KPK Periksa Eks Walkot Bandar Lampung Diduga Titipkan Calon Mahasiswa Masuk Unila Gedung KPK. (Foto: MP/Dicke Pasetia)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Wali Kota Bandar Lampung periode 2010-2015 dan 2016-2021 Herman HN dalam kasus dugaan suap terkait penerimaan calon mahasiswa baru (maba) di Universitas Lampung (Unila).

Herman yang merupakan Ketua DPW NasDem Lampung diduga ikut menitipkan calon maba untuk masuk Fakultas Kedokteran Unila tanpa lewat jalur resmi. Hal itu telah didalami penyidik KPK lewat pemeriksaan terhadap Herman di Mapolresta Bandar Lampung, Kamis (17/11).

Baca Juga:

KPK Panggil Pengacara dan Sopir Lukas Enembe

"Saksi ini (Herman HN) dikonfirmasi antara lain terkait dengan penitipan dan penerimaan Maba Fakultas Kedokteran Unila," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (18/11).

Nama Herman pernah muncul dalam persidangan dengan terdakwa Andi Desfiandi beberapa waktu lalu. Herman disebut menitipkan calon maba untuk masuk Unila lewat anak buah Rektor Unila Karomani.

Namun, berdasarkan pemberitaan sejumlah media, Herman membantah pemberian uang Rp 150 juta ke sejumlah pejabat di Unila untuk meloloskan calon maba masuk Fakultas Kedokteran.

Hal itu disampaikan Herman setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam proses penyidikan untuk tersangka Karomani dan kawan-kawan.

Baca Juga:

Nurul Ghufron Ungkap Alasan Gugat UU KPK Ke MK

Sebanyak empat orang telah diproses hukum KPK atas kasus dugaan suap terkait penerimaan calon maba pada Unila tahun 2022.

Mereka ialah Rektor Unila periode 2020-2024 Karomani, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila Heryandi, Ketua Senat Unila Muhammad Basri, dan pihak swasta bernama Andi Desfiandi. Dari nama-nama ini, baru Andi yang tengah diadili di meja hijau.

Dalam kasus ini, jumlah uang yang disepakati untuk setiap orang tua peserta seleksi yang ingin diluluskan diduga bervariasi dengan kisaran minimal Rp 100 juta sampai Rp 350 juta.

Lembaga antirasuah memastikan bakal mengembangkan kasus ini karena meyakini penyuap tidak hanya satu orang saja. (Pon)

Baca Juga:

Nurul Ghufron Gugat UU KPK ke MK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Harap Transisi Pergantian Pimpinan OJK Berjalan Baik
Indonesia
DPR Harap Transisi Pergantian Pimpinan OJK Berjalan Baik

Anggota Komisi XI DPR Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin mengingatkan agar proses transisi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) kepemimpinan ini berjalan dengan baik.

Konstruksi 208 Proyek Ditargetkan Rampung Sebelum Jokowi Lengser
Indonesia
Konstruksi 208 Proyek Ditargetkan Rampung Sebelum Jokowi Lengser

Pemerintah terus menggencarkan berbagai kebijakan insentif fiskal dalam rangka mendorong ekonomi triwulan I-2022.

 [HOAKS atau FAKTA]: Gelombang Panas Landa Indonesia, Suhu Capai 50 Celcius
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Gelombang Panas Landa Indonesia, Suhu Capai 50 Celcius

Berdasarkan data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum terukur selama periode 1-7 Mei 2022 berkisar antara 33-36,1 derajat Celcius.

Kapolri Minta Anak Buahnya Prioritaskan Vaksin Booster Lansia
Indonesia
Kapolri Minta Anak Buahnya Prioritaskan Vaksin Booster Lansia

Vaksinasi booster untuk lansia kini tengah digencarkan sambil terus berjalan untuk pemenuhan dosis 1 dan 2.

PKS Minta Pemerintah Ubah Pola Pendekatan Pemberantasan KKB
Indonesia
PKS Minta Pemerintah Ubah Pola Pendekatan Pemberantasan KKB

Kelompok Krìminal Bersenjata (KKB) menembaki 12 warga Kampung Nogolait, Nduga, Papua, Sabtu (16/7).

KPK Terima Pemulihan Aset Perkara E-KTP Senilai Rp 86 Miliar
Indonesia
KPK Terima Pemulihan Aset Perkara E-KTP Senilai Rp 86 Miliar

KPK menerima dana sebesar USD 5.956.356,78 atau setara dengan Rp 86.664.991.149 dari US Marshall, yang berasal dari asset recovery penanganan perkara tindak pidana korupsi e-KTP.

Harta Kekayaan Bambang Susantono, Kepala Otorita IKN Pilihan Jokowi
Indonesia
Harta Kekayaan Bambang Susantono, Kepala Otorita IKN Pilihan Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/3).

Putri Candrawathi akan Dikonfrontir dengan 3 Tersangka dan 1 Saksi
Indonesia
Putri Candrawathi akan Dikonfrontir dengan 3 Tersangka dan 1 Saksi

Tiga tersangka adalah Kuat Maruf, Bripka Ricky Rizal, dan Bharada E. Selain itu, penyidik juga akan memeriksa asisten Putri bernama Susi.

Hilirisasi Komoditas Perkebunan Picu Daya Saing Peningkatan Ekonomi Nasional
Indonesia
Hilirisasi Komoditas Perkebunan Picu Daya Saing Peningkatan Ekonomi Nasional

Salah satu langkah yang kini telah ditempuh Pemerintah yakni melalui hilirisasi yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing komoditas.

Polda Metro Jaya Berlakukan Filterisasi di 13 Titik di Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Berlakukan Filterisasi di 13 Titik di Jakarta

Polda akan melakukan filterisasi di 13 titik di ibu kota.