KPK Kembali Panggil Thomas Maria Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. (MP/Ponco)

MerahPutih.com - KPK memanggil mantan Team Leader Loan Work Out (LWO)-I Asset Management Credit (AMC) Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Thomas Maria sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada Sjamsul Nursalim terkait pinjaman Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Thomas Maria diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SAT (Syafruddin Arsyad Tumenggung)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah seperti dilansir Antara, Kamis (2/11).

Thomas Maria diketahui sudah pernah dipanggil sebelumnya pada 16 Juni 2017 lalu. Ia adalah Team Leader LWO-I AMC BPPN pada 2000-2002.

Kemarin, KPK memanggil Direktur PT Gajah Tunggal Tbk Ferry Lawrentius Hollen sehubungan dengan pemenuhan kewajiban penyerahan aset obligor BLBI kepada BPPN, tapi Ferry tidak hadir tanpa keterangan.

KPK menetapkan mantan Kepala BPPN Syafruddin Arsyad Tumenggung sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada Sjamsul Nursalim.

SKL diterbitkan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2002 tentang pemberian jaminan kepastian hukum kepada debitor yang telah menyelesaikan kewajibannya atau tindakan hukum kepada debitor yang tidak menyelesaikan kewajibannya berdasarkan pemeriksaan Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham (PKPS).

Inpres itu dikeluarkan pada saat kepemimpinan Presiden Megawati Soekanoputri yang juga mendapat masukan dari Menteri Keuangan Boediono, Menteri Koordinator Perekonomian Dorodjatun Kuntjara-djakti dan Menteri BUMN Laksamana Sukardi.

Berdasar Inpres tersebut, debitur BLBI dianggap sudah menyelesaikan utang, meski baru melunasi 30 persen dari jumlah kewajiban pemegang saham dalam bentuk tunai dan 70 persen dibayar dengan sertifikat bukti hak kepada BPPN.

Syafruddin diduga mengusulkan pemberian Surat Pemenuhan Kewajiban Pemegang Saham atau SKL kepada Sjamsul Nursalim selaku pemegang saham atau pengendali Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) pada 2004.

Syafruddin mengusulkan SKL itu untuk disetujui Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) dengan melakukan perubahan atas proses ligitasi kewajiban obligor menjadi restrukturisasi atas kewajiban penyerahan aset oleh BDNI ke BPPN sebesar Rp 4,8 triliun yang merupakan bagian dari pinjaman BLBI.

Hasil restrukturisasinya adalah Rp 1,1 triliun dapat dikembalikan dan ditagihkan ke petani tambak, sedangkan Rp 3,7 triliun tidak dilakukan pembahasan dalam proses restrukturisasi. Artinya ada kewajiban BDNI sebesar Rp 3,7 triliun yang belum ditagihkan dan menjadi kerugian negara.

BLBI adalah skema bantuan (pinjaman) yang diberikan Bank Indonesia kepada bank-bank yang mengalami masalah likuiditas saat krisis moneter 1998 di Indonesia. Skema untuk mengatasi masalah krisis ini dilakukan berdasarkan perjanjian Indonesia dengan IMF.

Bank Indonesia sudah mengucurkan dana hingga lebih dari Rp 144,5 triliun untuk 48 bank yang bermasalah agar dapat mengatasi krisis tersebut.

Namun penggunaan pinjaman ternyata tidak sesuai dengan ketentuan, sehingga negara dinyatakan merugi hingga sebesar Rp 138,4 triliun karena dana yang dipinjamkan tidak dikembalikan.

Terkait dugaan penyimpangan dana tersebut, sejumlah debitur kemudian diproses secara hukum oleh Kejaksaan Agung, tapi Kejaksaan mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kepada para debitur dengan dasar SKL yang diterbitkan oleh BPPN. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiga Ketentuan Baru bagi Calon Wisatawan Candi di Yogyakarta
Indonesia
Tiga Ketentuan Baru bagi Calon Wisatawan Candi di Yogyakarta

Seluruh pengunjung candi akan diperiksa suhu tubuh di depan pintu masuk.

Serangan Roket di Kabul, Tiga Tewas dan Belasan Luka-luka
Dunia
Serangan Roket di Kabul, Tiga Tewas dan Belasan Luka-luka

Sejumlah roket meledak di beberapa daerah pemukiman warga Kabul, ibu kota Afghanistan, saat jam sibuk, Sabtu (21/11).

Lion Air Wajibkan Penumpang Bawa Bukti Bebas Corona
Indonesia
Lion Air Wajibkan Penumpang Bawa Bukti Bebas Corona

Danang mengatakan manajemen bakal mewajibkan calon penumpang mematuhi ketentuan perusahaan

Penglima TNI: 15 Prajurit Meninggal Dunia karena Terpapar Corona
Indonesia
Penglima TNI: 15 Prajurit Meninggal Dunia karena Terpapar Corona

Andika menyebut 4 orang anggota TNI AD meninggal dunia.

Hindari Penumpukan di Kereta, Warga Bogor Pilih Malam-Malam Berangkat ke Jakarta
Indonesia
Hindari Penumpukan di Kereta, Warga Bogor Pilih Malam-Malam Berangkat ke Jakarta

Penumpukan penumpang KRL di Stasiun Bogor lebih renggang daripada Minggu lalu saat hari kerja.

POSPERA Tuntut Anak Buah Erick Thohir Minta Maaf
Indonesia
POSPERA Tuntut Anak Buah Erick Thohir Minta Maaf

"Pernyataan Arya Sinulingga menurut kami merupakan pernyataan yang tendensius, mengandung unsur kebencian, adu domba dan fitnah tanpa dasar yang bisa di benarkan," kata Ketua LBH POSPERA Sarmanto Tambunan

Satu Tenaga Medis di Kota Cirebon Positif Terpapar COVID-19
Indonesia
Satu Tenaga Medis di Kota Cirebon Positif Terpapar COVID-19

Telah dilakukan screening terhadap 61 orang yang melakukan kontak langsung.

Jerman Rawat Pasien Pertama Terjangkit Virus Corona
Indonesia
Jerman Rawat Pasien Pertama Terjangkit Virus Corona

Pasien berada dalam kondisi baik dan diisolasi di bawah pengawasan medis.

Polisi Segera Panggil Pemeran Pria di Video Syur Diduga Mirip Artis GA
Indonesia
Polisi Segera Panggil Pemeran Pria di Video Syur Diduga Mirip Artis GA

Mereka masih menunggu hasil konkret pemeriksaan ahli forensik wajah yang belum juga rampung sampai saat ini.

Komisaris PT Taspen Raih Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden Jokowi
Indonesia
Komisaris PT Taspen Raih Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden Jokowi

Penganugerahan ini dalam rangka menyambut HUT ke-75 RI