KPK Periksa Azis Syamsuddin Besok Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. ANTARA FOTO/ Reno Esnir/wsj.

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan telah menetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara di Lampung Tengah.

Politikus Partai Golkar itu disebut akan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus tersebut pada Jumat (24/9) besok.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, keterangan Azis dibutuhkan untuk membuat kasus tersebut makin terang.

Baca Juga:

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka Kasus Suap Penanganan Perkara di Lampung Tengah

"Tentu penyidik menyampaikan panggilan karena kepentingan penyidikan sehingga terangnya suatu perkara," kata Firli saat dikonfirmasi terkait pemanggilan Azis Syamsuddin, Kamis (23/9).

Firli berharap Azis Syamsuddin dapat hadir saat dipanggil penyidik KPK. Keterangan Azis, kata dia, dibutuhkan untuk mendalami perkara tersebut.

"Kita berharap, setiap orang yang dipanggil akan memenuhi panggilan sebagai wujud penghormatan atas tegak dan tertibnya hukum dan keadilan," ujarnya.

Jenderal bintang tiga ini memastikan KPK akan menuntaskan perkara tersebut. Firli berharap keterangan Azis bisa membuat tim penyidik menuntaskan perkara itu dengan cepat.

"Kita juga menjunjung tinggi dan menganut prinsip the sunrise and the sunset principle," imbuhnya.

Ketua KPK Firli Bahuri. (Antara/HO-Humas KPK)
Ketua KPK Firli Bahuri. (Antara/HO-Humas KPK)

Diketahui, nama Azis Syamsuddin muncul dalam surat dakwaan mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju yang saat ini sedang bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Azis dan mantan Ketua Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) Aliza Gunado diduga menyuap Robin Pattuju sebesar Rp 3 miliar dan USD 36 ribu yang totalnya sekitar Rp 3,613 miliar.

Pemberian suap dari Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado kepada Robin Pattuju dalam rangka mengurus kasus di Lampung Tengah. Terlebih nama Aliza Gunado pernah disebut dalam persidangan kasus suap mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa. Saat persidangan itu, saksi mantan Kadis Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman menyebut nama Aliza Gunado.

Baca Juga:

Kata Golkar Soal Azis Syamsuddin Jadi Tersangka KPK

Taufik mendapat perintah dari Mustafa untuk mengurus Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2017. Lantas Taufik bertemu dengan Aliza Gunado yang saat itu mengaku sebagai orang dekat Azis Syamsuddin.

Saat itu Aliza Gunado mengaku bisa membantu menaikkan DAK Lampung Tengah dari Rp 23 miliar menjadi Rp 100 miliar. Saat itu, DAK Lampung Tengah 2017 turun Rp 30 miliar dengan fee Rp 2,5 miliar untuk Azis Syamsuddin yang diberikan melalui Aliza Gunado.

Berdasarkan ini, Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado memutuskan menyuap Robin Pattuju yang merupakan penyidik KPK agar tidak melanjutkan kasusnya. (Pon)

Baca Juga:

Sopir Akui Pernah Antar AKP Robin Bertemu Azis dan Eks Bupati Kukar Rita Widyasari

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Yogyakarta Wajibkan Wisatawan Unduh Aplikasi Sugeng Rawuh Gantikan PeduliLindungi
Indonesia
Yogyakarta Wajibkan Wisatawan Unduh Aplikasi Sugeng Rawuh Gantikan PeduliLindungi

Penggunaan aplikasi tersebut dapat mengurangi jumlah wisatawan di Malioboro Pihaknya juga dapat mengawasi dan memecah jika munculnya kerumunan.

Harga Bawang dan Cabai Naik, TPID Kota Solo Gelar Operasi Pasar
Indonesia
Harga Bawang dan Cabai Naik, TPID Kota Solo Gelar Operasi Pasar

Joko menjelaskan TPID mengadakan pasar murah terutama komoditas cabai merah dan bawang merah di Kota Bengawan

Ganjar Jadi Kandidat Capres Warga NU, Rudy: Kita Siap Memenangkan
Indonesia
Ganjar Jadi Kandidat Capres Warga NU, Rudy: Kita Siap Memenangkan

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menyambut baik hasil survei tersebut.

[HOAKS atau FAKTA]: Kerokan Kulit Batang Pohon Mangga Bisa Obati Sakit Gigi
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Kerokan Kulit Batang Pohon Mangga Bisa Obati Sakit Gigi

Berkumur-kumur menggunakan zat apapun tidak akan mengobati gigi, terlebih gigi yang rusak atau berlubang.

RSDC Wisma Atlet Kemayoran Masih Rawat 896 Pasien COVID-19
Indonesia
RSDC Wisma Atlet Kemayoran Masih Rawat 896 Pasien COVID-19

Jumlah pasien positif COVID-19 di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta bertambah 21 orang, per Rabu (23/3).

RUU TPKS, Wamenkumham Sebut Tak Bakal Bertabrakan dengan Aturan Lain
Indonesia
RUU TPKS, Wamenkumham Sebut Tak Bakal Bertabrakan dengan Aturan Lain

Pemerintah menyebut, RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) tidak bertabrakan dengan undang-undang (UU) lainnya.

Setengah Juta Warga Jakarta Sudah Divaksin Booster
Indonesia
Setengah Juta Warga Jakarta Sudah Divaksin Booster

Minat warga Jakarta yang ingin mendapatkan vaksin penguat atau booster cukup tinggi.

Penerapan Kembali Ganjil Genap di Jakarta Dinilai Bertentangan dengan Penanggulangan COVID-19
Indonesia
Penyelenggara Private Party di Depok Akui Acaranya Tak Berizin
Indonesia
Penyelenggara Private Party di Depok Akui Acaranya Tak Berizin

Polisi terus mengusut kasus private party yang diisi pesta bikini di sebuah rumah mewah di Depok.

Jelang Demo BEM SI, Gedung KPK Dijaga Ketat Polisi
Indonesia
Jelang Demo BEM SI, Gedung KPK Dijaga Ketat Polisi

Pantauan di lapangan, polisi sudah melakukan apel penjagaan sejak pagi. Jalan Kuningan Persada yang berada tepat di depan Gedung KPK ditutup menggunakan tambang.