KPK Limpahkan Berkas Perkara Nurhadi dan Menantunya ke Pengadilan Tipikor Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi. (KPK)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, hari ini.

"Tim JPU (jaksa penuntut umum) melimpahkan berkas perkara terdakwa Nurhadi dan Rezky Herbiyono ke Pengadilan Tipikor Jakarta," ucap Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (14/10)

Ali menjelaskan penahanan terhadap keduanya selanjutnya menjadi kewenangan majelis hakim.

Baca Juga

Sekretariat PII Diduga Dirusak Aparat, Sejumlah Aktivis Ditangkap Polda Metro

"Berikutnya, JPU akan menunggu penetapan penunjukan majelis hakim dan penetapan hari sidang perdana, dengan agenda pembacaan surat dakwaan," katanya dilansir Antara

Sebelumnya, selama proses penyidikan terhadap keduanya telah diperiksa sebanyak 167 saksi oleh penyidik KPK.

Selain Nurhadi dan Rezky, lembaga antirasuah itu juga telah menetapkan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto (HS) sebagai tersangka. Saat ini, tersangka Hiendra masih menjadi buronan.

Bekas Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi (rompi jingga). (KPK)
Bekas Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi (rompi jingga). (KPK)

Nurhadi dan Rezky ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi senilai Rp46 miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di MA. Sedangkan Hiendra ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Adapun penerimaan suap tersebut terkait pengurusan perkara perdata PT MIT vs PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) kurang lebih sebesar Rp14 miliar, perkara perdata sengketa saham di PT MIT kurang lebih sebesar Rp33,1 miliar, dan gratifikasi terkait perkara di pengadilan kurang lebih Rp12,9 miliar, sehingga akumulasi yang diduga diterima kurang lebih sebesar Rp46 miliar.

KPK juga telah menyita beberapa aset diduga terkait dengan kasus Nurhadi, seperti lahan kelapa sawit di Padang Lawas, Sumatera Utara, vila di Megamendung, Kabupaten Bogor, dan belasan kendaraan mewah.

Baca Juga

Penangkapan 8 Tokoh KAMI Diduga Kental Aroma Politis

Terkait aset-aset tersebut, KPK juga telah menemukan bukti permulaan yang cukup untuk mengembangkan kasus Nurhadi tersebut ke arah dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
  Kritik Kenaikan Iuran BPJS, AHY Sebut Rakyat Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
Indonesia
Kritik Kenaikan Iuran BPJS, AHY Sebut Rakyat Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Bahkan seharusnya kata AHY, pemerintah lebih mengutamakan sektor kesehatan rakyat di situasi bencana non-alam itu.

Pesepeda Ditemukan Tewas di Kali Sunter
Indonesia
Pesepeda Ditemukan Tewas di Kali Sunter

Beberapa saat sebelum melakukan joging, Ibrahim turun dari sepeda dan mengikat sepedanya menggunakan rantai.

 Firli Bahuri Diminta Tidak Ikuti Pola Kepemimpinan Agus Rahardjo, Ini Alasannya
Indonesia
Firli Bahuri Diminta Tidak Ikuti Pola Kepemimpinan Agus Rahardjo, Ini Alasannya

Menurut dia, operasi tanggap tangan (OTT) yang dilakukan KPK sekarang bukanlah prestasi yang patut dibanggakan.

Prakiraan Cuaca: Jakarta Cerah Sepanjang Minggu
Indonesia
Prakiraan Cuaca: Jakarta Cerah Sepanjang Minggu

Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu akan memiliki cuaca cerah berawan pada Minggu pagi.

 Waktu dan Tempat Sudah Ditentukan, PAN Segera Laksanakan Kongres V
Indonesia
Waktu dan Tempat Sudah Ditentukan, PAN Segera Laksanakan Kongres V

"Waktu kongres sudah disepakati dalam Rakernas PAN, Ketua Umum sudah keluarkan SK yang disetujui Amien Rais sebagai Ketua Dewan Kehormatan," ujarnya.

Antisipasi Rusuh, Polisi Bakal Terapkan Pola Pengamanan Demo Secara Humanis
Indonesia
Antisipasi Rusuh, Polisi Bakal Terapkan Pola Pengamanan Demo Secara Humanis

Polda Metro Jaya dan Polres jajaran sendiri mengamankan 270 orang diduga kelompok anarko

Pemprov DKI Izinkan Live Music di Kafe, Komisi B: Para Musisi Wajib Tes Corona
Indonesia
Pemprov DKI Izinkan Live Music di Kafe, Komisi B: Para Musisi Wajib Tes Corona

Kebijakan izin live music di kafe dimaksudkan Anies untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat.

Kasus Positif Corona di Indonesia Tembus 17 Ribu
Indonesia
Kasus Positif Corona di Indonesia Tembus 17 Ribu

Yuri mengungkapkan jumlah penambahan 108 pasien menjadi 3.911 yang sembuh.

 Bertemu Zulhas dan Jazilul, Pimpinan KPK Dinilai Tak Beretika
Indonesia
Bertemu Zulhas dan Jazilul, Pimpinan KPK Dinilai Tak Beretika

"Ini sudah kacau, para penyelenggara negara terutama para komisioner KPK sudah menyampingkan etika bahkan ketentuan UU,"kata Fickar

Tahapan Pengadaan dan Produksi Vaksin COVID-19 di Bio Farma
Indonesia
Tahapan Pengadaan dan Produksi Vaksin COVID-19 di Bio Farma

Dalam jangka panjang, Bio Farma mengembangkan vaksin Merah-Putih yang berkolaborasi dengan Lembaga Biomolekuler Eijkman yang akan menggunakan strain virus asli Indonesia.