KPK Periksa Mendagri Era SBY di Kasus Dugaan Korupsi E-KTP Gedung KPK. (Foto: MP/ Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melanjutkan pemeriksaan kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Kali ini, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi.

Baca Juga:

KPK Terima Pemulihan Aset Perkara E-KTP Senilai Rp 86 Miliar

Mendagri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas perkara tersangka Direktur PT Sandipala Arthapura, Paulus Tanos.

"Hari ini (29/6) TPK Pengadaan Paket Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional (KTP Elektronik) untuk tersangka PLS," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (29/6).

Belum diketahui materi apa yang akan digali penyidik dari Gamawan. Namun Gamawan sempat beberapa kali dipanggil oleh tim penyidik dalam kasus yang ditaksir merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun ini.

Gamawan sempat disebut dan diduga menerima USD 4,5 juta dan Rp 50 juta terkait kasus e-KTP ini.

Adapun, KPK telah menetapkan Paulus Tannos sebagai tersangka dalam rasuah e-KTP. Namun, sampai saat ini KPK belum menahan dan memeriksa Paulus Tannos karena kabur ke Singapura.

KPK telah meminta bantuan Biro Investigasi Praktik Korupsi (Corrupt Practices Investigation Bureau/CPIB) Singapura untuk memeriksa Paulus yang berprofesi sebagai Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra. (Pon)

Baca Juga:

Eks Dirut PNRI Kooperatif Bantu KPK dalam Kasus e-KTP

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Evakuasi 26 WNI dari Afghanistan
Indonesia
PKS Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Evakuasi 26 WNI dari Afghanistan

Gerak cepat pemerintah mengevakuasi 26 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di Afganistan mendapatkan apresiasi.

Polisi Panggil Kalapas Tangerang untuk Diperiksa Sebagai Saksi
Indonesia
Polisi Panggil Kalapas Tangerang untuk Diperiksa Sebagai Saksi

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP)

Sepanjang 2020, Pemprov DKI Cuma Bisa Bangun 4 Km Trotoar dari Target 146 Km
Indonesia
Sepanjang 2020, Pemprov DKI Cuma Bisa Bangun 4 Km Trotoar dari Target 146 Km

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga baru merealisasikan pembangunan trotoar di ibu kota sepanjang 4 Kilometer (Km). Padahal, ditargetkan pada di tahun 2020 sepanjang 146 Km.

Warga Binaan Rutan Kini Dibekali Kemampuan Olah Kopi ala Barista
Indonesia
Warga Binaan Rutan Kini Dibekali Kemampuan Olah Kopi ala Barista

Dukung kemandirian ekonomi, Rumah tahanan (Rutan) Kelas 1 Surakarta, Jawa Tengah membekali warga binaannya dengan pelatihan kewirausahaan.

Kelangkaan Minyak Goreng Belum Teratasi
Indonesia
Kelangkaan Minyak Goreng Belum Teratasi

Implementasi kebijakan Kemendag sudah berdampak pada ketersediaan dan kestablilan harga minyak goreng di pasaran, meski masih belum sesuai yang diharapkan.

Nihil Pasien COVID-19, Korem Warastratama Belum Berniat Tutup RS Darurat Lapangan
Indonesia
Nihil Pasien COVID-19, Korem Warastratama Belum Berniat Tutup RS Darurat Lapangan

Untuk tenaga kesehatan (nakes) yang sempat mendapat backup dari Kodam dan wilayah sekarang sudah dipulangkan ke wilayah mereka masing-masing. Namun tetap ada nakes yang berjaga di lokasi.

 Laporan Soal PLTU Sulsel 1 Disebut Hoaks, Ini Kata ICW
Indonesia
Laporan Soal PLTU Sulsel 1 Disebut Hoaks, Ini Kata ICW

ICW meminta pihak yang meragukan laporan untuk menghubungi salah satu tim penyusun laporan.

Presiden Rusia, Jerman dan Perancis Bahas Krisis Gandum dan Pupuk Dunia
Dunia
Presiden Rusia, Jerman dan Perancis Bahas Krisis Gandum dan Pupuk Dunia

Moskow bersedia membahas cara-cara untuk memungkinkan Ukraina melanjutkan pengiriman gandum keberbagai negara.

DPR Beberkan 2 Mekanisme Pemilihan Anggota KPU-Bawaslu
Indonesia
DPR Beberkan 2 Mekanisme Pemilihan Anggota KPU-Bawaslu

Komisi II DPR RI membeberkan 2 mekanisme pemilihan anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027, yakni musyawarah mufakat dan voting.

Gibran Klaim Dream Theater Bakal Ditonton 10.000 Orang
Indonesia
Gibran Klaim Dream Theater Bakal Ditonton 10.000 Orang

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah memastikan Dream Theater bakal menggelar konser di Solo Agustus 2022 mendatang. Untuk konferensi pers akan diadakan pada 21 April atau 22 April. Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan persiapan konser Dream Theater di Solo terus menemukan titik terang. Terbaru dari panitia telah menyiapkan jadwal konferensi pers pada 21 April atau 22 April.