenal, Ulama Syekh Ali Jaber Harus Dirawat 10 Jahitan

Penceramah Syekh Ali Jaber ditusuk oleh orang tidak dikenal di kawasan Bandar Lampung pada Minggu (13/9) sore.

Novel Ingin Bertemu dengan Kedua Pelaku Penyiraman Air Keras
Indonesia
Novel Ingin Bertemu dengan Kedua Pelaku Penyiraman Air Keras

Keinginan Novel untuk bertatap muka dengan kedua tersangka sudah disampaikan ke penyidik.

Kepala BNPT Minta Pengurus Masjid Waspadai Penyebaran Paham Radikalisme
Indonesia
Kepala BNPT Minta Pengurus Masjid Waspadai Penyebaran Paham Radikalisme

Sudah semestinya kegiatan di masjid-masjid ini mengedepankan nilai-nilai agama dan menjadikan Masjid menjadi tempat syiar bagi para pemuka agama, santri, dan masyarakat.

Tangkap Djoko Tjandra, Polisi Diminta Jangan Takabur
Indonesia
Tangkap Djoko Tjandra, Polisi Diminta Jangan Takabur

Pasalnya, persoalan korupsi di Indonesia disebut Jerry sebagai extraordinary crime alias kejahatan luar biasa yang perlu sinergitas antar institusi penegak hukum.

Terkendala Impor Baja Tiongkok, Pembangunan Stadion Persija Bakal Tertunda
Indonesia
Terkendala Impor Baja Tiongkok, Pembangunan Stadion Persija Bakal Tertunda

Kebutuhan baja untuk proyek stadion Klub Persija ini cukup besar, mencapai 25 persen dari total biaya.

Khabib Nurmagomedov dalam Kondisi Patah Tulang saat Duel Lawan Gaethje
Indonesia
Khabib Nurmagomedov dalam Kondisi Patah Tulang saat Duel Lawan Gaethje

Presiden UFC Dana White mengungkapkan bahwa Khabib Nurmagomedov sempat masuk ke rumah sakit sebelum melakoni duel melawan Justin Gaethje

Hendak Diperiksa Sebagai Tersangka, Anita Kolopaking Mangkir Panggilan Bareskrim
Indonesia
Hendak Diperiksa Sebagai Tersangka, Anita Kolopaking Mangkir Panggilan Bareskrim

Pemeriksaan terhadap Anita sedianya diagendakan pada Selasa pukul 09.00 WIB

Rahayu Saraswati Copot APK Muhamad-Saraswati yang Dipaku ke Pohon
Indonesia
Rahayu Saraswati Copot APK Muhamad-Saraswati yang Dipaku ke Pohon

Ketika Rahayu melihat APK Muhamad-Saraswati dipasang di pohon dia menghentikan sepedanya, dan mencopot APK itu, menggulung dan menyimpannya.

 Menko Luhut: Kami Dukung Upaya Menteri BUMN Menertibkan Garuda Indonesia
Indonesia
Menko Luhut: Kami Dukung Upaya Menteri BUMN Menertibkan Garuda Indonesia

"Pernyataan Menteri BUMN sudah sangat tepat. Saya mendukung upayanya menertibkan aparat yang penyalahgunakan jabatannya dan melanggar sumpah jabatannya,” ujar Menko Luhut

Warga di 82 Kelurahan yang Dilalui Sungai Ciliwung Diminta Siaga
Indonesia
Warga di 82 Kelurahan yang Dilalui Sungai Ciliwung Diminta Siaga

Hal itu wajib dilakukan agar tidak terjadi penyumbatan aliran air yang mengakibatkan banjir