KPK Ogah Tanggapi Demo BEM SI Polisi jaga ketat Gedung KPK, Senin (27/9). Foto: MP/Ponco

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ogah menanggapi tuntutan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (BEM SI) yang sedang melakukan aksi demonstrasi di dekat Gedung Merah Putih, Senin (27/9).

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, KPK lebih memilih melanjutkan tugas-tugas pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Baca Juga

Elemen Mahasiswa Minta Hukum Ditaati di Polemik TWK KPK

"KPK tetap fokus terhadap kerja-kerja pemberantasan korupsi sehingga kami tidak ingin berdinamika menanggapi isu ini," kata Ali Fikri, dalam keterangannya, Senin (27/9).

Ali mengklaim pihaknya selalu mendengarkan saran dan masukan dari mahasiswa. KPK, lanjut dia, banyak berkolaborasi dengan kampus melalui implementasi pendidikan antikorupsi, perekaman sidang tindak pidana korupsi, hingga penajaman ide-ide baru strategi pemberantasan korupsi melalui berbagai aktivitas dan program. Semua itu membutuhkan sumbangsih nyata dari mahasiswa.

"Sebagai seorang pembelajar, kami yakin teman-teman mahasiswa bisa melihat fakta-fakta secara jernih dan mampu mengelaborasinya dalam gagasan dan aksi yang konkret," ujarnya.

Polisi jaga ketat Gedung KPK, Senin (27/9). Foto: MP/Ponco

Ali berharap publik tidak terpicu terhadap berbagai hal yang kontraproduktif dengan kerja-kerja pemberantasan korupsi. "Karena tantangan dan tugas pemberantasan korupsi ke depan masih banyak yang harus kita kerjakan. Soliditas dan sinergisitas para pihak penting untuk mewujudkan harapan kita bersama, masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera," kata Ali.

Baca Juga

57 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Bakal Lakukan Perlawanan Hukum

Aksi unjuk rasa itu digelar lantaran ultimatum BEM SI tak digubris Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ultimatum yang dimaksud, terkait nasib pegawai Komisi Pemberantasan Kprupsi (KPK) yang dipecat akibat tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gubernur Jawa Timur: Saya Minta Maaf
Indonesia
Gubernur Jawa Timur: Saya Minta Maaf

Semoga Allah SWT meringankan beban kita

[HOAKS atau FAKTA]: Kapolres Malang Ajak Warga Ikut Lelang Barang Negara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kapolres Malang Ajak Warga Ikut Lelang Barang Negara

Akun AKBP Budi juga membuat grup Facebook bernama Lelang Bea dan Cukai Negara di Kantor KPKNL.

KPK Cecar Staf Istri Edhy Prabowo Soal ATM Penampung Duit Suap Benur
Indonesia
KPK Cecar Staf Istri Edhy Prabowo Soal ATM Penampung Duit Suap Benur

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka

Dana Penanganan Limbah Medis COVID-19 Diproyeksi Rp 1,3 Triliun
Indonesia
Dana Penanganan Limbah Medis COVID-19 Diproyeksi Rp 1,3 Triliun

Berdasarkan data yang masuk, Menteri LHK menjabarkan bahwa limbah medis COVID-19 hingga tanggal 27 Juli 2021 mencapai total 18.460 ton.

PPKM Jakarta Level 1, Penumpang Bus AKAP Mulai Meningkat
Indonesia
PPKM Jakarta Level 1, Penumpang Bus AKAP Mulai Meningkat

Saat DKI Jakarta berstatus PPKM level dua, jumlah keberangkatan penumpang paling banyak hanya 10 orang per hari. Bahkan, pada 1 November hanya ada empat penumpang per hari.

Pakar Nilai Siapapun Pimpinan KPK Pasti Laksanakan TWK
Indonesia
Pakar Nilai Siapapun Pimpinan KPK Pasti Laksanakan TWK

Materi TWK tersebut diberikan kepada semua peserta

Pengunjung Mal Belum Divaksin Wajib Bawa Surat PCR dan Swab Antigen
Indonesia
Pengunjung Mal Belum Divaksin Wajib Bawa Surat PCR dan Swab Antigen

Pemerintah melakukan uji coba pembukaan 138 pusat perbelanjaan atau mal.

Polisi Tangkap Pengemudi Mobil yang Tabrak Pesepeda di Bundaran HI
Indonesia
Polisi Tangkap Pengemudi Mobil yang Tabrak Pesepeda di Bundaran HI

Ditlantas Polda Metro Jaya menangkap DA (19). Pengemudi mobil yang menjadi pelaku penabrak pesepeda di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/3)

Polisi Jamin Stok Oksigen di Rumah Sakit di Soloraya Aman
Indonesia
Polisi Jamin Stok Oksigen di Rumah Sakit di Soloraya Aman

Tingginya permintaan oksigen ini mengakibatkan persediaan oksigen sempat menipis

Satgas BLBI Somasi Kaharudin Ongko dan Agus Anwar
Indonesia
Satgas BLBI Somasi Kaharudin Ongko dan Agus Anwar

Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) terus mengingatkan para obligor dan debitur untuk memenuhi kewajibannya dengan melunasi utang kepada negara