KPK Pastikan Dalami Dugaan Keterlibatan Puan Maharani dalam Kasus Suap Bansos Ketua DPR RI periode 2019-2024, Puan Maharani. (ANTARA FOTO/Istimewa)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal mendalami setiap informasi terkait kasus dugaan suap pengadaan bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek yang menjerat Menteri Sosial (Mensos) nonaktif Juliari Peter Batubara.

Termasuk informasi soal adanya keterlibatan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dalam kasus ini. Juliari diduga pernah menyerahkan uang miliaran rupiah saat bertemu dengan salah satu anggota staf Puan di Jawa Tengah pada November lalu.

Baca Juga:

Nama Gibran Diduga Terseret Skandal Korupsi Bansos, FX Rudy: Saya Tidak Tahu

"Segala informasi dari media dan masyarakat tentu akan dikonfirmasi kepada para saksi-saksi yang akan diperiksa tim penyidik KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (20/12).

KPK sebelumnya memastikan akan menelusuri setiap aliran dana dari kasus suap pengadaan bansos ini. Termasuk jika terdapat aliran dana ke PDIP atau pihak lainnya.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Foto: antaranews)
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Foto: antaranews)

Diketahui, Juliari merupakan Wakil Bendahara Umum PDIP. Sementara Puan adalah Ketua DPP sekaligus anak dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Di dalam beberapa perkara ini kita tidak melihat latar belakang politik ya, bahwa dia bendum parpol iya faktanya. Apakah kemudian ada aliran dana ke parpol tertentu yang dia misalnya ada di situ misalnya, ini kan nanti digali lebih lanjut dalam pemeriksaan saksi-saksi," kata Ali.

Baca Juga:

Respons KPK soal Gibran dan Sritex di Kasus Suap Bansos Mensos Juliari

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Juliari P Batubara serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai tersangka. Ketiganya diduga sebagai pihak penerima suap.

KPK juga menetapkan dua pihak swasta sebagai tersangka yakni Ardian IM dan Harry Sidabuke yang diduga sebagai pemberi suap.

Juliari bersama Adi dan Matheus diduga menerima suap senilai sekitar Rp17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemensos dalam pengadaan paket bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020. (Pon)

Baca Juga:

Diduga Terseret Skandal Bansos, Gibran: Tangkap Saja Kalau Ada Bukti

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Periksa Hotma Sitompul, KPK Dalami Pembayaran Fee Lawyer Tersangka Suap Bansos
Indonesia
Periksa Hotma Sitompul, KPK Dalami Pembayaran Fee Lawyer Tersangka Suap Bansos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa advokat Hotma Sitompul sebagai saksi kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Perekrutan Kelompok Teror Makin Intens
Indonesia
Perekrutan Kelompok Teror Makin Intens

Harus ada upaya bersama penanggulangan terorisme antartiga negara untuk penanganan extrimisme berbasis kekerasan.

Muncul Varian Baru Virus Corona, Pemerintah Diminta Jangan Ulangi Kesalahan
Indonesia
Muncul Varian Baru Virus Corona, Pemerintah Diminta Jangan Ulangi Kesalahan

Penutupan akses masuk juga harus dilakukan terhadap negara lainnya

Level Gunung Merapi Naik Jadi Siaga, Ini Daerah yang Masuk Zona Bahaya
Indonesia
Level Gunung Merapi Naik Jadi Siaga, Ini Daerah yang Masuk Zona Bahaya

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menaikkan status Gunung Merapi dari level II waspada menjadi level III siaga pada Kamis (5/11).

Indonesia Bisa Kembali Bangkit dari Krisis, Jika...
Indonesia
Indonesia Bisa Kembali Bangkit dari Krisis, Jika...

Indonesia punya sejarah daya tahan yang panjang menghadapi situasi sulit selama ratusan tahun lamanya.

Sembuh Dari Sakit, Muhamad Gelar Kampanye Perdana Pilkada Tangsel
Indonesia
Sembuh Dari Sakit, Muhamad Gelar Kampanye Perdana Pilkada Tangsel

Muhamad-Saraswati Djojohadikusumo janji dijalankan pemerintahan yang Transparan, Akuntabel, Nyata Pengabdiannya, Gotong royong.

Di Tengah Pandemi COVID-19, Ribuan Buruh Ancam Geruduk Kemenko Perekonomian dan DPR
Indonesia
Di Tengah Pandemi COVID-19, Ribuan Buruh Ancam Geruduk Kemenko Perekonomian dan DPR

Presiden KSPI Said Iqbal menyebut ada sekitar 50 ribu buruh dari Jabodetabek yang siap turun aksi.

Update COVID-19 DIY: 62 Orang Positif, Mayoritas Berumur di Atas 50 Tahun
Indonesia
Update COVID-19 DIY: 62 Orang Positif, Mayoritas Berumur di Atas 50 Tahun

Enam orang lainnya meninggal dunia. Sementara 33 pasien masih dirawat di sejumlah rumah sakit.

Daftar Naik Sepeda, Teguh Oleng dan Tabrak Gibran
Indonesia
Daftar Naik Sepeda, Teguh Oleng dan Tabrak Gibran

Pendaftaran Gibran dan Teguh ini dipenuhi antusias pendukung, sehingga membludak dan melebihi target yang sudah ditetapkan.

 Sembuh dari Corona, Bocah 7 Tahun Tulis "Surat Cinta" Untuk Tim Medis
Indonesia
Sembuh dari Corona, Bocah 7 Tahun Tulis "Surat Cinta" Untuk Tim Medis

Siti berharap berita kesembuhan ini dapat mengingkatkan harapan dan semangat warga bahwa Corona dapat disembuhkan selama masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan bersih.