KPK Pepanjang Penahanan Bupati Dodi Reza Alex Noerdin Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin (tengah/rompi jingga) di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/10). ANTARA/HO-Humas KPK

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin. Dodi merupakan tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin tahun anggaran 2021.

"Tim penyidik memperpanjang masa penahanan tersangka DRA (Dodi Reza Alex Noerdin) selama 40 hari ke depan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (5/11).

Masa penahanan Dodi Alex Noerdin diperpanjang selama 40 hari ke depan. Ia bakal mendekam di sel tahanan hingga 14 Desember 2021.

Baca Juga:

KPK Buka Peluang Periksa Alex Noerdin Terkait Kasus yang Menjerat Anaknya

"Perpanjangan penahanan ini dilakukan karena penyidik masih memerlukan waktu untuk melengkapi berkas perkara para tersangka," ujar Ali.

Selain Dodi, KPK juga memperpanjang penahanan Kadis PUPR Musi Banyuasin Herman Mayori, pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas PUPR Musi Banyuasin Eddi Umari, dan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy. Mereka bertiga ditahan lagi selama 40 hari ke depan.

Dodi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Kavling C1. Sementara itu, Herman ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur.

"EU (Eddi Umari) ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih. Sementara itu, SUH (Suhandy) ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih," kata Ali.

Dodi yang merupakan anak dari mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin tersebut kini telah menyandang status sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur di Musi Banyuasin.

Selain Dodi dan Herman, KPK juga menetapkan dua tersangka lain dalam kasus ini. Keduanya yakni pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas PUPR Musi Banyuasin Eddi Umari dan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy.

Dalam kasus ini, KPK menduga Dodi telah mengarahkan Herman Mayori, Eddi Utami, dan beberapa pejabat lain di Dinas PUPR Kabupaten Muba agar merekayasa proses lelang sejumlah proyek di Muba. Salah satunya dengan membuat list daftar paket pekerjaan dan telah pula ditentukan calon rekanan yang akan menjadi pelaksana pekerjaan tersebut.

KPK memperlihatkan barang bukti suap Bupati Banyuasin, Sumsel, Dodi Alex Noerdin saat jumpa pers di Gedung KPK, Sabtu (16/10). Foto: MP/Ponco
KPK memperlihatkan barang bukti suap Bupati Banyuasin, Sumsel, Dodi Alex Noerdin saat jumpa pers di Gedung KPK, Sabtu (16/10). Foto: MP/Ponco

Selain itu, Dodi Reza Alex Noerdin juga diduga telah menentukan adanya presentase pemberian fee dari setiap nilai proyek paket pekerjaan di Kabupaten Muba. Yaitu 10 persen untuknya, 3 persen sampai dengan 5 persen untuk Herman Mayori, dan 2 persen sampai dengan 3 persen untuk Eddi Utari serta pihak terkait lainnya.

Untuk tahun 2021 pada Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Muba, perusahaan milik Suhandy menjadi pemenang dari empat paket proyek.

Keempat proyek itu, yakni rehabilitasi daerah irigasi Ngulak III (IDPMIP) di Desa Ngulak III, Kec. Sanga dengan nilai kontrak Rp 2,39 miliar; peningkatan jaringan irigasi DIR Epil dengan nilai kontrak Rp 4,3 miliar; peningkatan jaringan irigasi DIR Muara Teladan dengan nilai kontrak Rp 3,3 miliar; normalisasi Danau Ulak Ria Kecamatan Sekayu dengan nilai kontrak Rp 9,9 miliar.

Diduga total commitment fee yang akan diterima oleh Dodi dari Suhandy berdasarkan empat proyek dimaksud sejumlah sekitar Rp 2,6 miliar. Sebagai realiasi pemberian commitment fee oleh Suhandy atas dimenangkannya empat proyek paket pekerjaan di Dinas PUPR tersebut, diduga Suhandy telah menyerahkan sebagian uang tersebut kepada Dodi melalui Herman dan Eddi. (Pon)

Baca Juga:

KPK Dalami Penghasilan Dodi Alex Noerdin Lewat Sang Istri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bank DKI Siapkan Ekosistem Digital
Indonesia
Bank DKI Siapkan Ekosistem Digital

"JakOne Community Apps merupakan layanan perbankan digital untuk mendorong penerapan inklusi keuangan serta melalui pengembangan produk dan layanan digital," kata Herry

Besok Komisi B Panggil TransJakarta dan Dishub Soal Tabrakan Beruntun
Indonesia
Besok Komisi B Panggil TransJakarta dan Dishub Soal Tabrakan Beruntun

Pemanggilan ini untuk meminta keterangan langsung Transjakarta dan Dishub DKI terkait kecelakaan maut yang menewaskan dua orang itu.

Cabor Angkat Besi Sumbang Emas Lagi untuk Indonesia di ISG 2021
Indonesia
Cabor Angkat Besi Sumbang Emas Lagi untuk Indonesia di ISG 2021

Cabang olahraga angkat besi kembali menyumbangkan kepingan emas bagi kontingen Indonesia pada Islamic Solidarity Games 2022 di Konya, Turki, Jumat waktu setempat.

Ledakan di Sekolah Ternyata Petasan, Polresta Surakarta Beri Pembinaan
Indonesia
Ledakan di Sekolah Ternyata Petasan, Polresta Surakarta Beri Pembinaan

Asal bunyi ledakan di SMA swasta di Kota Solo, Jawa Tengah pada Kamis (10/3) mulai menemukan titik terang.

Ridwan Kamil Imbau Masyarakat Tetap Tenang
Indonesia
Ridwan Kamil Imbau Masyarakat Tetap Tenang

"Masyarakat Jabar tetap tenang, penanganan PMK hewan di Jabar tertangani dengan baik menjelang Idul Adha bulan depan, jangan khawatir," katanya

Zulhas: Jakarta E-Prix Membanggakan Indonesia
Indonesia
Zulhas: Jakarta E-Prix Membanggakan Indonesia

“Luar biasa. Terasa sekali ini event kelas dunia. Kelas Internasional. Insya Allah membanggakan Indonesia di kancah global," ucap Zulhas

Breaking News: Pasukan Rusia Mulai Masuk Ibu Kota, Pertempuran Pecah di Jalanan Kiev
Indonesia
Breaking News: Pasukan Rusia Mulai Masuk Ibu Kota, Pertempuran Pecah di Jalanan Kiev

Sejak semalam, Presiden Ukraina memperingati warganya pasukan Rusia sudah mendekati Ibu Kota Kiev.

Kejati DKI Geledah Dua Lokasi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Lahan Cipayung
Indonesia
Kejati DKI Geledah Dua Lokasi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Lahan Cipayung

Kali ini, Kejati DKI Jakarta melakukan penggeledahan pada rumah dan kantor notaris berinisial LDS dalam kasus yang pengadaan tanahnya dilakukan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur,

Haji Isam Disebut Perintahkan Korting Pajak Jhonlin Baratama
Indonesia
Haji Isam Disebut Perintahkan Korting Pajak Jhonlin Baratama

Pemilik Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, disebut meminta konsultan pajak Agus Susetyo, untuk mengkondisikan Surat Ketetapan Pajak (SKP) PT Jhonlin Baratama kepada tim pemeriksa pajak, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Holding BUMN Jasa Survei Tinggal Diresmikan
Indonesia
Holding BUMN Jasa Survei Tinggal Diresmikan

Dengan pembentukan holding ini akan ada penyesuaian struktur organisasi baru dengan menggunakan pendekatan Strategi Penguatan Portofolio Bisnis.