KPK Periksa Eks Dirut Sarana Jaya Terkait Korupsi Lahan DKI Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Humas KPK)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Yoory Corneles selaku Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya, Kamis (8/4).

Yoory yang telah dicopot Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dari jabatannya sebagai Dirut Sarana Jaya itu bakal diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta tahun 2019.

"Pemeriksaan sebagai saksi tindak pidana korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis.

Mantan Dirut PD Sarana Jaya, Yoory Corneles. Foto: Istimewa

Pemeriksaan terhadap Yoory dilakukan tim penyidik di Gedung KPK, Jakarta. Belum diketahui secara pasti materi yang bakal didalami penyidik dalam pemeriksaan tersebut.

Yang pasti, Pasal 1 Angka 26 KUHAP menyebutkan saksi adalah orang yang dapat memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan, penuntutan dan peradilan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia Iihat sendiri dan ia alami sendiri.

KPK diketahui sedang mengusut kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur tahun 2019.

Namun, hingga saat ini, KPK belum menyampaikan secara resmi konstruksi perkara kasus ini, maupun pihak-pihak yang telah menyandang status tersangka.

Berdasarkan informasi, Yoory merupakan salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPUD Batasi Dana Kampanye Gibran dan Bagyo Maksimal Rp19,7 Miliar
Indonesia
KPUD Batasi Dana Kampanye Gibran dan Bagyo Maksimal Rp19,7 Miliar

Jika dari rekening dana kampanye ditemukan adanya kelebihan dana kampanye, dana tersebut akan masuk ke kas negara. Hal itu sudah diatur dalam PKPU.

Jadi Relawan Uji Klinis, Ridwan Kamil Tidak Bakal Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Jadi Relawan Uji Klinis, Ridwan Kamil Tidak Bakal Disuntik Vaksin COVID-19

Provinsi Jabar sendiri mendapat alokasi 97.080 dosis yang terbagi dalam dua tahap distribusi. Tahap I sebanyak 38.400 dosis. Sementara Tahap II sebanyak 58.680 dosis.

Listyo Sigit Tak Mau Lagi Dengar Istilah Kriminalisasi Ulama
Indonesia
Listyo Sigit Tak Mau Lagi Dengar Istilah Kriminalisasi Ulama

Dia pun mengungkapkan program 100 hari pertama saat menjabat sebagai Kapolri nanti

[HOAKS atau FAKTA]: Sri Mulyani Jual Pulau Bali untuk Bayar Utang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sri Mulyani Jual Pulau Bali untuk Bayar Utang

“Sri Mulyani: “Jika Rakyat Mengijinkan Daerah Bali Kita Jual Untuk Bayar Hutang”

Kasus Suap Bansos, KPK Geledah Rumah Dirjen Linjamsos Kemensos
Indonesia
Kasus Suap Bansos, KPK Geledah Rumah Dirjen Linjamsos Kemensos

KPK menggeledah rumah Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Pepen Nazaruddin.

Pendukung Rizieq Ancam Kerahkan Massa, Polri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah
Indonesia
Pendukung Rizieq Ancam Kerahkan Massa, Polri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Polisi rencananya akan mendalami dugaan tindak pidana Pasal 93 UU nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

LIPI Temukan Alat Deteksi Alternatif COVID-19
Foto
LIPI Temukan Alat Deteksi Alternatif COVID-19

Doktor Tjandrawati Mozef peneliti Biokimia Farmasi LIPI yang juga penemu menunjukkan alat deteksi alternatif QIRANI 19 KIT di Laboratorium Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan, Banten

Prakiraan Cuaca: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Lebat
Indonesia
Prakiraan Cuaca: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Lebat

BMKG memprakirakan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia pada Senin (29/3).

Tunggu Aturan, Bio Farma Belum Buka Layanan Pre Order Vaksin COVID-19
Indonesia
Tunggu Aturan, Bio Farma Belum Buka Layanan Pre Order Vaksin COVID-19

Saat ini, belum ada ketentuan maupun pengaturan teknis dari pemerintah terkait vaksinasi mandiri.

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Kerumunan Pertunjukan Barongsai di PIK
Indonesia
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Kerumunan Pertunjukan Barongsai di PIK

Sejauh ini, pihaknya belum menemukan tersangka lain