KPK Periksa Kepala Bapelitbangda Bekasi Terkait Kasus Rahmat Effendi Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (tengah) mengenakan rompi tahanan KPK usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/1/2022). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Bapelitbangda Bekasi, Dinar Faisal Badar dan karyawan PDAM Bekasi, Uci Indrawijaya, Senin (31/1).

Keduanya akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan yang menjerat Wali Kota Bekasi nonaktif, Rahmat Effendi.

Baca Juga

KPK Endus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Grand Kota Bintang Bekasi

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RE (Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin.

Dalam perkara ini, Rahmat Effendi dan delapan orang lain telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi.

Kedelapan orang itu antara lain Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP M. Buyamin; Lurah Kati Sari Mulyadi; Camat Jatisampurna Wahyudin; dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertahanan Kota Bekasi Jumhana Lutfi.

Baca Juga

Kasus Rahmat Effendi, KPK Periksa Sekda Kota Bekasi

Kemudian Direktur PT MAM Energindo Ali Amril; pihak swasta Lai Bui Min; Direktur Kota Bintang Rayatri Suryadi; dan Camat Rawalumbu Makhfud Saifudin.

KPK menduga Rahmat Effendi menerima suap senilai total Rp7,13 miliar terkait pembebasan lahan untuk proyek dan pengisian tenaga kerja kontrak di lingkungan Pemkot Bekasi melalui perantaraan anak buahnya.

Selain itu, KPK turut menduga Rahmat Effendi menerima sejumlah uang terkait lelang jabatan di Pemkot Bekasi. Uang tersebut diduga digunakan untuk operasional Rahmat hingga tersisa Rp 600 juta. (Pon)

Baca Juga

Ketua DPRD Kota Bekasi Akui Dapat Uang Rp 200 Juta dari Anak Buah Rahmat Effendi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tahapan Pemilu 2024 Dimulai Juni 2022
Indonesia
Tahapan Pemilu 2024 Dimulai Juni 2022

Tahapan Pemilu 2024 segera dimulai, yaitu pada Juni 2022 mendatang.

Gibran Rakabuming Sudah Vaksin Booster, Efek yang Dirasakannya
Indonesia
Gibran Rakabuming Sudah Vaksin Booster, Efek yang Dirasakannya

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku telah disuntik vaksin booster belum lama ini.

Kasus COVID-19 Bertambah 633, Jokowi Minta Kepala Daerah Tetap Waspada
Indonesia
Kasus COVID-19 Bertambah 633, Jokowi Minta Kepala Daerah Tetap Waspada

Akumulasi positif COVID-19 saat ini lebih dari 4,2 juta kasus atau sebanyak 4.237.834 kasus.

Gugatan Uji Materil AD/ART Dinilai Buka Jalan Baru Intervensi Partai Demokrat
Indonesia
Gugatan Uji Materil AD/ART Dinilai Buka Jalan Baru Intervensi Partai Demokrat

Benny menyampaikan, Peraturan MA Nomor 01/2011 tentang Hak Uji Materiil juga mengatur termohon dalam permohonan uji materiil merupakan badan atau pejabat tata usaha negara yang mengeluarkan peraturan perundang-undangan.

Panduan Natal PPKM Level 3, Lansia/Ibu Hamil Ibadah di Rumah dan Tak Ada Arak-arakan
Indonesia
Panduan Natal PPKM Level 3, Lansia/Ibu Hamil Ibadah di Rumah dan Tak Ada Arak-arakan

Kementerian Agama telah menerbitkan panduan Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 pada Perayaan Natal Tahun 2021.

Wagub DKI: Warung yang Jual Rokok ke Anak-Anak Didenda Rp 50 Juta
Indonesia
Wagub DKI: Warung yang Jual Rokok ke Anak-Anak Didenda Rp 50 Juta

"Nanti bagi toko warung yang menjual rokok bagi anak di bawah umur sudah aturan bakal didenda Rp 50 juta," ucap Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria di Jakarta, Jumat (17/9)

Korban Pinjol Banyak DM ke Instagram, Gibran: Saya Sudah Sebar Call Center Polisi
Indonesia
Korban Pinjol Banyak DM ke Instagram, Gibran: Saya Sudah Sebar Call Center Polisi

Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah menerima banyak aduan terkait maraknya pinjaman online ilegal.

2.118 Orang Kaya Telah Ikut Tax Amnesty Dalam 9 Hari
Indonesia
2.118 Orang Kaya Telah Ikut Tax Amnesty Dalam 9 Hari

Nilai harta bersih yang diungkapkan mencapai Rp 1,04 triliun.

Harun Masiku Masih Buron, Novel Baswedan: Harusnya Firli yang Tidak Boleh Tidur Nyenyak
Indonesia
Harun Masiku Masih Buron, Novel Baswedan: Harusnya Firli yang Tidak Boleh Tidur Nyenyak

"Intinya, bahwa benar tidur nyenyak atau tidak itu bukan urusan Firli. Harusnya Firli yang tidak boleh tidur nyenyak karena belum tangkap buronan HM (Harun Masiku) sampai sekarang," kata Novel

Polda Jateng Buka Nomor Aduan Pinjaman Online
Indonesia
Polda Jateng Buka Nomor Aduan Pinjaman Online

Berdasarkan keterangan, lanjut dia, Ditkrimsus Polda Jateng membuka website pelaporan di www.reskrimsus.jateng.polri.go.id. Sedangkan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng membuka hotline di 024 8413 544.