KPK Periksa Dua Marketing BRI Terkait Korupsi Helikopter AW 101 Logo KPK. Foto: Ist

MerahPutih.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Helikopter AW 101.

Adapun kedua pegawai BRI tersebut yakni, Bayu Nurpratama dan Ratna Komala Dewi. Kedua marketing BRI tersebut diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Irfan Kurnia Saleh (IKS).

"Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IKS,‎" ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (12/10)

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Presiden Direktur PT Diratama Jaya Mandiri, Irfan Kurnia Saleh sebagai tersangka dari pihak swasta terkait kasus pengadaan Heli AW-101. Irfan diduga sebagai pengatur pemenangan proyek pengadaan Heli AW-101.

Sementara itu, Puspom TNI menetapkan empat anggota TNI ‎sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Heli AW-101, tahun anggaran 2016-2017. Empat tersangka tersebut yakni, Marsekal Pertama TNI, FA, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Kemudian, Letnan Kolonel, WW, selaku pemegang kas; Pembantu Letnan Dua, SS; serta, Kolonel Kal, FTS, selaku Kepala Unit pada TNI AU. Atas perbuatan mereka, negara dirugikan sebesar Rp224 miliar. (Pon)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH