KPK: Kinerja Tim Pemburu Koruptor Tak Optimal, Jangan Diulangi Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kinerja tim pemburu koruptor yang sempat dibentuk oleh pemerintah pada 2002 lalu kurang optimal sehingga tidak perlu diaktifkan kembali.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango menanggapi wacana pengaktifan kembali tim pemburu koruptor oleh pemerintah.

Baca Juga:

Tujuh Pegawai KPK Terkena COVID 19

"Saya pikir pembentukan tim ini di tahun 2002 dan senyatanya tidak memberi hasil optimal, cukup untuk menjadi pembelajaran untuk tidak diulangi lagi," kata Nawawi saat dikonfirmasi, Selasa (14/7).

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango. Foto: MP/Ponco
Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango. Foto: MP/Ponco

Menurut Nawawi, lebih baik meningkatkan semangat koordinasi dan supervisi antar lembaga penegak hukum ketimbang mengaktifkan kembali tim pemburu koruptor.

"Sekaligus menyemangati lagi ruh integrated criminal justice system yang belakangan ini menjadi seperti jargon tanpa makna," ujarnya.

Baca Juga:

Kasus Nurhadi, KPK Periksa Pengacara Terdakwa Korupsi Jiwasraya

Nawawi mengatakan, koordinasi dan supervisi akan meneguhkan kembali 'integrated criminal justice system'. Lembaga antirasuah, lanjut dia, saat ini telah memulai sejumlah upaya untuk menutup ruang-ruang potensi para tersangka melarikan diri.

"Seseorang yang sudah hampir dapat dipastikan akan ditetapkan sebagai tersangka, ruang geraknya akan terus dimonitoring sampai tiba saatnya dilakukan tindakan penahanan. Harapanya seperti itu," tutup Nawawi. (Pon)

Baca Juga:

Account Receivable Hotel Arya Duta Diperiksa KPK Terkait Gratifikasi di MA

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Alasan Polisi Belum Tindak Mobil yang Nekat Terobos Jalur Sepeda di Sudirman
Indonesia
Alasan Polisi Belum Tindak Mobil yang Nekat Terobos Jalur Sepeda di Sudirman

Pasalnya, hal tersebut membahayakan pengendara sepeda

Jokowi Bakal Resmikan Bandara Muara Taweh Kalimatan Tengah
Indonesia
Jokowi Bakal Resmikan Bandara Muara Taweh Kalimatan Tengah

Peresmian bandara disiapkan dengan sebaik-baiknya mengingat bandara baru tersebut merupakan wujud dari perjuangan dan doa dari masyarakat.

Kemendagri Klaim Kepatuhan Paslon Pilkada Pada Prokes Membaik
Indonesia
Kemendagri Klaim Kepatuhan Paslon Pilkada Pada Prokes Membaik

Kementerian Dalam Negeri terus memantau secara cermat frekuensi harian maupun mingguan keadaan di seluruh daerah

Jaksa yang Tangani Perkara Pinangki Dilaporkan ke Komjak
Indonesia
Jaksa yang Tangani Perkara Pinangki Dilaporkan ke Komjak

ICW meragukan penyidik telah mendalami terkait dengan istilah dan inisial-inisial tersebut

MAKI Layangkan Gugatan Kasus Dugaan Korupsi ke PN Jakarta Selatan
Indonesia
MAKI Layangkan Gugatan Kasus Dugaan Korupsi ke PN Jakarta Selatan

Gugatan ini sudah didaftarkan dengan nomor register perkara No 71/PID.PRAP/2020/PN.JAK.SEL.

Hasto: Teguran Presiden Jokowi Wajar, Sense of Crisis Wajib Dimiliki Para Menteri
Indonesia
Hasto: Teguran Presiden Jokowi Wajar, Sense of Crisis Wajib Dimiliki Para Menteri

Reshuffle kabinet, lanjut Hasto, selain menjadi hak prerogatif Presiden, juga sebagai instrumen yang dipakai untuk melakukan evaluasi atas kinerja menteri.

PT KAI Perpanjang Pengembalian 100 Persen Uang Tiket Kereta Api
Indonesia
PT KAI Perpanjang Pengembalian 100 Persen Uang Tiket Kereta Api

Pembatalan KA jarak jauh reguler sampai dengan saat ini merupakan bentuk dukungan KAI kepada pemerintah

Update COVID-19 Kamis (5/11): Pasien Positif Bertambah 4.065 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (5/11): Pasien Positif Bertambah 4.065 Kasus

Sehingga total, sejak kasus pertama diumumkan Maret 2020, ada kasus Corona sebanyak 425.796

Ribuan Pasien Tanpa Gejala Masih Jalani Karantina di RS Darurat Wisma Atlet
Indonesia
Ribuan Pasien Tanpa Gejala Masih Jalani Karantina di RS Darurat Wisma Atlet

Jumlah pasien positif COVID-19 tanpa gejala di Tower 4 dan 5 tersebut terdiri dari 882 laki-laki dan 601 perempuan.

Ini Alasan Pasien COVID-19 'Kabur' Dari RSD Wisma Atlet
Indonesia
Ini Alasan Pasien COVID-19 'Kabur' Dari RSD Wisma Atlet

Suyanto sudah meninggalkan Wisma Atlet dan berada dirumahnya yaitu di apartemen Mitra Oasis, Kecamatan Senen Jakarta Pusat