KPK Klaim Tak Tahu Harun Masiku Cari Perlindungam ke PTIK saat OTT Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/2/2020). (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim tidak mengetahui caleg PDIP Harun Masiku mencari perlindungan ke Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) saat operasi senyap berlangsung pada Rabu (8/1).

Sebulan lebih setelah KPK menangkap eks komisioner KPU Wahyu Setiawan, keberadaan Harun hingga kini masih misteri. Tersangka kasus dugaan suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR itu seolah hilang ditelan bumi.

Baca Juga:

Kepala BIN Isyaratkan Dalam Waktu Dekat Harun Masiku Bakal Ditangkap

"Kita belum tahu siapa yang di PTIK, siapa. Yang jelas sampai saat ini, keberadaannya (Harun Masiku) tidak atau belum kita ketahui," kata Wakil Ketua Alexander Marwata, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/2).

Pernyataan Alex, berbanding terbalik dengan pengakuan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. Ali sebelumnya mengaku, tim penindakan lembaga antirasuah sempat mengejar Harun ke PTIK.

"Malam itu, (Harun Masiku) diduga berada di Kebayoran Baru, di sekitaran PTIK, sehingga tim penyelidik bergerak ke arah posisi tersebut," kata Fikri, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (30/1).

Gedung KPK. Foto: ANTARA
Gedung KPK. Foto: ANTARA

Keberadaan Harun, sempat terdeteksi tepat dua hari sebelum OTT. Saat itu, Harun bertolak ke Singapura melalui Bandara Soekarno-Hatta. Sehari setelahnya, Harun tercatat telah kembali ke tanah air. Namun, fakta itu sempat diperdebatkan oleh Menkumham Yassona H Laoly, dan sejumlah komisioner KPK.

Dengan demikian, sudah 36 hari KPK tak kunjung menangkap buronan itu sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (9/1).

Alex tidak mempersoalkan waktu dalam mencari Harun. Baginya, proses pencarian terus dilakukan KPK hingga saat ini.

"Kita enggak bicara apakah satu bulan lama, dua bulan lama. Enggak. Karena yang jelas KPK tidak berhenti untuk mencari," ujarnya.

Baca Juga:

Laode M Syarif: Seharusnya KPK tak Sulit Tangkap Harun Masiku

Alex meyakini, KPK dapat menemukan Harun. Hal itu lantaran KPK telah menjalin kerja sama dengan Polri untuk mencari eks kader partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Bahkan, kata Alex, pihaknya sudah membentuk satuan tugas khusus sebagai upaya untuk mencari Harun.

"Yang jelas, kita sudah memerintahkann membentuk satgas untuk mencari yang bersangkutan," kata Alex.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan eks komisioner KPU Wahyu Setiawan; caleg PDIP, Harun Masiku; mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan seorang swasta bernama Saeful sebagai tersangka. Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun dan Saeful dengan total sekitar Rp900 juta.

Suap itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.

Tiga dari empat tersangka kasus ini telah mendekam di sel tahanan. Sementara, tersangka Harun Masiku masih buron hingga kini. Meski telah dibantu oleh aparat kepolisian di seluruh Indonesia, KPK hingga kini belum juga mampu membekuk Harun. (Pon)

Baca Juga:

KPK Periksa Kepala Sekretariat DPP PDIP Terkait Kasus Harun Masiku


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH