KPK Periksa Eks Ketum PPP Romahurmuziy Terkait Kasus DAK Eks Ketum PPP M Romahurmuziy (Romi) keluar dari Rutan KPK dan dijemput tim pengacanya (MP/Kanu)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muchammad Romahurmuziy.

Pria yang karib disapa Romi ini akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengurusan dana alokasi khusus (DAK) pada 2018.

Baca Juga:

Arkeolog Kembali Temukan 5 Makam Kuno di Saqqara Mesir

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (22/3).

Berdasarkan pantauan, Romi telah memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik KPK. Dia sudah memasuki ruang pemeriksaan sejak pukul 10.30 WIB.

Kasus ini terkait dengan perkara mantan Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo.

Yaya telah divonis enam tahun dan enam bulan penjara karena terbukti menerima suap dan gratifikasi terkait pembahasan DAK Khusus dan Dana Insentif Daerah di delapan kabupaten-kota.

Eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy. (Foto: Antara)
Caption

KPK masih menutup rapat nama tersangka dalam pengembangan perkara ini. Pengumuman nama tersangka baru akan dilakukan saat penahanan dilakukan.

Sebelumnya pada Juni 2019, KPK sempat memeriksa Rommy sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap DAK Tasikmalaya Tahun 2018 untuk tersangka Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman.

Saat itu, KPK menggali hubungan saksi Rommy dengan Budi Budiman dan juga dengan Yaya Purnomo.

Selain itu, KPK juga menggali peran Rommy dalam pengurusan anggaran untuk Kota Tasikmalaya. (Pon)

Baca Juga:

Jatuh Menukik 6.000 Meter dalam 1 Menit Akhiri Rekor Penerbangan Aman Tiongkok

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Omicron Melonjak, Ridwan Kamil Perintahkan Random Sampling Pengetesan Wisatawan
Indonesia
Omicron Melonjak, Ridwan Kamil Perintahkan Random Sampling Pengetesan Wisatawan

Bagi masyarakat yang positif COVID-19 dan tidak memiliki gejala atau gejala ringan, diimbau supaya melakukan isolasi mandiri (isoman) dan tidak ke rumah sakit.

Peringati Hari Raya Waisak, Menag Ajak Perkuat Moderasi Beragama
Indonesia
Peringati Hari Raya Waisak, Menag Ajak Perkuat Moderasi Beragama

Seluruh umat Buddha Indonesia mempunyai tanggung jawab yang sama untuk ikut membangun masyarakat yang rukun, damai dan sejahtera.

Tak Patuhi Aturan Harga Tes PCR, Fasilitas Kesehatan Bakal Ditutup
Indonesia
Tak Patuhi Aturan Harga Tes PCR, Fasilitas Kesehatan Bakal Ditutup

Batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR diturunkan menjadi Rp 275 ribu untuk pulau Jawa dan Bali. Lalu sebesar Rp 300 ribu untuk luar pulau Jawa dan Bali.

Garuda Indonesia Sambut Penghapusan Aturan Tes PCR atau Antigen
Indonesia
Garuda Indonesia Sambut Penghapusan Aturan Tes PCR atau Antigen

Evaluasi ujicoba pembebasan karantina bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) melalui titik masuk Batam, Bintan, dan Bali akan dilakukan berkala.

Berkaca dari Kasus Muhammad Kece, Youtuber Diminta Mengindahkan Norma dan Etika
Indonesia
Berkaca dari Kasus Muhammad Kece, Youtuber Diminta Mengindahkan Norma dan Etika

Penting untuk merawat, menjaga keragaman kemajemukan

Wagub DKI Tunggu Jawaban Kemendikbud Soal Lokasi 25 Klaster PTM
Indonesia
Wagub DKI Tunggu Jawaban Kemendikbud Soal Lokasi 25 Klaster PTM

Pemprov DKI tengah menunggu jawaban Kemendikbud soal adanya temuan 25 klaster COVID-19 di masa pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang Terjadi di Jakarta Hari Ini
Indonesia
Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang Terjadi di Jakarta Hari Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian wilayah Jakarta akan diselimuti langit cerah berawan pada Jumat Selain itu BMKG juga mengeluarkan peringatan dini mengenai kemungkinan hujan yang disertai petir dan angin kencang.

Soal Izin Reklamasi Pulau H, Pengamat: Anies Pasti Ajukan Upaya Hukum Lagi
Indonesia
Soal Izin Reklamasi Pulau H, Pengamat: Anies Pasti Ajukan Upaya Hukum Lagi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diyakini tidak akan menerbitkan izin pembangunan reklamasi Pulau H.

Bupati Tunggu Rekomendasi Kemenparekraf Buka Wisata Kepulauan Seribu
Indonesia
Bupati Tunggu Rekomendasi Kemenparekraf Buka Wisata Kepulauan Seribu

Junaedi berharap pemerintah pusat segera mengizinkan pembukaan tempat wisata di Kepulauan Seribu

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Sebut Virus Corona Sembuh Hanya Minum Bodrex
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Sebut Virus Corona Sembuh Hanya Minum Bodrex

Akun Facebook Abdul R atau @biliibrahim.ibrahim mengunggah foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memakai baju kemeja hitam dan topi baret merah.