KPK Periksa 12 Saksi di Surabaya Terkait Kasus Suap Romahurmuziy Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (ANTARA FOTO)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) yang menjerat mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy (Romi).

Pada Kamis (21/3) hari ini penyidik KPK mulai melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi di Surabaya setelah sebelumnya melakukan penggeledahan di Surabaya, Gresik dan Jakarta.

"12 saksi yang diperiksa dari unsur panitia seleksi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (21/3).

Menurut Febri, pemeriksaan terhadap para saksi tersebut dilakukan di Mapolda Jawa Timur. Kepada para saksi, tim penyidik mendalami proses seleksi yang dilakukan untuk mengisi jabatan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur yang akhirnya diisi oleh tersangka Haris Hasanuddin.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy. (Instagram/@romahurmuziy)
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy. (Instagram/@romahurmuziy)

Selain 12 saksi, penyidik juga memeriksa secara pararel tiga tersangka kasus ini di Gedung KPK Jakarta. Ketiganya sudah menjalani penahanan usai ditetapkan menjadi tersangka pada Sabtu (16/3) lalu.

KPK menetapkan Romi sebagai tersangka jual beli jabatan di Kemenag. Romi dijerat bersama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Romi diduga menerima suap sebesar Rp300 juta, dengan rincian Rp50 juta dari Muafaq untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik dan Rp250 juta dari Haris untuk jabatan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. (Pon)

Kredit : ponco


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH