KPK Kantongi Rekam Jejak Negatif Para Capim Jilid V Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/John Abimanyu)

MerahPutih.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki catatan rekam jejak 20 nama Calon Pimpinan (Capim) lembaga antirasuah yang telah dinyatakan lolos seleksi profil assesment atau tahap keempat. Dari 20 nama itu, terdapat beberapa nama yang memiliki rekam jejak negatif.

"Data rekam jejak itu kami olah berdasarkan Informasi yang diterima dari masyarakat, kemudian kami cek ke lapangan, data penanganan perkara di KPK, hingga pelaporan LHKPN dan Gratifikasi," kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (23/8).

Baca Juga: Koalisi Kawal Capim KPK Minta Jokowi Evaluasi Kinerja Pansel

Febri mengungkapkan, dari 20 nama itu, pihaknya menemukan beberapa dugaan pelanggaran seperti ketidakpatuhan dalam pelaporan LHKPN, dugaan penerimaan gratifikasi, dugaan perbuatan lain yang pernah menghambat kerja KPK, hingga dugaan pelanggaran etik saat bekerja di KPK.

Meski begitu, Febri enggan membuka siapa saja Capim KPK yang memiliki rekam jejak negatif tersebut. Febri hanya mau menjelaskan perihal kepatuhan terhadap pelaporan harta kekayaan.

Jubir KPK Febri Diansyah
Caption

Menurut Febri, 18 orang tercatat pernah melaporkan LHKPN sejak menjadi Penyelenggara Negara, Sedangkan 2 orang lagi bukan pihak yang wajib melaporkan LHKPN lantaran berprofesi sebagai Dosen.

Untuk kepatuhan pelaporan dalam rentang waktu 1 Januari – 31 Maret 2019, dengan data sebagai berikut. Lapor tepat waktu sebanyak 9 orang yang merupakan pegawai dari unsur KPK, Polri, Kejaksaan, BPK, mantan LPSK, Dekan, Kementerian Keuangan.

Kemudian, rerlambat melaporkan sebanyak 5 orang yang merupakan pegawai dari unsur Polri, Kejaksaan dan Seskab. Sementara yang tidak pernah melaporkan sebanyak 2 orang yang merupakan pegawai dari unsur Polri dan Karyawan BUMN.

"KPK akan membahas kembali rencana lanjutan penelusuran rekam jejak setelah Pansel mengumumkan 20 nama tadi sore," ujar Febri.

Sebelumnya Pansel Capim KPK mengumumkan sebanyak 20 peserta berhasil lolos tahap profile assesment yang digelar di Gedung Lemhanas pada 8-9 Agustus 2019 lalu.

"Seleksi capim KPK 2019 2023 dari 40 orang peserta seleksi capim KPK 2019-2023 yang mengikuti profile assesment pada 8-9 Agustus 2019 yang dinyatakan lulus 20 orang," kata Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih dalam jumpa pers di Kementerian Sekretariat Negara, Jumat (23/8).

Baca Juga: Pansel Umumkan Hasil Profile Assesment Capim KPK Hari Ini

Berdasarkan kategori jenis kelamin, 20 peserta yang lulus profile assesment terdiri dari 17 laki-laki dan tiga perempuan. Sementara berdasarkan latar belakang profesi, 20 orang yang lulus antara lain akademisi atau dosen sebanyak 3 orang, advokat sebanyak 1 orang, jaksa sebanyak 3 orang, hakim sebanyak 1 orang.

Kemudian anggota Polri sebanyak 4 orang, komisioner dan pegawai KPK sebanyak 2 orang, auditor sebanyak 1 orang, pensiunan jaksa 1 orang, PNS 2 orang, dan lain-lain sebanyak 2 orang.

Yenti menyatakan para peserta seleksi Capim KPK yang lolos tersebut wajib mengikuti rangkaian tes lanjutan. Pertama, pada Senin 26 Agustus para peserta akan melakukan tes kesehatan di RSPAD Gatot Subroto.

Kemudian keesokan harinya tepatnya pada Selasa 27 Agustus 2019 hingga Kamis 29 Agustus 2019 dilakukan tahapan wawancara dan uji publik. Setidaknya setiap satu hari, ada 7 peserta yang akan mengikuti tes wawancara dan uji publik.(Pon)

Baca Juga: Hasil Seleksi Capim 20 Besar, KPK Keok di Tangan Polisi

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH