KPK Minta Komjen Listyo Lengkapi Laporan Harta Kekayaan Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk melengkapi data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati mengatakan, berdasarkan data laporan kekayaan yang diakses melalui laman elhkpn.kpk.go.id, tercatat bahwa LHKPN telah disampaikan Listyo pada 11 Desember 2020 untuk jenis pelaporan khusus awal menjabat untuk tahun pelaporan 2019.

Baca Juga

Ketua MPR Harap Isu Agama Tak Jadi Polemik saat Penunjukan Listyo Jadi Kapolri

"Terkait status pengumuman LHKPN yang tercatat tidak lengkap, maka sebagai wajib LHKPN, kelengkapan dokumen yang harus dilampirkan dapat dilengkapi saat menyampaikan laporan periodik tahun pelaporan 2020 yang dilakukan mulai tanggal 1 Januari hingga 31 Maret 2021," kata Ipi dalam keterangannya, Kamis (14/1).

Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo

Ipi menekankan bahwa KPK berwenang melakukan pendaftaran dan pemeriksaan terhadap LHKPN sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 19 Tahun 2019 pasal 7 ayat (1) huruf a.

"Bagi KPK, kewenangan ini senantiasa terus dilakukan dalam rangka meningkatkan integritas dan membangun akuntabilitas penyelenggara negara, sebagai salah satu upaya pencegahan tindak pidana korupsi," ujarnya.

Lembaga antirasuah berharap LHKPN dapat menjadi instrumen pengawasan yang menimbulkan keyakinan pada diri penyelenggara negara bahwa laporan mereka diperiksa dan diawasi.

"Harapannya, pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap integritas PN yang telah melaporkan harta kekayaannya secara jujur, lengkap dan benar," tutup Ipi.

Untuk diketahui, berdasarkan LHKPN yang disetorkan pada Desember 2020, Listyo tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp8.314.735.000. (Pon)

Baca Juga

Gebrakan Komjen Listyo, Tangkap Buronan Pembobol Bank Triliunan hingga Sabu 1,2 Ton

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Tuntut Kejelasan Pemerintah Arab Saudi soal Ibadah Haji
Indonesia
Pemerintah Tuntut Kejelasan Pemerintah Arab Saudi soal Ibadah Haji

Info kepastian tersebut diharapkan sudah jelas sebelum berakhirnya bulan Ramadan tahun ini.

Pemerintah Dianggap Masih Gamang Tunda Pilkada Serentak hingga Desember 2020
Indonesia
Pemerintah Dianggap Masih Gamang Tunda Pilkada Serentak hingga Desember 2020

Negara harus hadir dan mempunyai kekuasaan dalam melindungi hak milik dan menciptakan keamanan publik.

Maaher At-Thuwailibi Dikabarkan Meninggal Dunia di Rutan Bareskrim
Indonesia
Maaher At-Thuwailibi Dikabarkan Meninggal Dunia di Rutan Bareskrim

Tersangka kasus ujaran kebencian Soni Ernata atau Maaher At-Thuwailibi dikabarkan meninggal dunia di Rutan Mabes Polri.

Tak Mau Kalah Pemerintah Pusat, Anies Ajukan Tiga Laboratorium untuk Uji Corona
Indonesia
Tak Mau Kalah Pemerintah Pusat, Anies Ajukan Tiga Laboratorium untuk Uji Corona

Anies Baswedan mengajukan tiga laboratorium ke pemerintah pusat untuk menguji pasien virus corona di ibu kota.

Minta Pembaruan Data, Mensos Tak Ingin Keluarga Itu-Itu Saja yang Dapat Bansos
Indonesia
Wagub DKI Ceritakan Pengalamannya Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Wagub DKI Ceritakan Pengalamannya Sembuh dari COVID-19

Wagub Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan kabar baik.

Erick Gandeng Kemenlu Perkuat Bisnis BUMN di Luar Negeri
Indonesia
Erick Gandeng Kemenlu Perkuat Bisnis BUMN di Luar Negeri

Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri akan membentuk tim bersama BUMN Go Global untuk mendukung pengembangan serta ekspansi BUMN di pasar global.

Pemprov DKI Bakal Kurangi Bansos Sembako
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Kurangi Bansos Sembako

Pemprov belum memaparkan jumlah data pengurangan bansos tersebut.

 Mundur Sebagai Bakal Cawali dari PDIP, Purnomo Tak Tertarik Maju dari Partai Lain
Indonesia
Mundur Sebagai Bakal Cawali dari PDIP, Purnomo Tak Tertarik Maju dari Partai Lain

Purnomo akan setia sebagai kader PDIP untuk mendukung siapapun bakal calon cawali dan cawawali yang diusung PDIP

Polisi Tangkap Wanita asal Makassar Sebar Hoaks UU Cipta Kerja
Indonesia
Polisi Tangkap Wanita asal Makassar Sebar Hoaks UU Cipta Kerja

Dia menuturkan, penangkapan pelaku setelah penyidik melakukan penyelidikan di dunia maya, dan ditemukan berita hoaks tentang UU Cipta Kerja