KPK Minta Hakim Konfrontasi Kesaksian Azis Syamsuddin KPK. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin banyak berkelit saat bersaksi dalam persidangan dugaan suap penanganan perkara di Tanjungbalai. KPK meminta hakim mengonfrontasi keterangan Azis dengan saksi lain.

"Apakah keterangan dari saudara Azis Syamsuddin nanti diterima oleh majelis hakim tentu akan disandingkan dengan alat bukti yang lain atau keterangan-keterangan yang lain," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, Rabu (27/10).

Baca Juga

KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Ancaman Hukum Beri Keterangan Palsu di Persidangan

Alex mengatakan konfrontasi keterangan Azis diperlukan untuk memastikan kebenaran kesaksian. Keterangan Azis, kata Alex, nanti akan diklarifikasi, dikonfirmasi dengan alat bukti dan keterangan saksi yang lain.

"Jadi, keterangan saudara Azis nanti tidak berdiri sendiri," ujar Alex.

Sebelumnya Azis Syamsuddin membantah pernah meminta bantuan kepada Robin untuk mengurus perkara di KPK. Ia berdalih jika ingin bertanya terkait perkara yang menjeratnya, dia bisa bertanya langsung ke komisioner KPK.

Mantan Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin bersaksi untuk dua orang terdakwa yaitu eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (25/10/2021) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
Mantan Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin bersaksi untuk dua orang terdakwa yaitu eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (25/10/2021) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Pernyataan itu disampaikan Azis menanggapi pertanyaan Jaksa KPK Lie Putra Setiawan. Jaksa Lie bertanya kepada Azis apakah pernah meminta bantuan ke Robin untuk mengurus perkara yang bersangkutan di KPK.

"Apakah saksi pernah meminta bantuan Robin atau pihak lain untuk pengecekan perkara yang diselidiki KPK terkait dengan saksi?" tanya jaksa Lie dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap penanganan perkara dengan terdakwa Robin di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/10).

"Tidak, Pak. Saya nggak pernah (cerita) apa pun (ke Robin)," ujar Azis.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu juga membantah telah mengenalkan eks Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari kepada Robin.

Mulanya, hakim mengonfirmasi ihwal keterangan yang disampaikan Rita Widyasari kala bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap penanganan perkara pada Senin (18/10). Rita saat itu mengaku kenal dengan Robin melalui perantara Azis Syamsuddin.

"Tidak (mengenalkan), Yang Mulia," kata Azis dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap penanganan perkara dengan terdakwa Robin di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/10). (Pon)

Baca Juga

KPK Tegaskan Bantahan Azis Syamsuddin Tak Pengaruhi Pembuktian Dakwaan

KPK Tangkap Bupati Bangkalan
Indonesia
KPK Tangkap Bupati Bangkalan
Indonesia
KPK Tangkap Bupati Bangkalan
Indonesia
KPK Tangkap Bupati Bangkalan
Indonesia
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemkot Surabaya Minta Warga Terpapar COVID-19 Isolasi di Hotel
Indonesia
Pemkot Surabaya Minta Warga Terpapar COVID-19 Isolasi di Hotel

Kasus aktif di Kota Surabaya per Selasa (8/2) mencapai 1.410 jiwa. Ada penambahan kasus aktif 741 jiwa dan secara kumulatif, kasus COVID-19 mencapai 72.435 jiwa.

KPK Tahan Hakim Agung Sudrajad Dimyati
Indonesia
KPK Tahan Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan Hakim Agung Mahkamah Agung (MA) Sudrajad Dimyati.

Indonesia Undang Semua Pemimpin G20 ke KTT di Bali
Indonesia
Indonesia Undang Semua Pemimpin G20 ke KTT di Bali

MerahPutih.com - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan berlangsung di Bali. Indonesia sebagai Ketua Presidensi G20 mengundang semua negara anggota.

Pemuda Pancasila hingga The Jakmania Hadiri Perpisahan Anies di Balai Kota
Indonesia
Pemuda Pancasila hingga The Jakmania Hadiri Perpisahan Anies di Balai Kota

Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat menghadiri acara perpisahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (16/10).

DPRD DKI Izinkan Dinkes DKI Pakai BTT Antisipasi Gangguan Ginjal Akut
Indonesia
DPRD DKI Izinkan Dinkes DKI Pakai BTT Antisipasi Gangguan Ginjal Akut

"Kita beri dukungan kalau emang diperlukan untuk pembelian obat obat ataupun alat alat yang dibutuhkan, kan kita sudah siapkan dana itu di BTT (bantuan tak terduga) dan itu bisa kita pakai untuk melakukan hal itu," papar Iman

Jokowi Kunjungan Kerja ke Papua
Indonesia
Jokowi Kunjungan Kerja ke Papua

Presiden Jokowi juga dijadwalkan meresmikan Papua Football Academy (PFA).

Bupati Nonaktif Langkat Jadi Saksi di Sidang Kasus Suap Proyek
Indonesia
Bupati Nonaktif Langkat Jadi Saksi di Sidang Kasus Suap Proyek

Tim jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menghadirkan Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin, dalam sidang dengan terdakwa Muara Perangin Angin. Muara merupakan terdakwa penyuap Terbit. Terbit Rencana Perangin Angin bakal dihadirkan dalam sidang kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa tahun 2020-2022 di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (30/5).

[HOAKS atau FAKTA] Mahfud MD Perintahkan KPK Tangkap Semua Buzzer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Mahfud MD Perintahkan KPK Tangkap Semua Buzzer

KPK GELEDAH RUMAH ADE ARMANDO MAHFUD MD MINTA KPK SEGERA TANGKAP SEMUA BUZZER

Pemprov DKI Gelar Konser Gratis di TIM, Bintang Tamu Yura Yunita hingga Mocca
Indonesia
Pemprov DKI Gelar Konser Gratis di TIM, Bintang Tamu Yura Yunita hingga Mocca

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) berkolaborasi dengan Plus Jakarta menggelar konser secara gratis.

 BMKG Akhiri Peringatan Tsunami, BNPB Pantau Kondisi Usai Gempa
Indonesia
BMKG Akhiri Peringatan Tsunami, BNPB Pantau Kondisi Usai Gempa

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB memantau kondisi pascagempa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beberapa wilayah dengan laporan sampai dengan pukul 11.28 WIB.