KPK Periksa Dua Saksi Terkait Kasus Korupsi Eks Bupati Bogor Rahmat Yasin Eks Bupati Bogor Rahmat Yasin kembali dijerat KPK dengan dua kasus dugaan korupsi sekaligus (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan Pemerintah Kabupaten Bogor Yous Sudrajat dan PNS Dinas Kesehatan Pemkab Bogor Kadarwati.

Keduanya akan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pemotongan uang pembayaran dari Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dan gratifikasi yang menjerat mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin.

Baca Juga: KPK Periksa 2 Pejabat Pemkab Bogor Terkait Kasus Korupsi Rahmat Yasin

"Mereka diperiksa untuk tersangka RY (Rahmat Yasin)," kata Juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (23/7).

Kemarin penyidik telah memeriksa Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Pemerintah Kabupaten Bogor Soetrisno dan Sekretaris Dinas Kesehatan Pemkab Bogor Ati Iravati Dewi. Keduanya juga diperiksa untuk tersangka Rahmat Yasin.

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait pemotongan anggaran yang dianggap hutang oleh tersangka RY," ujar Febri.

KPK menetapkan Rahmat Yasin sebagai tersangka atas dua kasus korupsi sekaligus. Padahal, Rahmat Yasin yang merupakan terpidana penerima suap dari mantan bos Sentul City, Kwee Cahyadi Kumala terkait izin alih fungsi lahan hutan yang dikelola PT Bukit Jonggol Asri itu diketahui baru mendapat cuti menjelang bebas (CMB) dari Lapas Sukamiskin pada awal Mei lalu.

Jubir KPK Febri Dianaysah. (MP/Ponco Sulaksono)
Jubir KPK Febri Dianaysah. (MP/Ponco Sulaksono)

Untuk kasus pertama, Rahmat Yasin diduga telah meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebesar sekitar Rp 8,93 miliar. Uang itu dipergunakan untuk kebutuhan kampanye Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Legislatif yang diselenggarakan pada 2013 dan 2014.

Sementara untuk kasus kedua, KPK menduga Rahmat Yasin menerima gratifikasi tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor dari seseorang untuk memuluskan perizinan pendirian Pondok Pesantren dan Kota Santri.

Baca Juga: Jelang Bebas, Eks Bupati Bogor Rahmat Yasin Kembali Jadi Tersangka KPK

Tak hanya itu, KPK juga menduga Rahmat Yasin menerima gratifikasi berupa mobil Toyota Vellfire. Mobil senilai sekitar Rp 825 juta itu diterima Rahmat Yasin dari seorang pengusaha rekanan Pemkab Bogor. Gratifikasi tersebut diduga berhubungan dengan jabatan tersangka dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya serta tidak dilaporkan ke KPK dalam waktu paling lambat 30 hari kerja. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BPBD Bantul Aktifkan 20 Pos Siaga Darurat Bencana
Indonesia
BPBD Bantul Aktifkan 20 Pos Siaga Darurat Bencana

Pos disiagakan guna menekan dampak bencana selama musim hujan seperti bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

 Firli Temui Pimpinan DPR Meski Cak Imin dan Azis Syamsuddin Sedang Berperkara di KPK
Indonesia
Firli Temui Pimpinan DPR Meski Cak Imin dan Azis Syamsuddin Sedang Berperkara di KPK

“Agendanya pertama, sebagai orang Indonesia kami memperkenalkan diri kepada lima ?pimpinan MPR secara resmi,” kata Firli kepada wartawan seusai pertemuan dengan pimpinan DPR.

Jaksa Pinangki Minta Pemeriksaannya Ditunda Sepekan
Indonesia
Jaksa Pinangki Minta Pemeriksaannya Ditunda Sepekan

Yang bersangkutan dicecar pertanyaan sebanyak 34 pertanyaan

Anies Tinjau Langsung Halte TransJakarta HI yang Hangus Terbakar
Indonesia
Anies Tinjau Langsung Halte TransJakarta HI yang Hangus Terbakar

Gubernur Anies Baswedan meninjau langsung Halte TransJakarta yang ada di kawasan HI, Jakarta Pusat, Kamis (8/10) malam.

PA 212 Minta Jokowi Ikuti Cara Anies Bekerja Antisipasi Penyebaran Corona
Indonesia
PA 212 Minta Jokowi Ikuti Cara Anies Bekerja Antisipasi Penyebaran Corona

"Langkah Anies luar biasa sangat cepat dalam mengantisipasi penyebaran corona patut diapresiasi," kata Novel

BREAKING NEWS: Operasi Dini Hari, KPK Tangkap Menteri Edhy Prabowo
Indonesia
BREAKING NEWS: Operasi Dini Hari, KPK Tangkap Menteri Edhy Prabowo

Informasi yang dihimpun MerahPutih.com, Edhy ditangkap dalam dugaan kasus korupsi proyek ekspor benih lobster atau benur.

Istana Bereaksi Presiden Tiongkok Xi Jinping Telepon Jokowi Bahas Virus Corona
Indonesia
Istana Bereaksi Presiden Tiongkok Xi Jinping Telepon Jokowi Bahas Virus Corona

Mayoritas korban tewas berada di Tiongkok daratan

Anies Hadiri Acara Cap Go Meh 2571 di Glodok
Indonesia
Anies Hadiri Acara Cap Go Meh 2571 di Glodok

Anies diajak Ketum INTI Teddy Sugianto dan para tokoh Tiongkok untuk menyusuri dan melihat keadaan Mall Pancoran Chinatown Point.

PSI Puji Anies Bekali 5.000 ASN Tes Corona Saat Jaga Pasar
Indonesia
PSI Puji Anies Bekali 5.000 ASN Tes Corona Saat Jaga Pasar

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, William Aditya Sarana mengatakan tes swab harus terus digalakkan bukan hanya untuk petugas ASN tapi juga pedagang dan pekerja pasar

PA 212 Duga Teror Rumah Slamet Ma'arif untuk Takuti Peserta Aksi Geruduk Istana
Indonesia
PA 212 Duga Teror Rumah Slamet Ma'arif untuk Takuti Peserta Aksi Geruduk Istana

Teror tersebut bertujuan untuk menakuti masyarakat