KPK Periksa General Manager Waskita Beton Precast Terkait Korupsi Proyek Fiktif Logo KPK. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap General Manager Akuntansi PT Waskita Beton Precast, Dwi Anggoro Setiawan dalam kasus dugaan korupsi 14 proyek fiktif yang digarap PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Dwi bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk penyidikan tersangka FR (Fathor Rachman),” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (10/8).

Baca Juga

KPK Buka Peluang Periksa Dirut Jasa Marga Terkait Korupsi 14 Proyek Waskita Karya

Selain Dwi, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Seksi Administrasi Kontrak Tol Benoa 4 PT Waskita Karya, Hendra Adityawan. Dia juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fathir Rachman.

Dalam kasus ini, Fathor dan Yuly Ariandi diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya. Proyek-proyek tersebut tersebar di Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua.

Proyek-proyek tersebut sebenarnya telah dikerjakan oleh perusahaan lainnya, namun tetap dibuat seolah-olah akan dikerjakan oleh empat perusahaan yang teridentifikasi sampai saat ini. Diduga empat perusahaan tersebut tidak melakukan pekerjaan sebagaimana yang tertuang dalam kontrak.

Gedung KPK
Gedung KPK. Foto: ANTARA

Atas subkontrak pekerjaan fiktif ini, PT Waskita Karya selanjutnya melakukan pembayaran kepada perusahaan subkontraktor tersebut. Setelah menerima pembayaran, perusahaan-perusahaan subkontraktor itu menyerahkan kembali uang pembayaran dari PT Waskita Karya tersebut kepada sejumlah pihak, termasuk yang diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Fathor dan Ariandi.

Teranyar KPK menetapkan tiga tersangka baru terkait perkara ini. Ketiga tersangka itu yakni, mantan Direktur Utama (Dirut) Jasa Marga, Desi Arryani, Dirut PT Waskita Beton Precast, Jarot Subana, serta Wakil Kadiv II PT Waskita Karya, Fakih Usman.

Baca Juga

Korupsi 14 Proyek Fiktif, KPK Garap Direktur Keuangan Waskita Karya

Desi Arryani ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya. Sedangkan Jarot Subana, ditetapkan tersangka dalam kapasitasnya sebagai Mantan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya.

Sementara Fakih Usman, ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mensesneg: Tidak Ada Pergantian 18 Menteri
Indonesia
Mensesneg: Tidak Ada Pergantian 18 Menteri

"Jadi kita semua terkejut dengan rilis yang mengatakan ada 18 menteri yang akan 'di-reshuffle'. Itu tidak benar," tegasnya

Polisi Belum Tutup Kasus Kematian Editor Metro TV
Indonesia
Polisi Belum Tutup Kasus Kematian Editor Metro TV

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menuturkan sejumlah fakta-fakta yang memperkuat dugaan bahwa Yodi melakukan bunuh diri.

Pemerintah Tak Mungkin Berbohong Soal Kebakaran Gedung Kejagung
Indonesia
Pemerintah Tak Mungkin Berbohong Soal Kebakaran Gedung Kejagung

Pemerintah memberikan jaminan sepenuhnya bahwa berkas-berkas perkara yang sedang ditangani oleh Kejaksaan Agung

Ketua DPR Soroti Ketahanan Nasional di Sektor Kesehatan
Indonesia
Ketua DPR Soroti Ketahanan Nasional di Sektor Kesehatan

Hal itu disampaikan Puan Maharani dalam Webinar Nasional IV Bulan Bung Karno 2020.

Pengamat Soroti Pandemi Corona Jadi Panggung Politik
Indonesia
Pengamat Soroti Pandemi Corona Jadi Panggung Politik

Pemerintah tidak menjadikan wabah corona sebagai panggung mencari popularitas untuk tujuan politik.

9 Efek Samping Vaksin COVID Sinovac Hasil Uji Klinis Bandung
Indonesia
9 Efek Samping Vaksin COVID Sinovac Hasil Uji Klinis Bandung

Bahwa vaksin COVID-19 CoronaVac menunjukan, pembentukan antibodi dalam tubuh dan kemampuan dalam membunuh atau menetralkan virus (imunogenisitas).

Usai Bertemu AHY. Anies: Demokrat Baru Saja Melewati Ujian yang Tidak Sederhana
Indonesia
Usai Bertemu AHY. Anies: Demokrat Baru Saja Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Kami terimakasih atas kesempatan untuk menerima dan bersilaturahmi untuk sore hari ini

Anggaran Kesehatan Untuk COVID-19 Dinilai Tidak Memadai
Indonesia
Anggaran Kesehatan Untuk COVID-19 Dinilai Tidak Memadai

Pemerintah mengalokasikan pagu anggaran untuk penanganan COVID-19 dan PEN 2020 mencapai Rp695,2 triliun, sebanyak Rp87,5 triliun di antaranya untuk kesehatan.

Penyidiknya Terima Suap, Ketua KPK Firli Bahuri Minta Maaf
Indonesia
Penyidiknya Terima Suap, Ketua KPK Firli Bahuri Minta Maaf

KPK juga akan melaporkan dugaan pelanggaran etik ini kepada Dewan Pengawas KPK

Resmikan Rel Ganda Lintas Selatan Jawa, Menhub: Jalur Baru Ekonomi Nasional
Indonesia
Resmikan Rel Ganda Lintas Selatan Jawa, Menhub: Jalur Baru Ekonomi Nasional

Menhub Budi Karya Sumadi meresmikan jalur ganda kereta api lintas selatan Jawa mulai dari Cirebon–Purwokerto–Kroya–Yogya–Solo–Madiun–Jombang sepanjang 550 kilometer.