KPK Kembali Panggil Lukas Enembe Tim dokter Gubernur Papua melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Lukas Enembe di kediamannya pada Rabu (14/9). (ANTARA/ HO - Juru Bicara Gubernur Papua)

MerahPutih.com - Pemeriksaan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe terus dilanjutkan setelah sebelumnya politikus Demokrat itu mangkir dari pemeriksaan pada 12 September 2022 di Mako Brimob Papua.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengagendakan pembangilan kedua terhadap Lukas Enembe sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan proyekyang bersumber dari APBD Provinsi Papua, Senin (26/9).

"Pemeriksaan dilakukan di kantor KPK RI," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (26/9).

Baca Juga:

ICW Minta KPK Terbitkan Perintah Jemput Paksa Lukas Enembe

Pemanggilan ini dinilai sebagai kesempatan Lukas dan kuasa hukumnya untuk menjelaskan kepada penyidik KPK perihal kasus yang menjeratnya sebagai tersangka.

Ali menegaskan, proses penyidikan dan penetapan Lukas sebagai tersangka dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum. KPK juga akan memperhatikan hak-hak Lukas sesuai koridor hukum yang berlaku.

Baca Juga:

Lukas Enembe Tidak akan Hadir Pemeriksaan Karena Sakit, KPK: Harus Ada Dokumen Medis

PPATK sebelumnya mengungkap temuan transaksi keuangan ke kasino luar negeri terkait Lukas Enembe. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya sekitar 55 juta dolar Singapura atau sekitar Rp 560 miliar.

Uang ratusan miliar itu terdeteksi dalam 12 hasil analisis PPATK dan telah disampaikan ke KPK. PPATK telah membekukan transaksi di 11 penyedia jasa keuangan dengan nilai Rp 71 miliar lebih. (Pon)

Baca Juga:

MAKI Minta KPK Usut Korupsi Rekrutmen Hakim Agung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Presiden Jokowi Respons Temuan BPK soal Komcad
Indonesia
Presiden Jokowi Respons Temuan BPK soal Komcad

Ia menyebut temuan-temuan tersebut di kementerian selalu ada.

[HOAKS atau FAKTA]: Sambil Menangis, Bocah Ukraina Mengungsi Sendirian ke Polandia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sambil Menangis, Bocah Ukraina Mengungsi Sendirian ke Polandia

Beredar informasi berupa video di media sosial yang memperlihatkan seorang anak laki-laki tampak berjalan sendirian sambil menangis dan membawa barang-barang.

Bawaslu Libatkan Kelompok Disabilitas jadi Pengawas Pemilu 2024
Indonesia
Bawaslu Libatkan Kelompok Disabilitas jadi Pengawas Pemilu 2024

Bawaslu melibatkan kelompok disabilitas sebagai bagian dari pengawas Pemilu. Bawaslu akan membuat surat edaran terkait pelibatan disabilitas dalam pengawasan pemilu.

[HOAKS atau FAKTA]: Formula E Jakarta Masuk Rekor Dunia Paling Sepi Penonton
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Formula E Jakarta Masuk Rekor Dunia Paling Sepi Penonton

Tempat duduk tribun 2A, 2B, 2C, 2D, 2E, 2F, 2G, dan 2H sudah terisi oleh pengunjung per 14.30 WIB atau sekitar 30 menit jelang balapan.

Proteksi Sektor Rentan Serangan Teroris Jadi Bahasan BNPT dan PBB
Indonesia
Proteksi Sektor Rentan Serangan Teroris Jadi Bahasan BNPT dan PBB

UNOCT akan mengidentifikasi prioritas dan kebutuhan pemerintah Indonesia.

Dua Perwira Pilot TNI AL di Pesawat Latih Bonanza Gugur
Indonesia
Dua Perwira Pilot TNI AL di Pesawat Latih Bonanza Gugur

Kabar duka datang dari Korps TNI Angkatan Laut (AL). Dua pilot pesawat latih TNI AL jenis G-36 Bonanza T-2503 yang jatuh di perairan selat Madura itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

1.000 Warga Solo Jadi Sasaran Percontohan Konversi Kompor Gas LPG ke Kompor Listrik
Indonesia
1.000 Warga Solo Jadi Sasaran Percontohan Konversi Kompor Gas LPG ke Kompor Listrik

Total ada 1.000 warga yang menjadi percontohan konversi dari kompor gas LPG ke kompor listrik.

Minyak Goreng Masih Langka dan Mahal, PKS Minta Pemerintah Berantas Mafia
Indonesia
Minyak Goreng Masih Langka dan Mahal, PKS Minta Pemerintah Berantas Mafia

Kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng di pasaran masih dirasakan masyarakat.

KPK Dalami Pencalonan Bupati PPU Jadi Ketua DPD Demokrat Lewat Andi Arief
Indonesia
KPK Dalami Pencalonan Bupati PPU Jadi Ketua DPD Demokrat Lewat Andi Arief

Proses pencalonan itu didalami lewat Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief.

Putri Candrawathi akan Dikonfrontir dengan 3 Tersangka dan 1 Saksi
Indonesia
Putri Candrawathi akan Dikonfrontir dengan 3 Tersangka dan 1 Saksi

Tiga tersangka adalah Kuat Maruf, Bripka Ricky Rizal, dan Bharada E. Selain itu, penyidik juga akan memeriksa asisten Putri bernama Susi.