KPK Periksa 7 Saksi Dalami Proses Izin Reklamasi Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/John Abimanyu)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap izin reklamasi dan gratifikasi yang menjerat Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun. Dalam mengusut kasus itu, penyidik memeriksa sejumlah saksi dari unsur pejabat daerah setempat dan swasta di Polresta Balerang, Kepri.

"Tujuh orang diperiksa di Polresta Balerang, Kepri dari unsur pejabat Pemprov, 1 saksi dari pihak swasta belum hadir," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (24/7).

Baca Juga: KPK Telusuri Sumber Suap dan Gratifikasi Gubernur Kepri

Pejabat tersebut merupakan kepala dinas di Pemerintah Provinsi Kepri. Mereka yakni Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan, Pekerjaan Umum, dan Kepala Biro Hukum Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). "Didalami terkait dengan alur proses perizinan terkait perkara," ujar Febri.

Pemeriksaan itu dilakukan pasca-KPK menggeledah sembilan lokasi di Kepulauan Riau kemarin. Febri merinci sembilan lokasi itu terdiri dari empat lokasi di Kota Batam yakini tiga rumah swasta dan satu kediaman pejabat protokol Gubernur Kepri.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/7) (Foto: antaranews)

Kemudian, empat lokasi di Tanjung Pinang yakni kantor dinas perhubungan, rumah pribadi tersangka Kepala Bidang Perikanan Tangkap Kepri Budi Hartono, serta kantor dinas lingkungan hidup serta kantor dinas ESDM. Selanjutnya, di Kabupaten Karimun, KPK menggelesah rumah pribadi Nurdin selaku Gubernur Kepri. Dokumen yang disita itu dipastikan berkaitan dengan tahapan-tahapan izin prinsip reklamasi di Kepri.

"Jadi kemungkinan ada beberapa dokumen-dokumen atau bukti-bukti yang sudah kami dapatkan dari proses penggeledahan itu akan diklarifikasi lebih lanjut pada saksi-saksi," kata Febri.

Febri merinci sembilan lokasi itu terdiri dari empat lokasi di Kota Batam yakini tiga rumah swasta dan satu kediaman pejabat protokol Gubernur Kepri. Kemudian, empat lokasi di Tanjung Pinang yakni kantor dinas perhubungan, rumah pribadi tersangka Kepala Bidang Perikanan Tangkap Kepri Budi Hartono, serta kantor dinas lingkungan hidup serta kantor dinas ESDM.

Baca Juga: KPK Beberkan Kronologis OTT Gubernur Kepri Nurdin Basirun

Selanjutnya, di Kabupaten Karimun, KPK menggelesah rumah pribadi Nurdin selaku Gubernur Kepri. Dokumen yang disita itu dipastikan berkaitan dengan tahapan-tahapan izin prinsip reklamasi di Kepri.

"Jadi kemungkinan ada beberapa dokumen-dokumen atau bukti-bukti yang sudah kami dapatkan dari proses penggeledahan itu akan diklarifikasi lebih lanjut pada saksi-saksi," ujar Febri. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Muncul Klaster Salat Tarawih di Banyumas
Indonesia
Muncul Klaster Salat Tarawih di Banyumas

Bupati mengatakan untuk klaster Tarawih di Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede, berawal dari adanya seorang warga yang sedang sakit tetap berangkat ke musala untuk melaksanakan ibadah Salat Tarawih pada awal Ramadhan 1442 H.

Ketua MPR Minta Korlantas Polri Ubah Tata Cara Ujian SIM
Indonesia
Ketua MPR Minta Korlantas Polri Ubah Tata Cara Ujian SIM

Tak hanya itu, SIM yang sudah jadi akan diantarkan langsung ke depan pintu rumah warga. Sehingga warga tak perlu lagi repot datang langsung dan antri.

KPK Geledah Rumah Dinas Wali Kota Batu
Indonesia
KPK Geledah Rumah Dinas Wali Kota Batu

Kasus gratifikasi ini merupakan pengembangan dari kasus suap yang menjerat mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko

Pemerintah Akan Bekukan Aset Maria Pauline Lumowa di Luar Negeri
Indonesia
Pemerintah Akan Bekukan Aset Maria Pauline Lumowa di Luar Negeri

Aparat penegak hukum akan menelusuri aset kekayaan Maria yang berada di luar negeri guna pengembalian aset (harta) kekayaan negara yang telah dikorupsi.

Putusan Etik Firli Bahuri Tetap Digelar Meski Satu Anggota Dewas KPK Positif COVID-19
Indonesia
Putusan Etik Firli Bahuri Tetap Digelar Meski Satu Anggota Dewas KPK Positif COVID-19

Firli diduga melanggar kode etik karena menggunakan helikopter milik perusahaan swasta saat perjalann pribadinya ke Baturaja, Sumatera Selatan.

 Jelang Idulfitri, Permintaan LPG di DIY Diprediksi Naik Capai 437 MT
Indonesia
Jelang Idulfitri, Permintaan LPG di DIY Diprediksi Naik Capai 437 MT

Pjs. General Manager Pertamina MOR IV, Teuku Johan Miftah memprediksi konsumsi gas melon saat selama Ramadhan dan Idulfitri diperkirakan sebesar 437 MT.

Anies Jelaskan Penggunaan Dana PEN untuk Pembangunan TIM dan Stadion Persija
Indonesia
Anies Jelaskan Penggunaan Dana PEN untuk Pembangunan TIM dan Stadion Persija

Menurut Anies, pinjaman dana PEN yang sudah cair Rp3,26 Triliun dari BUMN itu memang dikhususkan untuk pembangunan infrastruktur yang terancam mangkrak akibat wabah corona.

Komnas PA: Tak Ada Aturan Murid Baru dengan Batasan Usia, Hanya di Jakarta
Indonesia
Komnas PA: Tak Ada Aturan Murid Baru dengan Batasan Usia, Hanya di Jakarta

Komnas PA bersama para orang tua meminta Mendikbud Nadiem Makarim mencabut aturan PPDB DKI Jakarta tahun 2020 tersebut.

Bandung Kembali Zona Merah, Begini Kata Wakil Wali Kota
Indonesia
Bandung Kembali Zona Merah, Begini Kata Wakil Wali Kota

Kota Bandung kembali masuk ke zona merah level kewaspadaan COVID-19.

Dukung Gibran, PSI Janjikan 15 Ribu Suara
Indonesia
Dukung Gibran, PSI Janjikan 15 Ribu Suara

Pada Pileg 2019 lalu PSI mendapatkan satu kursi di DPRD Solo dengan perolehan suara 12.000.