KPK Periksa Eks Sesmenpora Terkait Penyelidikan Formula E Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyelidikan untuk mengusut dugaan pidana korupsi dalam penyelenggaraan ajang balap mobil Formula E.

Hal itu ditandai dengan diperiksanya mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto. Dia diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK pada hari ini, Kamis (16/6).

Baca Juga:

Usai Diperiksa KPK, Kadis PUPR Kabupaten Bogor Irit Bicara

"Diminta untuk memenuhi panggilan dari KPK, karena tiga hari yang lalu baru saja ada surat dari KPK agar saya hadir untuk memberikan klarifikasi," kata Gatot kepada wartawan.

Gatot mengatakan, dia diminta untuk menjelaskan salah satu surat terkait permohonan rekomendasi Formula E dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk Menpora, Imam Nahrawi.

"Dalam surat tersebut disebutkan juga bahwa saat awal persiapan perencanaan tahun 2019 itu ada permohonan dari pak gubernur kepada pak menpora untuk menerbitkan rekomendasi. Dan rekomendasi itu sudah diterbitkan dan diminta hari ini untuk dibawa ke KPK," tambahnya.

Meski telah mengantongi rekomendasi dari Menpora, kata Gatot, penyelenggaraan Formula E tidak boleh menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga:

Tahanan Korupsi Meningkat, KPK Tambah Kapasitas Rutan di Mako Puspomal TNI

Pemerintah pusat, kata dia, tidak akan membantu terkait penganggarannya. Namun, menurut Gatot, terkait permintaan rekomendasi dalam sebuah kegiatan olahraga merupakan hal yang wajar.

"(Isi surat rekomendasinya) Hanya menyebutkan silakan diadakan Formula E, tetapi kami (pemerintah) tidak membantu masalah anggarannya," kata Gatot yang saat ini menjabat sebagai Tenaga Ahli Menpora.

Sebelumnya, KPK sempat menyinggung lamanya tender Formula E oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. KPK menyebut lamanya tender tak seharusnya melewati masa jabatan Gubernur Anies Baswedan.

Hingga saat ini, Pemprov DKI sudah mengucurkan uang sebesar Rp560 miliar untuk proyek Formula E ini. Anggaran itu untuk penyelenggaraan selama tiga tahun ke depan. Sementara masa jabatan Anies akan berakhir pada tahun 2022. (Pon)

Baca Juga:

KPK Tagih Duit Korupsi Proyek Fiktif Waskita Karya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Sebut Formula E Jadi Event Masa Depan
Indonesia
Jokowi Sebut Formula E Jadi Event Masa Depan

Dia menyebut, ajang balap mobil listrik ini merupakan event masa depan.

Azis Syamsuddin Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Azis Syamsuddin Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas perkara yang menjerat mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin itu.

Polda Metro Segel Dua Tempat Karaoke di Jakut dan Tangsel
Indonesia
Polda Metro Segel Dua Tempat Karaoke di Jakut dan Tangsel

Dua tempat karaoke di bilangan Jakarta Utara dan Tangerang Selatan disegel Polda Metro Jaya akibat berani beroperasi.

KPK Serukan Pejabat Tidak Gunakan Fasilitas Negara untuk Mudik Lebaran
Indonesia
KPK Serukan Pejabat Tidak Gunakan Fasilitas Negara untuk Mudik Lebaran

Plt.Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan, Ipi Maryati Kuding, dalam keterangan tertulis di Padang, Rabu, mengatakan, fasilitas dinas seharusnya hanya digunakan untuk kepentingan terkait kedinasan.

Jokowi Jadikan Survei Rendahnya Kepuasan Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi
Indonesia
Jokowi Jadikan Survei Rendahnya Kepuasan Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi

Fadjroel mengetahui dari beberapa survei ada sejumlah kelebihan-kelebihan yang telah dicapai dalam pemerintahan era kepimpinan Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin selama 2 tahun.

Pemda DIY Gelontorkan 250 Ton Minyak Goreng Subsidi ke Pasar Tradisional
Indonesia
Pemda DIY Gelontorkan 250 Ton Minyak Goreng Subsidi ke Pasar Tradisional

Harga minyak goreng masih belum bisa terkendali salah satunya di Yogyakarta.

Bioskop di Sleman Mulai Beroperasi, Ini Syarat Masuknya
Indonesia
Bioskop di Sleman Mulai Beroperasi, Ini Syarat Masuknya

Kategori hijau adalah warga yang tidak sedang positif Corona

Satu Delegasi Pertemuan G20 Mundur Tatap Muka di Jakarta
Indonesia
Satu Delegasi Pertemuan G20 Mundur Tatap Muka di Jakarta

Penyebaran kasus varian baru COVID-19 Omicron memberi dampak pada pertemuan G20 di Jakarta.

Delapan Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Kembali Teridentifikasi, Salah Satunya WNA
Indonesia
Delapan Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Kembali Teridentifikasi, Salah Satunya WNA

Total jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten yang berhasil teridentifikasi berjumlah 18 orang

PPATK Terima 73.000 Laporan Transaksi Mencurigakan Sepanjang 2021
Indonesia
PPATK Terima 73.000 Laporan Transaksi Mencurigakan Sepanjang 2021

PPATK menyampaikan telah menerima 73.000 laporan transaksi keuangan mencurigakan sepanjang tahun 2021.