KPK: Pelaku UMKM Jadi Korban Korupsi Dana Bergulir LPDB Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengusut kasus dugaan korupsi pada Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) pada 2012 dan 2013 di Jawa Barat.

Diduga, korban dalam kasus ini pelaku UMKM di wilayah Jawa Barat.

"Uang yang seharusnya dipergunakan atau digulirkan oleh pelaku UMKM yang jumlahnya saya kira banyak, UMKM yang harusnya mendapatkan dana bergulir itu, tapi diduga kemudian ada oknum-oknum tertentu yang menikmati uang pencairan dari LPDB," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu (8/6).

Baca Juga:

KPK Buka Peluang Panggil Direksi Pengembang Terkait Kasus Eks Walkot Yogyakarta

Lembaga antirasuah juga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam kasus ini. Namun, KPK belum mengumumkan secara resmi ke publik.

KPK menduga, penyaluran dana bergulir pada tahun pada 2012 dan 2013 di Jawa Barat itu fiktif. Kegiatan fiktif itu diduga merugikan keuangan negara ratusan miliar. Mantan pejabat LPDB-KUMKM berinisial KD disebut-sebut merupakan salah satu pihak yang dimintai pertanggungjawaban secara hukum oleh lembaga antikorupsi.

"Nanti kami kembangkan proses pencairan dana bergulir ini yang saya kira cukup besar jumlahnya, miliaran rupiah," ujar Ali.

Baca Juga:

KPK Geledah Kantor Pengembang Terkait Dugaan Suap Eks Walkot Yogyakarta

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diduga perkara rasuah ini merugikan keuangan negara hingga ratusan miliar. KPK memastikan akan memberikan informasi lebih lanjut.

"Perkembangan kegiatan penyidikan ini akan selalu kami sampaikan pada masyarakat," kata Ali. (Pon)

Baca Juga:

KPK Temukan Bukti Baru Kasus Ade Yasin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bantuan Presiden Bikin 12,8 Juta Usaha Mikro Bertahan Saat Pandemi
Indonesia
Bantuan Presiden Bikin 12,8 Juta Usaha Mikro Bertahan Saat Pandemi

Realisasi Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro (BPUM) per November 2021 mencapai Rp 15,36 triliun kepada 12,8 juta usaha mikro.

[HOAKS atau FAKTA]: Twitter Bill Gates Ditangguhkan oleh Elon Musk
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Twitter Bill Gates Ditangguhkan oleh Elon Musk

Unggahan tersebut diunggah pada tanggal 25 April 2022, tidak lama setelah Elon Musk membeli platform Twitter.

Kemenag Pantau Hilal Awal Ramadan di 101 Lokasi
Indonesia
Kemenag Pantau Hilal Awal Ramadan di 101 Lokasi

Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat 1 Ramadan 1443 H pada Jumat (1/4). Sebelum sidang, ada rukyatul (pemantauan) hilal yang dilakukan di 101 lokasi.

Volume Terus Meningkat, 56 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Cikampek
Indonesia
Volume Terus Meningkat, 56 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Cikampek

Volume kendaraan yang melintas di jalan tol makin meningkat pada seminggu jelang Lebaran 2022.

PT Merial Esa Segera Disidang Kasus Pembahasan Anggaran Bakamla
Indonesia
PT Merial Esa Segera Disidang Kasus Pembahasan Anggaran Bakamla

PT Merial Esa adalah tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait dengan pembahasan dan pengesahan RKA K/L dalam APBN-P 2016 untuk Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI.

Pasokan Batu Bara Bagi PLTU PLN Hanya Cukup Untuk 15 Hari Operasi
Indonesia
Pasokan Batu Bara Bagi PLTU PLN Hanya Cukup Untuk 15 Hari Operasi

PLN telah melakukan perubahan paradigma dalam monitoring dan pengendalian pasokan batu bara, yang semula berfokus pada pengawasan di titik bongkar menjadi berfokus di titik muat.

Satlantas Polresta Surakarta Tukar Denda Tilang dengan Suntik Vaksin Gratis
Indonesia
Satlantas Polresta Surakarta Tukar Denda Tilang dengan Suntik Vaksin Gratis

Ia mengatakan bagi pelanggar lalin juga tidak perlu datang ke Pengadilan Negeri (PN) untuk mengikuti sidang. Masyarakat cukup ditilang di tempat dengan disuntik vaksin di tempat.

Jokowi Soroti Sikap Myanmar dalam KTT ASEAN
Indonesia
Jokowi Soroti Sikap Myanmar dalam KTT ASEAN

Presiden Joko Widodo menyoroti sikap Myanmar pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-38 dan ke-39 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Ganjar Pranowo: 2024 Itu Angka Apa?
Indonesia
Ganjar Pranowo: 2024 Itu Angka Apa?

Dalam konteks top of mind atau pertanyaan terbuka terkait tokoh nasional yang layak sebagai presiden pada 2024, Ganjar Pranowo memiliki elektabilitas 13,98 persen

Peringati Hari Raya Waisak, Menag Ajak Perkuat Moderasi Beragama
Indonesia
Peringati Hari Raya Waisak, Menag Ajak Perkuat Moderasi Beragama

Seluruh umat Buddha Indonesia mempunyai tanggung jawab yang sama untuk ikut membangun masyarakat yang rukun, damai dan sejahtera.