KPK Paparkan Hasil Kajian Kerentanan Korupsi dalam Program Biodiesel Ketua KPK Firli Bahuri (batik merah) di Gedung KPK, Jumat (13/5). Foto: Humas KPK

MerahPutih.com - Dalam pelaksanaan tugas monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), berwenang melakukan kajian sistem pengelolaan administrasi di semua lembaga negara dan pemerintahan, serta memberi saran perbaikan kepada pimpinan lembaga negara dan pemerintahan.

Terkait hal tersebut, KPK mengundang jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menyampaikan hasil Kajian Kerentanan Korupsi Program Biodiesel (B30) dalam Bauran Energi Nasional.

Baca Juga

KPK Cegah Wali Kota Ambon ke Luar Negeri

Dari analisis kerentanan korupsi yang dilakukan, KPK menemukan sejumlah permasalahan terkait ketidaksiapan infrastruktur regulasi dan kelemahan dalam kriteria implementasi yang berpotensi mengurangi efektivitas kebijakan dan merugikan keuangan negara.

“Harus ada solusi perbaikan sistem yang dibahas lebih lanjut antara KPK dan Kementerian ESDM untuk memperbaiki tata kelola, sehingga potensi kerawanan korupsinya dapat ditutup,” kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung KPK, Jumat (13/5).

Solusi tersebut, lanjut Firli, perlu disusun sebagai rencana perbaikan yang selanjutnya akan dibahas oleh KPK dan Kementerian ESDM menjadi rencana aksi, sehingga dapat diimplementasikan.

Dalam pertemuan tersebut KPK menyampaikan secara rinci hasil analisis kerentanan korupsi dalam program subsidi biodiesel (B30) dengan memaparkan sejumlah isu strategis maupun teknis terkait lingkup kajian yang meliputi tiga hal, yaitu: analisis potensi korupsi dalam implementasi subsidi pengadaan biodiesel dalam program B30; analisis potensi kerugian keuangan negara dalam subsidi pengadaan biodiesel; dan analisis kelemahan tata kelola implementasi insentif dan pengadaan biodiesel yang meliputi aspek regulasi, kelembagaan dan tata laksana.

Baca Juga

KPK Sidik Kasus Suap Perizinan di Ambon

KPK juga telah menyusun rekomendasi perbaikan untuk ditindaklanjuti Kementerian ESDM. Atas hasil analisis kajian dan rekomendasi, Menteri ESDM Arifin Tasrif juga menyampaikan apresiasi atas kajian yang dilakukan KPK.

Arifin menegaskan pihaknya berkomitmen untuk menindaklanjuti pertemuan hari ini dengan melakukan pembahasan lebih lanjut pada tataran teknis.

Dalam tanggapannya, dia juga menyampaikan bahwa dalam pengelolan program mandatori biodiesel pihaknya telah melakukan perbaikan dan akan terus melakukan perbaikan tata kelola sesuai rekomendasi hasil kajian KPK.

“Untuk memperbaiki tata kelola formula HIP, Kementerian ESDM saat ini sedang melakukan reformulasi HIP Biodiesel dengan menerapkan prinsip-prinsip transparansi dan fairness bagi pihak-pihak terkait,” terang Arifin.

Kementerian ESDM dan Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), sambungnya, tengah memfinalisasi Kajian Perumusan Formula Ongkos Angkut dan optimalisasi rute penyaluran biodisel yang bertujuan untuk optimasi pengiriman FAME dengan melibatkan para pihak terkait.

Sedangkan mekanisme pengadaan biodiesel, katanya, akan melibatkan tim independen dalam penilaian kinerja dan penetapan kuota.

“Terkait denda dan rekomendasi impor minyak solar, Kementerian ESDM telah melakukan proses penyelesaian sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan perbaikan tata kelola,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arifin merinci, untuk denda tahun periode 2018-2020 sudah dalam proses penagihan kedua. Sedangkan, untuk denda tahun 2021 sudah dalam tahap pemberitahuan pembayaran.

