KPK Pantau Kepala Daerah di Jateng, Wali Kota Solo: Sejak Zaman Jokowi Tidak Ada Jual Beli Jabatan Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo memberikan keterangan terkait adanya kepala daerah di Jateng yang dipantau KPK, Selasa (2/4). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Tim Koordinasi dan Supervisi (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang memantau gerak gerik Kepala Daerah di wilayah Jawa Tengah. Hal itu dilakukan KPK setelah mendeteksi adanya potensi penyelewengan dana APBD dan APBN.

Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo, mengatakan sebagai kepala daerah tidak ada sedikitpun rasa takut diawasi oleh KPK. Dia sangat yakin selama menjadi Wali Kota Solo bersih dari praktik jual beli jabatan.

Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo. Foto: MP/Ismail Soli

"Proses pengangangkatan jabatan maupun perizinan di Solo sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jadi tidak ada yang perlu dicurigai," ujar Rudy sapaan akrab Wali Kota Solo, Selasa (2/4).

Rudy menegaskan Kota Solo sejak Wali Kota-nya Jokowi tidak pernah sekalipun temuan praktik jual beli jabatan. Dia menegaskan Solo bebas setoran dari siapapun termasuk dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Proses kenaikan jabatan di lingkungan Pemkot Solo dilakukan secara terbuka melalui proses seleksi. Masyarakat yang menemukan kecurangan bisa langsung bertanya pada Wali Kota atau langsung ke KPK," papar dia.

Rudy senang dan menyambut baik upaya yang dilakukan oleh KPK. Ia juga berharap para ASN di lingkungan Pemkot Solo ikut menjaga komitmen bebas korupsi.

Gedung Merah Putih KPK. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

"Saya melakukan mutasi kepala sekolah pun dilakukan berdasarkan prefesionalisme. Jual beli jabatan di Solo saya jamin tidak ada," kata politisi PDIP ini.

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH