KPK Periksa Kepala BPKD DKI Terkait Korupsi Tanah Munjul Logo KPK. ANTARA/Benardy Ferdiansyah

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi DKI Jakarta Edi Sumantri dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Rangon, Jakarta Timur.

Edi akan dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan.

"Edi Sumantri (Kepala BPKD DKI Jakarta) akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka YRC," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (20/9).

Baca Juga

KPK Periksa Staf Penilai KJPP Wahyono Adi dan Rekan Terkait Kasus Tanah Munjul

Selain Edi Sumantri, tim penyidik juga akan memeriksa saksi lainnya untuk tersangka Yoory, mereka adalah Plt Kepala Badan Pembina BUMD DKI Jakarta Riyadi, Senior Manager Divisi SDM dan Umum Perumda Pembangunan Sarana Jaya Sri Lestari, Direktur PT Embrio Andyas Geraldo, Finance PT Adonara Propertindo Ajeng Amelia, dan pihak swasta Andika Satiharidi Arfa.

Pelaksana Tugas (Plt.) Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA/HO-Humas KPK
Pelaksana Tugas (Plt.) Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA/HO-Humas KPK

Dalam perkara ini baru menjerat lima pihak sebagai tersangka. Mereka antara lain mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan; Diretur PT. Adonara Propertindo, Tommy Adrian; Wakil Direktur PT. Adonara Propertindo, Anja Runtunewe.

KPK juga menetapkan PT Adonara Propertindo sebagai tersangka korporasi. Serta Direktur PT. Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM) Rudy Hartono Iskandar. KPK menduga, perbuatan para tersangka tersebut, telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 152,5 miliar.

Baca Juga

KPK Periksa Staf Penilai KJPP Wahyono Adi dan Rekan Terkait Kasus Tanah Munjul

KPK pun telah mendalami tujuan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sarana Jaya melakukan pengadaan tanah di Munjul. Pengadaan tanah itu diduga untuk program Rumah DP 0 Rupiah. Program itu adalah salah satu inisiatif Gubernur Anies Baswedan saat memulai masa kepemimpinannya.

Pendalaman dilakukan KPK dengan memeriksa para saksi, diantanya Pelaksana Harian Badan Pembinaan BUMD periode 2019 Riyadi pada (10/8). Dia diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
6 Aplikasi Yang Mudahkan Ngurus Administrasi Kependudukan di Kota Bandung
Indonesia
6 Aplikasi Yang Mudahkan Ngurus Administrasi Kependudukan di Kota Bandung

"Tiga tahun terakhir itu kita memang go digital, banyak pelayanan yang bisa dialihkan ke online, dan didukung regulasi yang ada. Sekarang security printing itu bisa diganti HVS, masyarakat bisa cetak sendiri di rumah karena sudah ada pakai barcode," beber Tatang.

Jokowi Temui Tim Piala Thomas dan Main Bulu Tangkis dengan Jonatan Christie
Indonesia
Jokowi Temui Tim Piala Thomas dan Main Bulu Tangkis dengan Jonatan Christie

Presiden Jokowi juga sempat menjajal sesi latihan bulu tangkis di lapangan latihan bersama perwakilan atlet seperti Jonatan Christie dan Hendra Setiawan.

PPKM Level 4, Volume Perjalanan KRL Ditambah Jadi 982 Per Hari
Indonesia
PPKM Level 4, Volume Perjalanan KRL Ditambah Jadi 982 Per Hari

Selama masa perpanjang PPKM Level 4, PT Kereta Commuter Indonesia melakukan penyesuaian jam operasional kereta rel listrik (KRL).

Terima Suap Bareng Robin, Advokat Maskur Husain Divonis 9 Tahun Penjara
Indonesia
Terima Suap Bareng Robin, Advokat Maskur Husain Divonis 9 Tahun Penjara

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 9 tahun pidana penjara terhadap advokat Maskur Husain.

MUI Kota Bengkulu Nonaktifkan Dua Pengurus Diduga Terlibat Terorisme
Indonesia
MUI Kota Bengkulu Nonaktifkan Dua Pengurus Diduga Terlibat Terorisme

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bengkulu akhirnya mengambil kebijakan untuk menonaktifkan dua pengurusnya yaitu RH dan CA yang beberapa hari lalu ditangkap oleh tim Densus.

211.514 Orang Dites, 1,4 Ribu Positif COVID-19
Indonesia
211.514 Orang Dites, 1,4 Ribu Positif COVID-19

Akumulasi positif COVID-19 saat ini lebih dari 4,2 juta kasus atau sebanyak 4.221.610 kasus.

Gaya Kasual dan Santai Andika Sambut Para Politisi DPR
Indonesia
Gaya Kasual dan Santai Andika Sambut Para Politisi DPR

Komisi I DPR telah menyetujui pencalonan Andika Perkasa sebagai Panglima TNI mengantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang segera pensiun.

Menpora Pastikan Venue PON Papua Sudah Siap
Indonesia
Menpora Pastikan Venue PON Papua Sudah Siap

Politikus Golkar ini mengajak, masyarakat untuk tidak hanya memandang pembangunan infrastruktur olahraga PON dari aspek pembiayaan yang mengeluarkan miliaran rupiah

(HOAKS atau FAKTA) : Kalau Jokowi Tiga Periode Ibu-Ibu Bayar Apapun Pakai Kartu
Indonesia
(HOAKS atau FAKTA) : Kalau Jokowi Tiga Periode Ibu-Ibu Bayar Apapun Pakai Kartu

Akun Facebook Boneka Cuan menyebarluaskan tangkapan layar sebuah artikel yang menunjukkan bahwa Ma’ruf Amin mengkampanyekan Jokowi untuk terpilih di periode ketiga, dengan imbuhan bahwa ibu-ibu akan cukup membayar apapun dengan kartu.

 Dana Pemda Mengendap di Bank Melonjak di Maret 2022
Indonesia
Dana Pemda Mengendap di Bank Melonjak di Maret 2022

Jawa Timur menjadi daerah dengan jumlah dana mengendap di bank terbesar yakni mencapai Rp 26,85 triliun.