KPK Klaim Tuntutan Azis Syamsuddin Sudah Sesuai Aspek Keadilan Terdakwa Azis Syamsuddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (24/1). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim tuntutan penjara yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin telah berdasarkan pertimbangan aspek keadilan dan kebenaran.

Tuntutan tersebut pun juga didasarkan atas fakta hukum yang muncul dalam persidangan kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah.

Baca Juga

Azis Syamsuddin Dituntut 4 Tahun 2 Bulan Bui

"Tim jaksa telah mempertimbangkan aspek keadilan dan kebenaran berdasarkan seluruh hasil proses persidangan dalam menuntut terdakwa," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (25/1).

Menurutnya, besaran hukuman dalam tuntutan yang dilayangkan jaksa berbeda antarpara terdakwa. Tuntutan dilakukan berdasarkan fakta hukum yang muncul di persidangan.

Ali pun menegaskan tuntutan hukum tidak bisa dilayangkan berdasarkan opini ataupun keinginan pihak-pihak tertentu.

"Tentu tidak dibenarkan menuntut seorang terdakwa hanya mengikuti opini atau sekadar keinginan pihak-pihak tertentu saja," ujar Ali.

KPK pun berharap majelis hakim dapat bijak dalam menjatuhkan putusan terkait kasus ini.

Baca Juga

Hakim Peringatkan Azis Syamsuddin Jujur di Persidangan

Diketahui, mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dituntut empat tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan suap penanganan perkara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Lampung Tengah. Ia juga dituntut pidana denda senilai Rp250 juta subsidair enam bulan kurungan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK menuntut majelis hakim menyatakan Azis Syamsuddin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah menyuap eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju terkait penanganan perkara di KPK.

Selain itu, jaksa juga menuntut agar Azis Syamsuddin turut dijatuhi pidana tambahan berupa pencabutan hak politik selama lima tahun terhitung sejak yang bersangkutan selesai menjalain pidana pokok. (Pon)

Baca Juga

Azis Syamsuddin Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kebijakan PPKM Darurat Tengah Difinalisasi, Bakal Diumumkan Airlangga Hartarto
Indonesia
Pendirian Bank Wakaf Mikro Bisa Mendorong Inklusi Keuangan Syariah
Indonesia
Pendirian Bank Wakaf Mikro Bisa Mendorong Inklusi Keuangan Syariah

"Kehadiran Bank Wakaf Mikro ini diharapkan juga dapat mendorong inklusi keuangan syariah bagi komunitas sekitar," kata Fidri

KPK Garap Eks Mentan Amran Sulaiman Terkait Korupsi Tambang Nikel
Indonesia
KPK Garap Eks Mentan Amran Sulaiman Terkait Korupsi Tambang Nikel

Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati mengatakan Amran akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan Aswad Sulaiman, mantan Bupati Konawe Utara.

Penutupan 27 Pintu Tol di Jawa Tengah Diperpanjang
Indonesia
Penutupan 27 Pintu Tol di Jawa Tengah Diperpanjang

Polda Jawa Tengah memperpanjang penutupan 27 pintu keluar tol dan penyekatan di 244 titik. Kebijakan tersebut diambil setelah diberlakukan PPKM level 4 selama lima hari.

Anies Apresiasi Komitmen LPSK Berikan Kompensasi kepada 46 Korban Terorisme
Indonesia
Anies Apresiasi Komitmen LPSK Berikan Kompensasi kepada 46 Korban Terorisme

"Jadi, ketika mendengar rencana LPSK untuk menunaikan tanggung jawab itu, kami siap jadi fasilitator, dan hari ini tanggung jawab itu telah ditunaikan," ujar Anies.

Kepala Otorita IKN Nusantara akan Kelola Anggaran Lebih Dari Rp 1.000 Triliun
Indonesia
Kepala Otorita IKN Nusantara akan Kelola Anggaran Lebih Dari Rp 1.000 Triliun

Guspardi mengatakan, Kepala otorita IKN akan diberikan tanggung jawab anggaran yang dahsyat. Pada tahap pertama saja Rp 466 triliun, sedangkan jangka panjang lebih dari Rp 1.000 triliun. Apalagi sorotan masyarakat soal IKN juga debatable.

Belum Tanda Tangani Surat Pencopotan M Taufik, Ketua DPRD DKI: Tangan Gue Sakit
Indonesia
Belum Tanda Tangani Surat Pencopotan M Taufik, Ketua DPRD DKI: Tangan Gue Sakit

Surat pencopotan Mohamad Taufik dari Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra sudah diberikan kepada pimpinan legislator Kebon Sirih Prasetyo Edi Marsudi.

Novel Baswedan Cs: Dibuang Firli, Diselamatkan Kapolri
Indonesia
Novel Baswedan Cs: Dibuang Firli, Diselamatkan Kapolri

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi salah satu topik yang menghebohkan sepanjang 2021.

[HOAKS atau FAKTA]: Di Meja Presiden Ukraina Ada Narkotika Jenis Kokain
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Di Meja Presiden Ukraina Ada Narkotika Jenis Kokain

Video yang beredar tersebut bukanlah video asli, tetapi merupakan video hasil editan.

Utang Seluruh Negara di Dunia Bakal Capai Rekor Tertinggi
Dunia
Utang Seluruh Negara di Dunia Bakal Capai Rekor Tertinggi

Utang Tiongkok naik tercepat dan terbesar dalam bentuk tunai, mencapai seperlima atau USD 650 miliar pada tahun lalu.