KPK Periksa Mantan Artis Terkait Kasus Korupsi Bansos COVID-19 KPK menahan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan anaknya, Andri Wibawa. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa terhadap Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan, Selasa (27/7).

Hengky bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Bandung Barat Tahun 2020.

Baca Juga:

KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Bos Sarana Jaya

"Pemeriksaan dilakukan di kantor KPK Jalan Kuningan Persana Kav.4 atas nama Hengky Kurniawan," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (27/7).

Mantan artis ini akan dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Bupati nonaktif Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.

KPK menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19. Foto: MP/Ponco
KPK menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19. Foto: MP/Ponco

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna (AUS) dan anaknya, Andri Wibawa (AW) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

Selain keduanya, KPK juga menetapkan pemilik PT Jagat Dir Gantara (JGD) dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang (SSGCL) M. Totoh Gunawan (MTG) sebagai tersangka. KPK menduga Aa Umbara menerima sekitar Rp 1 miliar terkait pengadaan ini.

Baca Juga:

Sindir Dewas KPK, Novel Baswedan: Ombudsman Lebih Berani dan Jujur

Aa Umbara diduga membantu Totoh dan Andri mendapat proyek pengadaan bansos COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat tahun 2020. Sepanjang April-Agustus 2020, Pemkab Bandung Barat menyalurkan bansos bahan pangan dengan 2 jenis paket yakni bansos Jaring Pengaman Sosial (Bansos JPS) dan bansos terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (Bansos PSBB).

Pembagian dua jenis bansos itu telah dilakukan sebanyak 10 kali dengan total realisasi anggaran senilai Rp 52,1 miliar. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Minta Hadi Tjahjanto Evaluasi Kinerja Juru Ukur Tanah BPN se-Indonesia
Indonesia
DPR Minta Hadi Tjahjanto Evaluasi Kinerja Juru Ukur Tanah BPN se-Indonesia

Kementerian ATR/BPN pimpinan Marsekal (purn) Hadi Tjahjanto diminta melakukan evaluasi kinerja BPN di Indonesia, khususnya para juru ukur tanah.

Satu Mobil Peserta Parade Jakarnaval Terbakar
Indonesia
Satu Mobil Peserta Parade Jakarnaval Terbakar

Kebakaran menimpa salah satu mobil hias milik peserta Jakarnaval.

Kemenag Imbau Keluarga Tak Lakukan Penjemputan di Bandara maupun Asrama Haji
Indonesia
Kemenag Imbau Keluarga Tak Lakukan Penjemputan di Bandara maupun Asrama Haji

Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan penjemputan jamaah haji oleh anggota keluarga hanya dilakukan di kota ataupun kabupaten masing-masing.

Waspada Ada Pegawai KPK Gadungan
Indonesia
Waspada Ada Pegawai KPK Gadungan

Pihak KPK Gadungan tersebut melakukan aksinya dengan cara membuat surat-surat palsu, kartu identitas palsu, seragam, dan atribut lencana berlogo KPK

Jokowi Sebut Sarinah sebagai Ikon Penting Bangsa Indonesia
Indonesia
Jokowi Sebut Sarinah sebagai Ikon Penting Bangsa Indonesia

Jokowi menyebut wajah baru Sarinah sebagai ikon penting bangsa Indonesia yang merekatkan ingatan dari generasi ke generasi.

Gibran Wajibkan Rumah Makan dan Kafe Gunakan Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Gibran Wajibkan Rumah Makan dan Kafe Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

"Kita perluas jangkauan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di Solo di SE PPKM level 3 ini," ujar Gibran, Rabu (8/9)

Legislator Khawatir Bulan Ramadan 'Ternoda' Jika Pemilu 2024 Saat Puasa
Indonesia
Legislator Khawatir Bulan Ramadan 'Ternoda' Jika Pemilu 2024 Saat Puasa

Karena itu sangat memungkinkan menjadi bahan bakar efektif untuk menyulut perpecahan

Warga dan Tamu Undangan Mulai Berdatangan ke Istana Merdeka
Indonesia
Warga dan Tamu Undangan Mulai Berdatangan ke Istana Merdeka

Sebelum upacara, berbagai hiburan, kesenian dan nyanyian-nyanyian dihadirkan Gita Bahana Nusantara serta artis Indonesia selama 2 jam.

DPD Kutuk Keras Pembunuhan Nakes oleh KKB di Papua
Indonesia
DPD Kutuk Keras Pembunuhan Nakes oleh KKB di Papua

Penyerangan di Distrik Kiwirok dilaporkan dilakukan oleh KKB dengan cara menyerang dan membakar sarana-prasarana serta fasilitas umum

Jelang Libur Nataru, Legislator Demokrat Minta Pemerintah Lakukan Ini
Indonesia
Jelang Libur Nataru, Legislator Demokrat Minta Pemerintah Lakukan Ini

"Solusinya pertama program vaksin di genjot untuk mencapai standar populasi WHO," kata anggota Komisi II DPR RI Anwar Hafid, dalam keterangannya, Kamis (23/12).