KPK 'Pamer' Tersangka, ICW: Wajar Karena Filri Belum Mundur dari Polri Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menanggapi gaya baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang 'memamerkan' tersangka dalam konferensi pers pada Senin (27/4) kemarin.

Kurnia menilai tindakan 'memamerkan' tersangka lantaran Ketua KPK Firli Bahuri belum mundur dari Korps Bhayangkara. Pasalnya, tindakan 'memamerkan' tersangka lazim dilihat dalam konferensi pers yang digelar institusi Polri.

Baca Juga:

KPK Tahan Ketua DPRD Muara Enim Aries HB

"Jadi, wajar saja kebiasaan-kebiasaan lama yang bersangkutan masih dibawa-bawa ke KPK. Ini sekaligus menggambarkan bahwa Firli Bahuri belum memahami sepenuhnya kebiasaan-kebiasaan yang ada di KPK itu sendiri," kata Kurnia dalam leterangan tertulisnya, Selasa (28/4).

Penetapan tersangka korupsi oleh KPK
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata didampingi Plt Jubir KPK Ali Fikri menyampaikan penetapan status tersangka Ketua DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/4) (MP/Ponco Sulaksono)

Kurnia menegaskan, konferensi pers dengan cara 'memamerkan' tersangka kepada masyarakat luas bukan merupakan kebiasaan lembaga antirasuah.

"Namun hal itu dapat dimaklumi, sebab, pimpinan KPK saat ini memang selalu ingin terlihat beda dari rezim-rezim sebelumnya," ujarnya.

Pimpinan KPK jilid IV yang dikomandoi Agus Rahardjo, kata Kurnia, kerap melakukan penindakan dan berhasil membongkar skandal korupsi dengan nilai kerugian keuangan negara yang besar.

Sedangkan KPK di era Firli, lanjut dia, minim melakukan penindakan, kerap menimbulkan kontroversial, dan terkesan takut menghadapi para koruptor, seperti Harun Masiku dan Nurhadi.

"Publik akan bangga ke KPK jika Firli Bahuri dapat menangkap Harun Masiku, Nurhadi, Sjamsul Nursalim, Itjih Nursalim, melanjutkan kasus bailout Bank Century, dan menuntaskan kasus pengadaan KTP-Elektronik. Namun, melihat pola kerja pimpinan KPK saat ini rasanya keinginan publik itu tidak akan pernah terealisasi," tegas Kurnia.

Untuk diketahui, ada yang berbeda dalam penyelenggaraan konferensi pers di KPK pada Senin (27/4) kemarin. Lembaga antirasuah 'memamerkan' tersangka di latar belakang dengan menampilkan punggung para tersangka.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19, Kapolda Jateng Klaim Tindak Kejahatan Turun 50 Persen

Dalam konferensi pers yang berlangsung virtual itu menampilkan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Deputi Penindakan KPK Karyoto dan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Sedangkan di belakang mereka terdapat dua orang yang mengenakan rompi tahanan KPK. Dua orang yang telah berstatus tersangka itu adalah Ketua DPRD Muara Enim Aries HB dan Plt Kadis PUPR Muara Enim Ramlan Suryadi. (Pon)

Baca Juga:

KPK Tetapkan Ketua DPRD Muara Enim Tersangka, Diduga Terima Suap Rp3 Miliar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
12 Polda Terapkan Tilang Elektronik Skala Nasional
Indonesia
12 Polda Terapkan Tilang Elektronik Skala Nasional

Sementara, peresmian tilang elektronik dalam waktu dekat akan dilakukan di tiga Polda dan empat Polresta

Aliran Duit dari Eksportir Benur untuk Edhy Prabowo dan Istri Terus Ditelusuri
Indonesia
Aliran Duit dari Eksportir Benur untuk Edhy Prabowo dan Istri Terus Ditelusuri

Tim penyidik telah memeriksa salah seorang tenaga ahli Iis di DPR, Alayk Mubarrok. Dia diduga mengetahui adanya aliran duit yang diterima Edhy dari eksportir benur.

Ini Kata Gulkarmat atas Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar Rp6,5 M
Indonesia
Ini Kata Gulkarmat atas Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar Rp6,5 M

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI mengklaim telah memulangkan uang lebih dari pembelian alat pemadam kebakaran (damkar).

Anies Yakin Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,4 Persen di 2021
Indonesia
Anies Yakin Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,4 Persen di 2021

Tekanan perekonomian selama dua triwulan ini berimplikasi terhadap daya beli masyarakat.

Ikuti Arahan Luhut, Wagub DKI Minta Kantor Pemerintah Pusat Juga WFH 75 Persen
Indonesia
Ikuti Arahan Luhut, Wagub DKI Minta Kantor Pemerintah Pusat Juga WFH 75 Persen

Kebijakan WFH 75 persen bakal diterapkan di ibu kota dalam waktu dekat ini.

Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Bakal Ditutup
Indonesia
Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Bakal Ditutup

Pemerintah bakal menutup tempat wisata di zona merah dan oranye selama libur Lebaran 2021. Hal ini untuk mencegah penyebaran COVID-19.

KPK: Kinerja Tim Pemburu Koruptor Tak Optimal, Jangan Diulangi
Indonesia
KPK: Kinerja Tim Pemburu Koruptor Tak Optimal, Jangan Diulangi

Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango menanggapi wacana pengaktifan kembali tim pemburu koruptor oleh pemerintah.

Ketua Bawaslu Harap Gakkumdu Tegakkan Keadilan di Pilkada Serentak 2020
Indonesia
Ketua Bawaslu Harap Gakkumdu Tegakkan Keadilan di Pilkada Serentak 2020

Menurut dia, tidak ada artinya pilkada dilaksanakan jika tidak ada keadilan di dalamnya.

Salah Gerebeg, Kasat Resnarkoba Polresta Malang Dicopot
Indonesia
Salah Gerebeg, Kasat Resnarkoba Polresta Malang Dicopot

Perwira polisi di bidang reserse narkoba ini diangkat sebagai Analis Kebijakan Pertama bidang Psikotropika Ditresnarkoba Polda Jatim.

Perayaan Malam Natal di Katedral Jakarta Berjalan Kondusif, Umat Patuhi Protokol Kesehatan
Indonesia
Perayaan Malam Natal di Katedral Jakarta Berjalan Kondusif, Umat Patuhi Protokol Kesehatan

Perayaan misa malam Natal di Katedral Jakarta berjalan lancar dan aman.