KPK Kembali Tahan Penyuap Hakim Agung Sudrajad Dimyati Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penahanan terhadap satu tersangka kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Adapun tersangka itu yakni debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana Ivan Dwi Kusuma Sujanto, yang merupakan penyuap Hakim Agung Sudrajad Dimyati.

Deuti Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto mengatakan, Ivan Sujanto akan mendekam di rumah tahanan Polres Metro Jakarta Timur selama 20 hari pertama.

Baca Juga:

Anies Jadi Capres Usulan Nasdem, Kader PDIP Singgung Kasus Formula E di KPK

"Tim penyidik menahan satu orang tersangka yaitu IDKS selama 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 4 Oktober 2022 sampai dengan 23 Oktober 2022 di Rutan Polres Metro Jakarta Timur," kata Karyoto dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (4/10).

Saat ini, ke-10 tersangka kasus suap pengurusan perkara di MA itu sudah mendekam di rumah tahanan.

Baca Juga:

Periksa Pramugari, KPK Dalami Penggunaan Private Jet First Class Lukas Enembe

Adapun 10 orang tersangka itu yakni hakim yustisial/panitera pengganti MA Elly Tri Pangestu; PNS pada Kepaniteraan MA Desy Yustria dan Muhajir Habibie; serta PNS MA Albasri dan Nurmanto Akmal.

Selanjutnya, Yosep Parera dan Eko Suparno serta Debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana Heryanto Tanaka dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto.

Terakhir Sudrajat Dimyati. Hakim Agung Kamar Perdata itu disangka menerima suap terkait dengan kasasi pailit Koperasi Simpan Pinjam Intidana. Dia diduga menerima Rp 800 juta untuk memutus bahwa koperasi tersebut telah bangkrut. (Pon)

Baca Juga:

KPK Cegah Eks Legislator PAN Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kecelakaan Maut di Cibubur Jadi Peringatan Pentingnya Pemeriksaan Kelaikan Kendaraan
Indonesia
Kecelakaan Maut di Cibubur Jadi Peringatan Pentingnya Pemeriksaan Kelaikan Kendaraan

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengingatkan pentingnya pemeriksaan kelaikan kendaraan. Hal ini menanggapi soal kecelakaan maut truk Pertamina di Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi.

Tiga Jenazah Anggota Satgas Kodim YR 408/SBH Dipulangkan ke Kampung Halaman
Indonesia
Tiga Jenazah Anggota Satgas Kodim YR 408/SBH Dipulangkan ke Kampung Halaman

Dandim 1710/Mimika bersama peserta upacara yang hadir, melakukan penghormatan terakhir kepada ketiga jenazah

Anies: Kerja untuk Bangsa Masih Panjang, Kita Sambut Babak Berikutnya
Indonesia
Anies: Kerja untuk Bangsa Masih Panjang, Kita Sambut Babak Berikutnya

Hari ini adalah hari terakhir Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria memimpin DKI Jakarta.

Besok, BK Periksa Ketua DPRD DKI Terkait Dugaan Pelanggaran Interpelasi Formula E
Indonesia
Besok, BK Periksa Ketua DPRD DKI Terkait Dugaan Pelanggaran Interpelasi Formula E

Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta akan menjadwalkan pemanggilan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi terkait Rapat Paripurna Interpelasi Formula E.

Legislator PAN Tegaskan Kepala Otorita IKN Tidak Boleh Rangkap Jabatan
Indonesia
Legislator PAN Tegaskan Kepala Otorita IKN Tidak Boleh Rangkap Jabatan

Jabatan Kepala Otorita IKN memang pemerintah daerah khusus setingkat menteri dan diangkat serta di berhentikan oleh presiden.

Kapolda Metro Cuek saat Biodata Dirinya di Wikipedia Diedit Negatif
Indonesia
Kapolda Metro Cuek saat Biodata Dirinya di Wikipedia Diedit Negatif

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memberi tanggapannya terkait pengeditan biodata dirinya di situs Wikipedia.

Gempa Larantuka, BMKG Masih Berikan Peringatan Dini Tsunami
Indonesia
Gempa Larantuka, BMKG Masih Berikan Peringatan Dini Tsunami

Pemerintah provinsi/kabupaten/kota yang berada pada status "Awas" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi menyeluruh.

Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia
Indonesia
Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif meninggal dunia, Jumat (27/5), sekitar pukul 10.15 WIB.

95 Persen Kasus Omicron DKI Tanpa Gejala, Tak Ada Pasien Sampai Meninggal
Indonesia
95 Persen Kasus Omicron DKI Tanpa Gejala, Tak Ada Pasien Sampai Meninggal

Kasus varian baru COVID-19, Omicron di Jakarta terus merangkak naik.

Penendang Sesajen Gunung Semeru Dituntut 7 Bulan Bui Denda Rp 50 Juta
Indonesia
Penendang Sesajen Gunung Semeru Dituntut 7 Bulan Bui Denda Rp 50 Juta

Sempat viral di media sosial tentang Hadfana Firdaus yang menendang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru pada awal Januari 2022