berita-singlepost-banner-1
KPK Pastikan Kasus Suap PAW Caleg PDIP Tetap Jalan Meski Tersangka Buron Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan kasus dugaan suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR tetap berjalan meski tersangka caleg PDIP, Harun Masiku masih buron.

KPK belakangan ini fokus menyelesaikan proses penyidikan untuk tiga tersangka dalam kasus ini. Ketiganya yakni eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina dan Saeful.

Baca Juga

Caleg PDIP Harun Masiku dan Misteri 'Raibnya' Para Tersangka KPK

"Proses pemberkasan perkara tetap berjalan, sekali pun kemudian tersangka (Harun Masiku) belum ditemukan, belum ditangkap dan ditahan, ada tiga tersangka yang ditahan itu berjalan sama beriringan semuanya," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/2) malam.

Ali Fikri
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/2) malam. Foto: ANTARA

Menurut Ali, keterangan Harun Masiku bukan satu-satunya alat bukti untuk mengkonstruksikan perkara ini. Karena itu, kata Ali, KPK tidak hanya fokus pada keterangan Harun Masiku dalam menyelesaikan berkas penyidikan kasus ini.

"Sehingga sekarang yang dilakukan oleh penyidik adalah alat bukti yang diperoleh selain dari keterangan tersangka yang kemudian tersangkanya belum ditemukan," ujar Ali.

Ali mengatakan dalam menyelesaikan penyidikan kasus ini, KPK telah memeriksa sejumlah saksi. Bahkan, lembaga antirasuah turut mendalami petunjuk fatwa Mahkamah Agung (MA) yang berkaitan dengan kasus ini.

"Jadi saya kira masih bisa berjalan sekalipun tersangka tidak ada bahkan tidak memberikan keterangan," pungkas Ali.

Harun
Harun Masiku

Dalam perkara ini KPK menetapkan Wahyu Setiawan, Harun Masiku; mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan seorang swasta bernama Saeful sebagai tersangka. Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun dan Saeful dengan total sekitar Rp 900 juta.

Baca Juga

Harun Masiku Diduga Dibekingi Sosok 'Mastermind' Agar Tak Ditangkap

Suap itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.

Tiga dari empat tersangka kasus ini telah mendekam di sel tahanan. Sementara, tersangka Harun Masiku masih buron hingga kini. Meski telah dibantu oleh aparat kepolisian di seluruh Indonesia, KPK hingga kini belum juga mampu membekuk Harun. (Pon)

Kredit : ponco

berita-singlepost-mobile-banner-3

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6