KPK Limpahkan Berkas Dua Konsultan Pajak Gunung Madu Plantations ke Pengadilan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/5/2022). ANTARA/Benardy Ferdiansyah

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan dua tersangka selaku konsultan pajak PT Gunung Madu Plantations ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Mereka akan diadili dalam kasus dugaan suap terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu).

Baca Juga:

KPK Konfirmasi Andi Arief Terkait Pertemuan dengan Bupati PPU

"Jaksa KPK Nur Haris Arhadi, (11/5) telah melimpahkan berkas perkara beserta surat dakwaan Terdakwa Ryan Ahmad Ronas dkk ke Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (12/5).

Adapun dua tersangka itu yakni, Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Magribi. Penahanan keduanya kini menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor Jakarta. Ryan Ahmad Ronas masih dititipkan pada rumah tahanan (Rutan) Polres Metro Jakarta Barat. Sementara Aulia Imran ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan

"Pengadilan Tipikor selanjutnya akan menerbitkan penetapan penunjukkan majelis hakim dan penetapan hari sidang untuk menjadi dasar awal dimulainya persidangan oleh tim jaksa," kata Ali.

Keduanya, akan didakwa dengan dakwaan pertama Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana atau kedua Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

Diketahui, KPK menetapkan Ryan Ahmad dan Aulia Imran sebagai tersangka pemberi suap terkait pemeriksaan perpajakan PT Gunung Madu Plantations tahun 2016-2017. Dalam konstruksi perkara, KPK menyebut, pada Oktober 2017, Ryan dan Aulia bertemu dengan mantan supervisor Tim Pemeriksa Pajak di Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Wawan Ridwan.

Baca Juga:

KPK Bakal Seret Tersangka Korupsi Helikopter AW-101 ke Persidangan

Selain itu, keduanya juga menemui mantan Ketua Tim Pemeriksa Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Alfred Simanjuntak sebagai tim pemeriksa pajak dari Ditjen Pajak. Pertemuan tersebut membahas soal adanya temuan terkait pembayaran pajak dengan wajib pajak PT Gunung Madu Plantations.

KPK menduga ada keinginan dari Ryan dan Aulia agar nilai kewajiban pajak PT Gunung Madu Plantations direkayasa atau diturunkan, tidak sebagaimana ketentuan. Di mana, keduanya diduga menawarkan sejumlah uang kepada Wawan bersama tim. Untuk merealisasikan tawaran itu, beberapa pertemuan diatur di antaranya di Kantor Ditjen Pajak Pusat di Jakarta Selatan.

KPK menduga uang yang disiapkan Ryan dan Aulia sebesar Rp 30 miliar itu sebagai all in, yang bersumber dari uang perusahaan PT GMP fee pemeriksa pajak dan beberapa pejabat struktural di Ditjen Pajak Pusat, serta pembayaran kewajiban pajak PT GMP.

Nominal khusus yang diberikan kepada Wawan, untuk kemudian diteruskan ke Angin dan mantan Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak Dadan Ramdani, diduga senilai Rp 15 miliar. Realisasi pemberian uang sejumlah Rp 15 miliar tersebut diduga diberikan dalam bentuk tunai kepada anggota tim dari Wawan yang bertempat di salah satu hotel di wilayah Jakarta Selatan. (Pon)

Baca Juga:

KPK Kaji Dugaan Korupsi Terkait Kasus Briptu Hasbudi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pembahasan RUU LLAJ Masih Tertahan di Baleg DPR
Indonesia
Pembahasan RUU LLAJ Masih Tertahan di Baleg DPR

Pembahasan Revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) secara resmi belum bisa dilaksanakan Komisi V DPR RI.

Polsek Jebres Tangkap Bocah 14 Tahun Gegara Lempari Kereta Api
Indonesia
Polsek Jebres Tangkap Bocah 14 Tahun Gegara Lempari Kereta Api

Polsek Jebres Solo, Jawa Tengah mengamankan seorang bocah 14 tahun dalam kasus pelemparan KA Bangunkarta. Lokasi kejadian berada di Km 258 + 4 Jembatan Jurug antara Stasiun Palur dan Stasiun Solo Jebres, Minggu (3/10).

Jokowi Berikan Bintang Jasa Kepada Tenaga Medis yang Gugur Tangani COVID-19
Indonesia
Jokowi Berikan Bintang Jasa Kepada Tenaga Medis yang Gugur Tangani COVID-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga tak lupa menyampaikan ucapan Selamat Hari Pahlawan

Jemaah Haji Indonesia Mulai Kembali ke Pemondokan di Makkah
Indonesia
Jemaah Haji Indonesia Mulai Kembali ke Pemondokan di Makkah

Sebagian jemaah haji Indonesia mulai bergerak ke Makkah.

 Wapres Kunjungi dan Berdoa di Monumen KRI Nanggala 402
Indonesia
Wapres Kunjungi dan Berdoa di Monumen KRI Nanggala 402

Ma'ruf Amin menyempatkan berdoa sejenak di dekat daftar 53 prajurit yang gugur akibat tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di Perairan Utara Bali pada 21 April 2021.

Anies Buat Program YouTube #DariPendopo, PDIP: Malu-malu Hendak Capres
Indonesia
Anies Buat Program YouTube #DariPendopo, PDIP: Malu-malu Hendak Capres

Langkah Gubernur Anies Baswedan membuat program #DariPendopo pada channel YouTube mendapatkan cibiran dari anggota legislator Kebon Sirih.

Kampus di Yogyakarta Gelar Kuliah Tatap Muka Awal Semester Genap
Indonesia
Kampus di Yogyakarta Gelar Kuliah Tatap Muka Awal Semester Genap

Sebagaian besar universitas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta akan melakukan kuliah tatap muka 100 persen pada awal semester genap 2021-2022.

Surya Darmadi Disebut Bakal Tiba di Indonesia Siang Ini
Indonesia
Surya Darmadi Disebut Bakal Tiba di Indonesia Siang Ini

Bos PT Duta Palma Group/Darmex Group Surya Darmadi alias Apeng dipastikan sedang dalam perjalanan menuju Jakarta untuk menghadapi proses hukum.

KPK Bantah Tudingan Demokrat Jadi Alat Politik Usai Panggil Andi Arief
Indonesia
KPK Bantah Tudingan Demokrat Jadi Alat Politik Usai Panggil Andi Arief

KPK membantah tudingan Partai Demokrat yang menyebut lembaga antirasuah dijadikan alat politik untuk menekan oposisi dalam pemanggilan Andi Arief.

PSI Nilai Pemprov DKI tidak Serius Tangani Kebakaran di Jakarta
Indonesia
PSI Nilai Pemprov DKI tidak Serius Tangani Kebakaran di Jakarta

Idris menilai Pemprov DKI tidak serius menangani tingginya kasus kebakaran di Jakarta.