KPK Periksa Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Besok Gubernur DKI Anies Baswedan saat peringatan Hari Sumpah Pemuda di Monas, Senin (28/10). (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, pada Selasa (21/9) besok.

Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Dirut Perumda Sarana Jaya, Yoory Corneles dan kawan-kawan, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.

Baca Juga

KPK Periksa Kepala BPKD DKI Terkait Korupsi Tanah Munjul

"Di antaranya yaitu Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) dan Prasetyo Edi Marsudi (Ketua DPRD DKI Jakarta)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (20/9).

Lembaga Antikorupsi juga memanggil Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi besok. Dia juga dipanggil dalam kapasitas yang sama.

Ali berharap Anies dan Prasetio kooperatif memenuhi penggilan penyidik. Keterangan keduanya dibutuhkan untuk membantu KPK membongkar kasus rasuah tersebut.

"KPK berharap kepada para saksi yang telah dipanggil patut oleh tim penyidik untuk dapat hadir sesuai dengan waktu yang disebutkan dalam surat panggilan dimaksud," tegas Ali.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. (MP/Asropih Opih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. (MP/Asropih Opih)

Dalam perkara ini KPK baru menjerat lima pihak sebagai tersangka. Mereka antara lain mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Prumda) Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan; Diretur PT. Adonara Propertindo, Tommy Adrian; Wakil Direktur PT. Adonara Propertindo, Anja Runtunewe.

KPK juga menetapkan PT Adonara Propertindo sebagai tersangka korporasi. Serta Direktur PT. Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM) Rudy Hartono Iskandar. KPK menduga, perbuatan para tersangka tersebut, telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 152,5 miliar

KPK pun telah mendalami tujuan Perumda Sarana Jaya melakukan pengadaan tanah di Munjul. Pengadaan tanah itu diduga untuk program Rumah DP 0 Rupiah. Program itu adalah salah satu inisiatif Gubernur Anies Baswedan saat memulai masa kepemimpinannya. (Pon)

Baca Juga

KPK Gelar Rapat untuk Periksa Anies Terkait Korupsi Tanah Munjul

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Alasan Bareskrim tak Kunjung Tangkap Jozeph Zhang
Indonesia
Alasan Bareskrim tak Kunjung Tangkap Jozeph Zhang

Mabes Polri belum menemui titik temu untuk menangkap buronan kasus dugaan penistaan agama Jozeph Paul Zhang yang kini berada di luar negeri.

Korban Tewas Gempa Majene Capai 90 Orang
Indonesia
Korban Tewas Gempa Majene Capai 90 Orang

Hingga hari kelima pascagempa bumi magnitudo 6,2 yang menguncang Majene, Sulawesi Barat, total 90 orang dilaporkan meninggal dunia.

Punya Kenangan di Solo, Kapolri Listyo Sigit Mampir ke Loji Gandrung dan Kangen Makan Gudeg
Indonesia
Punya Kenangan di Solo, Kapolri Listyo Sigit Mampir ke Loji Gandrung dan Kangen Makan Gudeg

Listyo mampir ke Loji Gandrung ditemani Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka

DPR Peringatkan Polri Tak Anggap Remeh Ancaman Teroris
Indonesia
DPR Peringatkan Polri Tak Anggap Remeh Ancaman Teroris

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meminta Polri tidak menganggap remeh pesan berantai yang bernada ancaman dan teror.

NTT Diterjang Siklon Seroja, Pertanda Wilayah Indonesia Alami Anomali Iklim
Indonesia
NTT Diterjang Siklon Seroja, Pertanda Wilayah Indonesia Alami Anomali Iklim

Kepala daerah yag diusung PDI Perjuangan diharapkan meningkatkan kesadaran terhadap perubahan iklim global.

Positif COVID-19, Deputi Penindakan KPK Karyoto Dirawat di RS Polri
Indonesia
Positif COVID-19, Deputi Penindakan KPK Karyoto Dirawat di RS Polri

Meski tengah menjalani isolasi mandiri, Ali menyebut jenderal bintang dua tersebut dalam kondisi sehat.

Luhut: Capaian Penurunan Mobilitas Warga PPKM Darurat Meleset dari Target
Indonesia
Luhut: Capaian Penurunan Mobilitas Warga PPKM Darurat Meleset dari Target

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diklaim mampu mengecilkan mobilitas warga beraktivitas.

Polisi Enggak Tindaklanjuti Perkara Mural Jokowi '404: Not Found'
Indonesia
Polisi Enggak Tindaklanjuti Perkara Mural Jokowi '404: Not Found'

Mural itu hanya sebatas mengganggu ketertiban umum

Bantu Warga Terdampak COVID-19, Warga Bandung Gotong Royong Siapkan Nasi Bungkus
Indonesia
Bantu Warga Terdampak COVID-19, Warga Bandung Gotong Royong Siapkan Nasi Bungkus

Pandemi COVID-19 terutama sangat memukul masyarakat menengah ke bawah. Laju penularan tinggi, sementara jalannya perekonomian terseok-seok dan nyaris lumpuh. Tidak sedikit orang yang mulai kesulitan mencari sesuap nasi

Kota Bogor Miliki 110 Ribu Dosis Stok Vaksin
Indonesia
Kota Bogor Miliki 110 Ribu Dosis Stok Vaksin

Jumlah dosis dari empat jenis vaksin dengan merek yang berbeda-beda, antara lain Sinovac dengan jarak penyuntikan dosis pertama dan kedua 28 hari masih 60.000 dosis.