KPK Kembali Gelar OTT, Kali Ini Menyasar Langkat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini operasi senyap tim penindakan lembaga antirasuah berlangsung di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

"Benar, informasi yang kami peroleh, Selasa (18/1) malam tim KPK berhasil menangkap beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (19/1).

Ali mengatakan, saat ini tim KPK segera melakukan permintaan keterangan dan klarifikasi kepada pihak-pihak yang diamankan.

Baca Juga:

Video Bupati PPU Naik Jet Pribadi Sebelum Kena OTT KPK Viral di Media Sosial

"Pemeriksaan dan klarifikasi dilakukan agar dapat disimpulkan apakah dari bukti awal yang ada benar adanya peristiwa pidana korupsi," ujarnya.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum sejumlah pihak yang ditangkap tersebut.

Ali berjanji akan menjelaskan seluruh konstruksi perkara saat jumpa pers.

"Kemudian juga apakah ditemukan pihak yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum ataukah tidak. Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut," kata Ali. (Pon)

Baca Juga:

KPK Beberkan Kronologi OTT Bupati Penajam Paser Utara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wakil Gubernur Ditunjuk Partai NasDem Pimpin NTB
Indonesia
Wakil Gubernur Ditunjuk Partai NasDem Pimpin NTB

SK penetapan Rohmi ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh, dan Sekjen DPP Partai Nasdem Johnny G Plate. SK bernomor 173-Kpts/DPP-Nasdem ini tertanggal 27 September 2021 merupakan SK tunggal atau hanya berisi tentang pengesahan Ketua DPW Partai Nasdem NTB.

Banjir di Jayapura Surut, Listrik Masih Padam
Indonesia
Banjir di Jayapura Surut, Listrik Masih Padam

Sampai saat ini petugas BPBD masih mengevakuasi warga

Jaksa Ajukan Banding Vonis Rizieq Shihab di Kasus Kerumunan
Indonesia
Jaksa Ajukan Banding Vonis Rizieq Shihab di Kasus Kerumunan

"Tanggal 28 Mei 2021, Jaksa (Penuntut Umum) menyatakan banding terhadap perkara 221, 222, 226," ujarnya

Pemilu 2024 Diusulkan Pakai E-Voting, Ketua Komisi II: Rawan Praktik Manipulasi
Indonesia
Pemilu 2024 Diusulkan Pakai E-Voting, Ketua Komisi II: Rawan Praktik Manipulasi

"Menurut saya kita harus hati-hati betul karena juga di beberapa negara berkembang, e-voting ini juga sudah mulai terkoreksi karena juga rawan praktik manipulasi karena banyaknya hacker dan sebagainya," kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/4).

Jepang Bekukan Aset 61 Warga Negara Rusia
Dunia
Jepang Bekukan Aset 61 Warga Negara Rusia

Jepang kembali memutuskan untuk membekukan aset 17 warga Rusia sebagai respons atas invasi negara pimpinan Vladimir Putin tersebut atas Ukraina

Harga Pangan Mulai Naik Gegara Perang, Jokowi: Inflasi Kita 2,2 Persen Masih Terkendali
Indonesia
Harga Pangan Mulai Naik Gegara Perang, Jokowi: Inflasi Kita 2,2 Persen Masih Terkendali

Dampak perang tersebut mengakibatkan harga pangan mulai naik di antaranya adalah gandum.

Yang harus Dibenahi Jika Pemerintah Ubah Pandemi jadi Endemi
Indonesia
Yang harus Dibenahi Jika Pemerintah Ubah Pandemi jadi Endemi

Kemenkes untuk menindak tegas pihak rumah sakit yang tidak mau bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Disarankan untuk Istirahat, Wali Kota Bandung Berkukuh Tetap Bekerja
Indonesia
Disarankan untuk Istirahat, Wali Kota Bandung Berkukuh Tetap Bekerja

"Sudah sejak lama harusnya beristirahat dulu, tetapi selalu tidak mau. Beliau masih bersikeras, padahal dokternya sudah menyarankan," kata Sony, Selasa (27/7).

Pria Paruh Baya Tewas Ditabrak Truk Dinas Pertamanan DKI saat Berolahraga
Indonesia
Pria Paruh Baya Tewas Ditabrak Truk Dinas Pertamanan DKI saat Berolahraga

Insiden tersebut terjadi di Jalan pinggir BKT dekat SPBU jalan RS. Soekamto, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Kamis (3/6).

648 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
Indonesia
648 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

"Pada H-8 sampai H-5 memang sudah sekitar 648.669 kendaraan yang keluar Jakarta atau meningkat 8,1 persen dari lalu lintas normal di November," kata Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Atika Dara Prahita dalam konferensi pers virtual, Rabu (22/12).