KPK akan mengkoordinasikan pihak-pihak terkait untuk melakukan penyusunan rencana aksi bersama yang implementasinya akan dimonitor oleh KPK selama satu tahun. (Pon)

Baca Juga

KPK Analisis Kasus Kardus Durian yang Diduga Seret Nama Cak Imin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
3 Hari Berturut Kasus Baru COVID-19 Indonesia Turun, Meski Masih di Atas 45 Ribu
Indonesia
3 Hari Berturut Kasus Baru COVID-19 Indonesia Turun, Meski Masih di Atas 45 Ribu

Tren penurunan jumlah kasus baru harian COVID-19 menjadi sinyal positif mendorong rasa optimistis publik.

Komisi VI Tunggu Hasil Investigasi Pertamina soal Sebab Tangki Cilacap Terbakar
Indonesia
Komisi VI Tunggu Hasil Investigasi Pertamina soal Sebab Tangki Cilacap Terbakar

"Kalau yang disampaikan bahwa kebakaran ini dikaitkan dengan petir adalah benar, maka musim hujan akan terus terjadi sampai beberapa bulan ke depan. Ini rasanya tidak mungkin kilang hanya musim hujan terjadi kebakaran," bebernya.

Ketua MUI DKI Komentari Tudingan Pembentukan Pasukan Siber Pakai Dana Hibah
Indonesia
Ketua MUI DKI Komentari Tudingan Pembentukan Pasukan Siber Pakai Dana Hibah

Bahkan, sejumlah pihak menuding pembentukan pasukan pembela ulama dan Anies berasal dari dana hibah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sebesar Rp 10,6 miliar.

Kenalkan Kompol Ardila, Doktor Termuda di Institusi Polri
Indonesia
Kenalkan Kompol Ardila, Doktor Termuda di Institusi Polri

Pria berusia 36 tahun itu lulus dengan meraih nilai IPK tertinggi pada Program S3/Doktoral Departemen Kriminologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI.

NasDem DKI Sebut Ahmad Sahroni Punya Kapasitas Jadi Ketua Pelaksana Formula E
Indonesia
NasDem DKI Sebut Ahmad Sahroni Punya Kapasitas Jadi Ketua Pelaksana Formula E

"Terlepas dari posisinya sebagai anggota DPR, dia juga insan otomotif Indonesia yang memiliki kapasitas dan kualitas yang nanti kita saksikan bersama di Juni 2022," ujar Wibi di Jakarta, Selasa (30/11).

40 Pekerja Diduga Disiksa dalam Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat
Indonesia
40 Pekerja Diduga Disiksa dalam Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat

"Ada dua sel di dalam rumah Bupati yang digunakan untuk memenjarakan sebanyak 40 orang pekerja," kata Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care, Anis Hidayat dalam keterangannya, Senin (24/1).

Polemik JHT, Serikat Pekerja Diminta untuk Uji Materi UU Jaminan Sosial
Indonesia
Polemik JHT, Serikat Pekerja Diminta untuk Uji Materi UU Jaminan Sosial

Permenker 2/2022 sudah sesuai dengan Pasal 35 dan 37 UU SJSN junto PP No 46 Tahun 2015.

Bertambah Dua Orang, Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Berjumlah 195
Indonesia
Bertambah Dua Orang, Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Berjumlah 195

Jumlah tersebut, apabila dibandingkan dengan jumlah pasien pada pekan sebelumnya, per Rabu (3/11), mengalami peningkatan sebanyak 15 orang

Kolonel dan 2 Kopral Terlibat Kecelakaan Nagreg Lalu Buang Korban ke Sungai Serayu
Indonesia
Kolonel dan 2 Kopral Terlibat Kecelakaan Nagreg Lalu Buang Korban ke Sungai Serayu

Selain akan melakukan penuntutan hukuman maksimal sesuai tindak pidananya, Panglima TNI juga telah menginstruksikan penyidik TNI dan TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk memberikan hukuman tambahan.

Menparekraf Sandiaga Dorong Solo jadi Kota Seni Pertunjukan Tingkat Dunia
Indonesia
Menparekraf Sandiaga Dorong Solo jadi Kota Seni Pertunjukan Tingkat Dunia

Dalam kesempatan itu, ia mendorong Kota Solo menjadi Kota Seni Pertunjukan tingkat dunia.