KPK Patok Target IPK Indonesia Jadi 45 di 2024 Gedung KPK. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menargetkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia menjadi 45 pada 2024. Diketahui, pada tahun lalu, IPK Indonesia ada di skor 40 dan peringkat 85 dari 180 negara.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan upaya itu dilakukan dengan fokus menaikkan salah satu indikator IPK yakni, world justice project yang tahun lalu mendapat nilai 21.

Baca Juga

KPK Periksa Bos Borneo Lumbung Energi Samin Tan

"KPK mendorong indeks itu lebih tinggi, sehingga berkontribusi pada capaian CPI menjadi 45 di 2024," kata Ghufron dalam acara "Penandatanganan Kontrak Kinerja Pejabat Eselon I dan II KPK," di Gedung Penunjang KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/4).

Untuk mencapai sasaran tersebut, kata Ghufron pihaknya telah menetapkan empat fokus kerja, yakni penanganan korupsi di sektor bisnis, politik, aparat penegak hukum (APH), dan pelayanan publik.

"KPK tetapkan empat fokus area KPK, yaitu korupsi di sektor bisnis, korupsi di sektor politik, korupsi yang dilakukan APH, dan korupsi pada pelayanan publik," ujarnya.

KPK
Logo KPK

KPK juga akan mengacu pada lima kebijakan presiden dalam menjalankan tugasnya, yaitu pembangunan SDM, infrastruktur, penyederhanaan regulasi termasuk di dalamnya omnibus law, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.

Kendati memfokuskan empat area penanganan korupsi hingga 2024, namun lembaga antirasuah juga akan tetap berpacu pada lima kebijakan presiden dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga

Bupati Waropen Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi Rp19 Miliar

"Lima kebijakan itu pembangunan SDM, infrastruktur, penyederhanaan regulasi termasuk didalamnya omnibus law, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi," tutup Ghufron.

Sekadar informasi, Indonesia mendapat skor IPK 40 pada 2019. Angka itu naik dua peringkat dari tahun sebelumnya yakni 38. Dengan demikian, Indonesia bertengger di ranking 85 dari 180 negara yang disurvei oleh organisasi antikorupsi global itu. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPR Ingatkan Pilkada Serentak Jangan Jadi Klaster Baru COVID-19
Indonesia
Ketua DPR Ingatkan Pilkada Serentak Jangan Jadi Klaster Baru COVID-19

Temuan dugaan pelanggaran itu terjadi pada masa pendaftaran calon Pilkada 2020

Tersangka Pengeroyok Anggota TNI di Bukittinggi Bertambah
Indonesia
Tersangka Pengeroyok Anggota TNI di Bukittinggi Bertambah

Kasus ini akan terus dan tetap diproses hukum

Digoyang Gempa Magnitudo 6,1, Ini Kesaksian Warga Jepara
Indonesia
Digoyang Gempa Magnitudo 6,1, Ini Kesaksian Warga Jepara

gempa yang berpusat di koordinat 6.12 Lintang Selatan dan 110.55 Bujur Timur, sekitar 53 km barat laut Jepara, pada kedalaman 578 km tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Jumlah Pelanggar Protokol Kesehatan Meningkat di Hari Kedua Kampanye Pilkada
Indonesia
Jumlah Pelanggar Protokol Kesehatan Meningkat di Hari Kedua Kampanye Pilkada

Adapun kampanye Pilkada yang melanggar protokol kesehatan itu terjadi di Solok Selatan, Pasaman Barat, Mukomuko, Pelalawan, Sungai Penuh, Lamongan, Purbalingga, Bantul, dan Tojo Una-Unan.

Sandiaga Uno Antara Bangun Kementerian dan Cari Panggung Politik
Indonesia
Sandiaga Uno Antara Bangun Kementerian dan Cari Panggung Politik

Masuknya Sandiaga Uno di kursi kabinet menuai reaksi dari berbagai kalangan.

Aparat Lokalisir Pertemuan Ijtima Dunia di Gowa, Peserta 8.000 Lebih
Indonesia
Aparat Lokalisir Pertemuan Ijtima Dunia di Gowa, Peserta 8.000 Lebih

Pertemuan jamaah tablig akbar dengan tema Itjima Dunia Zona Asia dilokalisir oleh aparat kepolisian guna mengantisipasi penyebaran virus corona (COVID-19) di lokasi tersebut.

DPR Nilai Penusukan Syekh Ali Jaber Berpotensi Jadi Ajang Provokasi
Indonesia
DPR Nilai Penusukan Syekh Ali Jaber Berpotensi Jadi Ajang Provokasi

"Tahan dulu, jangan berpikir macam-macam. Sebaiknya kita tunggu hasil pemeriksaan kepolisian," sebut politikus PPP ini.

136 Daerah Ini Masuk Kategori Zona Kuning COVID-19
Indonesia
136 Daerah Ini Masuk Kategori Zona Kuning COVID-19

11 indikator epidemiologi, 2 indikator survailans kesehatan masyarakat, dan 2 indikator pelayanan kesehatan

'Welcome The New Normal', Jokowi Dijadwalkan Tinjau Operasional Mal di Bekasi
Indonesia
'Welcome The New Normal', Jokowi Dijadwalkan Tinjau Operasional Mal di Bekasi

Presiden Jokowi dijadwalkan menghadiri pembukaan kembali Mal Summarecon Bekasi sekitar pukul 13.00 WIB

Ratusan Nakes Gugur Akibat COVID-19, Menkes: Tolong Bantu Mereka
Indonesia
Ratusan Nakes Gugur Akibat COVID-19, Menkes: Tolong Bantu Mereka

Pemerintah memutuskan untuk menerapkan kebijakan pengetatan pembatasan pergerakan masyarakat pada 11-25 Januari 2021