KPK Harap Azis Syamsuddin Divonis Sesuai Tuntutan Jaksa Eks Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dari fraksi Partai Golkar di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (13/12/2021) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

MerahPutih.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta mengagendakan sidang pembacaan putusan untuk mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, Senin (14/2).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap Azis mendapatkan hukuman penjara empat tahun dua bulan sesuai tuntunan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca Juga

Azis Syamsuddin Janji Tak Masuk Dunia Politik Lagi, Buka Peluang Jadi Dosen

"KPK berharap putusan majelis hakim dengan terdakwa Azis Syamsuddin tersebut sepenuhnya mempertimbangkan seluruh fakta hukum dan alat bukti yang dihadirkan oleh tim jaksa," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin.

Lembaga antirasuah yakin Azis bakal divonis bersalah dalam kasus ini. Seluruh bukti dan saksi yang dihadirkan dalam persidangan diyakini telah menjelaskan keterlibatan Azis dalam dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah.

KPK pun berharap majelis hakim bijak dalam kasus ini. Pembelaan Azis selama persidangan diminta dikesampingkan.

"Kami pun berharap bahwa seluruh bantahan terdakwa yang tidak mengakui terus terang perbuatannya juga dikesampingkan oleh majelis hakim," ujar Ali.

Baca Juga

Masinton Beri Dukungan Moral ke Azis Syamsuddin

KPK berharap hakim bisa memberikan putusan yang adil dalam kasus ini. Putusan yang adil bisa memberikan efek jera untuk Azis.

"Untuk tidak melakukan perbuatan yang sama sehingga tidak mencederai harapan publik yang menginginkan Indonesia bebas dari korupsi," tutur Ali.

Jaksa penuntut umum (JPU) pada KPK sebelumnya menuntut Azis Syamsuddin dengan empat tahun dan dua bulan penjara. Majelis hakim juga diminta menjatuhkan pidana denda Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan kepada Azis. Azis diyakini terbukti menyuap mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain. Dia diduga memberikan uang hingga Rp 3,099 miliar dan USD36 ribu. (Pon)

Baca Juga

Sambangi PN Tipikor, Anggota DPR Sebut tak Berhubungan dengan Azis Syamsuddin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
200 Ribu Lebih Warga Kota Tangerang Dapat Bansos, per Keluarga Terima 10 Kg Beras
Indonesia
200 Ribu Lebih Warga Kota Tangerang Dapat Bansos, per Keluarga Terima 10 Kg Beras

Herman menambahkan, beras yang disalurkan sebanyak 2.031.710 kg

RDP Komisi III dengan Kadensus 88 Antiteror Digelar Tertutup
Indonesia
RDP Komisi III dengan Kadensus 88 Antiteror Digelar Tertutup

Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kepala Densus 88 Antiteror Polri Irjen Martinus Hukom, Senin (21/3).

Diteriaki Presiden, Begini Ceramah Anies di Masjid UGM
Indonesia
Diteriaki Presiden, Begini Ceramah Anies di Masjid UGM

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diteriaki presiden oleh mahasiswa saat mengisi ceramah di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Dari video yang tersebar di group WhatsApp, mahasiswa menyerbu Anies yang tengah berdiri di atas mimbar Masjid UGM.

Polisi Persilakan Keluarga Ajukan Permohonan Rehabilitasi Fico Fachriza
Indonesia
Polisi Persilakan Keluarga Ajukan Permohonan Rehabilitasi Fico Fachriza

Pada penggeledahan di rumah Fico, petugas menemukan satu bungkus rokok berisi tembakau sintetis seberat 1,45 gram

Secara Lisan, Jokowi Dukung Indonesia Jadi Tuang Rumah APG 2022
Indonesia
Secara Lisan, Jokowi Dukung Indonesia Jadi Tuang Rumah APG 2022

Dukungan itu diucapkan Jokowi saat keduanya menyaksikan pertandingan final para bulu tangkis Peparnas di GOR Cendrawasih Jayapura

Cerita Warga Surabaya Sehari 3 Kali Antre Buat Isi Tabung Oksigen
Indonesia
Cerita Warga Surabaya Sehari 3 Kali Antre Buat Isi Tabung Oksigen

"Ya saya harus rela antre, untuk mengisi oksigen ini sampai tiga kali dalam sehari. Untuk sekali pengisian tabung kecil (1 m3) di sini harganya Rp 35 ribu," ujar seorang warga Surabaya.

Dalam 6 Bulan di 2021, Pekerja Migran Kirim Uang Rp 144 Miliar ke NTB
Indonesia
Dalam 6 Bulan di 2021, Pekerja Migran Kirim Uang Rp 144 Miliar ke NTB

Berdasarkan data dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan NTB bahwa remitansi terbanyak dikirim PMI asal Lombok Barat dan Kota Mataram sebesar Rp 72,976 miliar.

Tim Hukum PDIP Lakukan Pencermatan soal Status Cekal Mardani Maming
Indonesia
Tim Hukum PDIP Lakukan Pencermatan soal Status Cekal Mardani Maming

PDI Perjuangan baru melakukan pencermatan, kajian terkait dengan status cekal Mardani maming

DPR Wanti-wanti Pelonggaran Pemakaian Masker Jangan Membuat Lengah
Indonesia
DPR Wanti-wanti Pelonggaran Pemakaian Masker Jangan Membuat Lengah

Saleh berharap pelonggaran ini tidak membuat masyarakat menjadi lengah.

Tabrakan Beruntun TransJakarta, 3 Orang Dikabarkan Meninggal
Indonesia
Tabrakan Beruntun TransJakarta, 3 Orang Dikabarkan Meninggal

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono menyebut, polisi masih melakukan penyelidikan soal kecelakaan tersebut.