KPK Kantongi Bukti Lukas Enembe Cuci Uang di Kasino Singapura Dokumentasi Gubernur Papua, Lukas Enembe. ANTARA/Hendrina D Kandipi

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi bukti dan informasi dugaan penyamaran atau penyembunyian hasil tindak pidana korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe.

Salah satu modus pencucian uang itu diduga melalui sarana kasino di Singapura. KPK sedang mendalami dugaan pencucian uang tersebut. Acuan dalam mengusut hal itu merujuk pada hasil analisis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Karena selama ini mungkin nyata-nyata ter-detect (terditeksi) ini yang disampaikan oleh PPATK yang di kasino ini yang salah satu cara yang cukup unik, tidak biasa," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto di kantornya, Jakarta, Selasa (20/9).

Baca Juga:

KPK Akui Usut Banyak Kasus Diduga Libatkan Lukas Enembe

Karyoto mengatakan, KPK telah mengantongi pihak yang diduga membantu politikus Demokrat itu menyamarkan hasil korupsi melalui kasino.

KPK akan memanggil dan memeriksa pihak tersebut dalam proses penyidikan kasus yang telah menjerat Lukas sebagai tersangka.

"Dan kemarin juga salah satu terkait mungkin yang masih diduga sebagai penghubung di Singapura itu sudah ada nama, ya nanti upayakan untuk pemeriksaan atau pemanggilan," ujar Karyoto.

Baca Juga:

Masyarakat Papua Barat Diimbau Tidak Terprovokasi Kasus Penegakan Hukum Lukas Enembe

Diketahui PPATK mengungkap temuan transaksi keuangan ke kasino terkait Lukas Enembe. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya sekitar 55 juta dolar Singapura atau sekitar Rp 560 miliar.

KPK sebelumnya membenarkan telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Politikus Demokrat itu menjadi tersangka berdasarkan aduan dari masyarakat.

Lembaga yang dikomandoi Firli Bahuri ini menegaskan, penetapan tersangka Lukas Enembe murni sebagai penegakan hukum. KPK telah mengantongi cukup bukti untuk menjerat yang bersangkutan.

Selain itu, KPK juga telah mencegah Lukas Enembe bepergian ke luar negeri. Dia dicegah ke luar negeri selama enam bulan ke depan terhitung mulai 7 September 2022 hingga 7 Maret 2023. (Pon)

Baca Juga:

Kasus Lukas Enembe, Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Masyarakat Diminta Tidak Abaikan Prokes Meski Kasus COVID-19 Menurun
Indonesia
Masyarakat Diminta Tidak Abaikan Prokes Meski Kasus COVID-19 Menurun

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak kendur menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Tidak Ada Penambahan Kasus Gangguan Ginjal Akut Per 7 November 2022
Indonesia
Tidak Ada Penambahan Kasus Gangguan Ginjal Akut Per 7 November 2022

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginformasikan belum ada kasus baru ganguan ginjal akut di Indonesia.

[HOAKS atau FAKTA] Jokowi Marah karena Kenaikan Harga BBM dan Bahan Pokok
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Jokowi Marah karena Kenaikan Harga BBM dan Bahan Pokok

Virall.!! Jokowi Marah Besar Akibat Kenaiakn BBM Dan Beberapa Harga Pokok Yang Melambung Tinggi

Usulan Capres dari NasDem Hanya Upaya Menarik Perhatian Publik
Indonesia
Usulan Capres dari NasDem Hanya Upaya Menarik Perhatian Publik

Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira mengatakan keputusan ini tentu masih sangat terbuka, yang menurut saya tidak lebih sebagai "political exercise" atau bagian dari dinamika untuk menarik perhatian publik.

Tiga Skenario Urai Puncak Kemacetan Mudik Jawa Barat
Indonesia
Tiga Skenario Urai Puncak Kemacetan Mudik Jawa Barat

Polisi mengimbau masyarakat untuk mencari terlebih dahulu informasi jalur yang akan dilalui.

[HOAKS atau FAKTA]: Sinar Bisa Keluarkan Semut yang Masuk Telinga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sinar Bisa Keluarkan Semut yang Masuk Telinga

Beredar informasi berupa sebuah unggahan di media sosial Instagram yang menginformasikan tentang cara mengeluarkan semut dari telinga dengan menggunakan sinar.

Kejadian Halloween Korsel dan Jembatan Ambruk di India karena Lemahnya Otoritas
Indonesia
Kejadian Halloween Korsel dan Jembatan Ambruk di India karena Lemahnya Otoritas

Pesta Halloween di distrik Itaewon, Seoul, Korea Selatan yang menewaskan 154 orang.

Kuota BBM Bersubsidi Ditambah Hampir 10 Juta Kiloliter
Indonesia
Kuota BBM Bersubsidi Ditambah Hampir 10 Juta Kiloliter

Pertalite ditambah sebanyak 6,86 juta kiloliter (KL) sedangkan untuk BBM solar subsidi ditambah 2,73 juta KL.

Mulai Hari Ini, 12 Produk Sawit dan Turunannya Hanya Boleh Dijual di Dalam Negeri
Indonesia
Mulai Hari Ini, 12 Produk Sawit dan Turunannya Hanya Boleh Dijual di Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo meminta para pelaku usaha minyak sawit untuk lebih jernih dalam menyikapi kebijakan larangan ekspor minyak goreng dan bahan bakunya yang akan berlaku secara resmi mulai Kamis (28/4).

Eks Jaksa Pinangki Bebas Bersyarat
Indonesia
Eks Jaksa Pinangki Bebas Bersyarat

Pinangki yang merupakan terpidana kasus penanganan perkara Cessie Bank Bali Djoko Tjandra itu telah bebas bersyarat mulai hari ini.