KPK Periksa Direktur Operasional PT Pupuk Indonesia Logistik Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Operasional PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG), Budiarto, Senin (26/11).

Petinggi anak usaha PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) itu bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap kerjasama distribusi pupuk antara PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dengan PT PILOG.

"Yang bersangkutan (Budiarto) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur PT Humpuss Tramsportasi Kimia TAG (Taufik Agustono)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Baca Juga:

Eks Legislator Golkar Bowo Sidik Dituntut 7 Tahun Bui

Pemeriksaan terhadap Budiarto untuk mendalami kesepakatan kerja sama antara PT HTK dan PT PILOG untuk mendistribusikan pupuk atau amoniak.

Dalam kasus ini, Taufik diduga menyuap Bowo Sidik Pangarso selaku anggota Komisi VI DPR. Perkara yang melibatkan Taufik itu bermula ketika PT HTK memiliki kontrak pengangkutan dengan cucu perusahaan PT Petrokimia Gresik selama lima tahun, yakni sejak tahun 2013 hingga 2018.

Pada tahun 2015, kontrak tersebut dihentikan karena Petrokimia membutuhkan kapal dengan kapasitas yang lebih besar, yang tidak dimiliki oleh PT HTK. PT HTK pun memutar otak agar kapalnya dapat digunakan kembali untuk kepentingan distribusi pupuk PT Pupuk Indonesia.

Untuk merealisasikannya, pihak PT HTK meminta bantuan anggota DPR Bowo Sidik Pangarso. PT HTK mengutus Asty Winasti selaku Marketing Manager untuk bertemu Bowo.

Politisi Golkar Bowo Sidik Pangarso
Politisi Golkar Bowo Sidik Pangarso ditahan KPK terkait kasus suap distribusi pupuk (MP/Ponco Sulaksono)

Dalam pertemuan itu, Asty meminta agar Bowo mengatur sedemikian rupa agar PT HTK tidak kehilangan pasar penyewaan kapal. Taufik bersama Asty dan Bowo kembali bertemu untuk menyepakati kelanjutan kerja sama penyewaan kapal yang sempat terhenti pada 2015. Atas hal tersebut, Bowo meminta sejumlah fee. Hal tersebut disetujui Taufik.

Hasil dari pertemuan itu pada tanggal 26 Februari 2019 dilakukan MoU antara PT PILOG dengan PT HTK terkait penggunaan kapal. Setelah MoU terwujud kemudian disepakati pemberian fee dari PT HTK kepada Bowo dengan dibuatkannya satu perjanjian antara PT HTK dengan PT Inersia Ampak Engineers untuk memenuhi kelengkapan administrasi pengeluaran PT HTK.

Lalu Bowo meminta kepada PT HTK untuk membayar uang muka sebesar Rp1 miliar atas ditandatanganinya MoU antara PT HTK dan PT PILOG, yang mana permintaan itu disanggupi Taufik melalui beberapa termin pembayaran.

Baca Juga:

Bowo Sidik Pangarso Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator

Pada rentang waktu 1 November 2018 hingga 27 Maret 2019 PT HTK mulai mencicil fee kepada Bowo dengan rincian, USD59.587 pada 1 November 2018, USD21.327 pada 20 Desember 2018, USD7.819 pada 20 Februari 2019, dan Rp89.449.000 pada 27 Maret 2019.

Uang-uang tersebut dikeluarkan berdasarkan memo internal yang seolah membayar transaksi perusahaan, bukan atas nama Bowo Sidik Pangarso. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pembelian Pertalite di Jateng Naik
Indonesia
Pembelian Pertalite di Jateng Naik

Kenaikan itu dipicu adanya kabar kenaikan harga BBM pada 1 September 2022.

Penyaluran Bansos di Surabaya Tersendat, Risma Turun Tangan Langsung
Indonesia
Penyaluran Bansos di Surabaya Tersendat, Risma Turun Tangan Langsung

Padahal, Surabaya menjadi kota metropolitan terbesar kedua setelah Jakarta.

Pemain Persis Punya Mental Bagus, Coach Rasiman Optimistis Kalahkan PSS Sleman
Indonesia
Pemain Persis Punya Mental Bagus, Coach Rasiman Optimistis Kalahkan PSS Sleman

Laga lanjutan pekan kesembilan BRI Liga 1 mempertemukan tuan rumah PSS Sleman vs Persis Solo di Stadion Maguwoharjo, Sabtu.

Warga Tangsel Antusias Sambut Operasi Pasar Minyak Goreng
Indonesia
Warga Tangsel Antusias Sambut Operasi Pasar Minyak Goreng

Harga minyak goreng di Kota Tangsel cukup tinggi dan mulai langka di pasaran.

Kapolri Perintahkan Bawahanya Fokus di Perkara Besar Bikin Resah Warga
Indonesia
Kapolri Perintahkan Bawahanya Fokus di Perkara Besar Bikin Resah Warga

sepanjang tahun 2021 lalu, Polri juga telah melakukan penindakan tegas terhadap kasus pinjaman online (pinjol) ilegal. Setidaknya, ada 89 perkara yang diungkap dengan 65 tersangka

Capaian Vaksinasi Masih Rendah, 12 Daerah di Jateng Naik Level 3
Indonesia
Capaian Vaksinasi Masih Rendah, 12 Daerah di Jateng Naik Level 3

Sebanyak 12 daerah di Jawa Tengah mengami kenaikan level 3 PPKM dari sebelumnya level 2.

Harga BBM Bikin Inflasi September 2022 Tertinggi Sejak Desember 2014
Indonesia
Harga BBM Bikin Inflasi September 2022 Tertinggi Sejak Desember 2014

Inflasi tahun kalender September 2022 terhadap Desember 2021 sebesar 4,84 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) September 2022 terhadap September 2021 sebesar 5,95 persen.

Produk Pertanian Dihambat, Indonesia Ingin Perundingan Dagang Uni Eropa Rampung
Indonesia
Produk Pertanian Dihambat, Indonesia Ingin Perundingan Dagang Uni Eropa Rampung

Perundingan IEU–CEPA telah dimulai pada 2016 dan akan memasuki putaran ke-12 pada Oktober 2022.

Cafe yang Buka Lewat Pukul 22.00 WIB di Malam Tahun Baru akan Ditutup!
Indonesia
Cafe yang Buka Lewat Pukul 22.00 WIB di Malam Tahun Baru akan Ditutup!

"Apabila ada yang melanggar jam operasional akan di-police line, kemudian tindakan berikutnya akan dicabut izin usaha," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Selasa (28/12).

Kemkominfo: Google Tindak Aplikasi yang Diduga Curi Data Pengguna Ponsel
Indonesia
Kemkominfo: Google Tindak Aplikasi yang Diduga Curi Data Pengguna Ponsel

Dugaan pencurian data pribadi di aplikasi kini mencuat kembali. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mengusut kasus dugaan pemrosesan data pribadi secara tanpa hak (pencurian data pribadi).