KPK Panggil Tiga Pimpinan DPR Aceh Ilustrasi - Gedung KPK (ANTARA)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memanggil tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terkait kasus yang sedang diselidiki lembaga anti rasuah tersebut.

Jubir KPK Ali Fikri membenarkan adanya pemanggilan pimpinan DPR Aceh tersebut untuk dimintai keterangan terhadap penyelidikan yang sedang berlangsung.

Baca Juga

KPK Amankan Dokumen Keuangan Terkait Kasus Suap Bupati Kuansing

"Informasi yang kami terima, terkait permintaan keterangan dan klarifikasi dalam kegiatan penyelidikan oleh KPK," ujarnya di Jakarta, Jumat (22/10).

Adapun tiga pimpinan DPR Aceh yang dipanggil KPK tersebut yakni Wakil Ketua I Dalimi dari Partai Demokrat, Kemudian Wakil Ketua II Hendra Budian dari Partai Golkar dan Wakil Ketua III Safaruddin politisi Partai Gerindra.

Mereka akan menjalani pemeriksaan KPK di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh mulai hari Senin (25/10) pekan depan.

logo kpk - Logo KPK. (Antara Benardy Ferdiansyah).jpg
Logo KPK. (Antara Benardy Ferdiansyah)

Ali Fikri menyampaikan, karena masih dalam tahap proses penyelidikan, KPK belum dapat menjelaskan lebih rinci perihal kasus yang sedang ditangani di tanah rencong tersebut.

"Saat ini kami belum bisa sampaikan lebih jauh mengenai detail materinya. Namun demikian perkembangan seluruh kegiatan KPK dimaksud akan kami sampaikan lebih lanjut," katanya

Seperti diketahui, sebelumnya KPK juga sudah memanggil sejumlah pejabat Aceh dalam rangka penyelidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di Aceh.

Adapun pejabat Aceh yang telah diperiksa KPK antara lain Sekda Aceh Taqwallah, Kadishub Aceh Junaidi, mantan Kadis PUPR Aceh Fajri, mantan Direktur RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh Azharuddin, mantan Kepala Bappeda Aceh Azhari dan mantan Kepala Keuangan Aceh Bustami.

Pejabat Aceh yang telah diperiksa sebelumnya tersebut dimintai keterangan terkait sejumlah kegiatan yakni mulai dari proyek multiyears, pembangunan gedung oncology center RSUDZA, hingga pengadaan Kapal Aceh Hebat 1,2 dan 3. (Pon)

Baca Juga

Dewas KPK Sebut Laporan Novel Soal Pelanggaran Etik Lili Pintauli Masih Sumir

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anggota Brimob Gugur saat Baku Tembak dengan KKB di Pegunungan Bintang
Indonesia
Anggota Brimob Gugur saat Baku Tembak dengan KKB di Pegunungan Bintang

Kontak tembak antara TNI-Polri dengan KKB di wilayah Kiwirok menyebabkan gugurnya Bharatu Muhammad Kurniadi Sutio.

Ini Ganjaran Pemudik yang Nekat Gunakan Dokumen Palsu Lewati Pos Penyekatan
Indonesia
Ini Ganjaran Pemudik yang Nekat Gunakan Dokumen Palsu Lewati Pos Penyekatan

Istiono menyampaikan, tujuan utama Operasi Ketupat adalah mencegah penyebaran COVID-19

Airlangga Instruksikan Kader Golkar Bantu Pemerintah Tangani COVID-19
Indonesia
Airlangga Instruksikan Kader Golkar Bantu Pemerintah Tangani COVID-19

“Itu tugas yang perlu dilakukan oleh jajaran Partai Golkar, karena itu merupakan pertaruhan bangsa kita,” ucap Airlangga

Lokasi Ini Jadi Tempat Isolasi Terpusat Bagi Atlet yang Terpapar COVID-19
Indonesia
Lokasi Ini Jadi Tempat Isolasi Terpusat Bagi Atlet yang Terpapar COVID-19

Semua tenaga kesehatan yang sebelumnya bertugas di sana telah melakukan tes PCR

Mensos Risma Anggap Bupati Alor Gagal Paham soal PKH
Indonesia
Mensos Risma Anggap Bupati Alor Gagal Paham soal PKH

"Kalau itu terjadi, pasti itu ada penyelewengan, pasti itu. Karena mekanismenya tidak begitu," sambung Risma.

NasDem Ogah Revisi UU Pemilu dan Pilkada Dipisah
Indonesia
NasDem Ogah Revisi UU Pemilu dan Pilkada Dipisah

Apabila ingin dilakukan revisi UU Pemilu, maka harus sesuai dengan draf yang diinisiasi Komisi II DPR RI.

Sindir Abu Janda, Romo Benny Minta Masyarakat Beretika di Media Sosial
Indonesia
Sindir Abu Janda, Romo Benny Minta Masyarakat Beretika di Media Sosial

Pernyataan ini terkait dengan ucapan bernada rasis yang diduga dilakukan oleh aktivis Permadi Arya atau Abu Janda terhadap eks komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

PA 212 Cari Cara Gelar Reunian 2 Desember
Indonesia
PA 212 Cari Cara Gelar Reunian 2 Desember

Panitia Reuni 212 terus memutar cara untuk bisa menggelar kegiatan meraka pada Kamis 2 Desember mendatang.