KPK Habiskan Dana Rp 65 Miliar Bangun Rupbasan di Cawang Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) milik KPK di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (10/8). Foto: MP/Ponco

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meresmikan Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (10/8).

Peresmian ini menandai awal pemanfaatan Rupbasan tersebut sebagai bagian dari optimalisasi asset recovery melalui pemeliharaan, pengamanan benda sitaan, ataupun barang rampasan dari penanganan tindak pidana korupsi yang ditangani KPK.

Baca Juga

KPK Temukan Dokumen Aliran Duit Suap di Plaza SMRA Bekasi

Dalam sambutannya, Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan pemanfaatan Rupbasan baru ini, harapannya kondisi benda sitaan atau barang rampasan bisa lebih terawat dengan baik karena didukung fasilitas yang memadai. Sehingga bisa mengurangi depresiasi nilai aset pada saat proses lelang.

“Barang sitaan atau rampasan ini nantinya akan dilelang dan seluruh hasilnya akan dikembalikan ke kas negara. Oleh karenanya KPK harus menjaga nilai jual terhadap barang-barang ini dan terus mengoptimalkan asset recovery tindak pidana korupsi dengan menjaga kualitas dan nilai lelangnya nanti,” kata Firli.

Ketua KPK Firli Bahuri meresmikan Gedung Penyimpanan Barang Sitaan dan Rampasan di Cawang, Jakarta Timur, Rabu (10/8). Foto: MP/Ponco

Firli menjelaskan, dalam pemberantasan korupsi melalui strategi penindakan, KPK tidak hanya menghukum pelaku dengan pidana penjara saja. Untuk memberikan efek jera, para koruptor harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mengganti seluruh kerugian negara yang telah dinikmatinya.

Caranya, KPK melakukan upaya perampasan aset hasil korupsi di antaranya melalui tuntutan uang pengganti, denda, dan perampasan aset. Nantinya, KPK akan menghitung seluruh nilai dari barang yang sudah dirampas kemudian melakukan metode lelang dan seluruh hasilnya akan dimasukan ke kas negara.

“Hal ini sejalan dengan salah satu program prioritas KPK dalam pengembalian aset atau asset recovery sesuai dengan amanat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024,” kata Firli.

Baca Juga

KPK-OJK Perkuat Pemberantasan Korupsi Sektor Industri Jasa Keuangan

Di sisi lain, sebelum memiliki Rupbasan sendiri, Firli menjelaskan kondisi barang rampasan dan sitaan milik negara ini kurang terawat dengan baik. Akibatnya nilai jual pada saat proses lelang turun drastis yang menyebabkan pengembalian kerugian negara menjadi kurang optimal.

Sejarah dan Proses Pembangunan

Diketahui Rupbasan ini dibangun di atas lahan rampasan dalam perkara atas nama Fuad Amin pada tahun 2018. Selanjutnya pada tahun 2020 KPK melakukan tahapan perencanaan pembangunan Rupbasan dengan melibatkan banyak stakeholder. Setelahnya, pada Mei tahun 2021, Rupbasan ini dibangun dengan rencana anggaran sebesar Rp 78 miliar dari total Pagu Anggarana APBN KPK sebesar Rp 100 miliar.

“Dalam perjalanannya kita menghemat karena total pembangunan Gedung Rupbasan ini hanya menghabiskan biaya Rp 65 miliar. Itulah salah satu cara pemberantasan korupsi dari mulai perencanaan, pengesahan anggaran, tahapan pelaksanaan, dan eksekusi anggaran. Semua ini bisa dilakukan pengawasan,” ujar Firli.

Spesifikasi Gedung

Adapun Rupbasan KPK Cawang memiliki spesifikasi bangunan empat lantai di atas luasan tanah 7.831 meter persegi. Gedung ini mampu menampung 180 slot parkir kendaraan roda empat dengan parkir mekanik, 120 slot parkir kendaraan roda dua, dan 12 slot parkir bus atau truk.

Gedung ini juga memiliki fasilitas penunjang seperti solar panel, lift kendaraan, lift penumpang, dumbwaiter, carwash automatic, fire alarm & fire fighting, zero waste water purification, dan ground water tank (air bersih 230 m3 dan air hujan 100 m3). Selain itu, Rupbasan KPK Cawang juga dilengkapi dengan ruang barang bukti dan ruang arsip.

Pemanfaatan Rupbasan

Hingga Juli 2022, benda sitaan dan barang rampasan yang telah diamankan KPK sebanyak 647 rampasan, 3.125 barang sitaan, dan 12 barang titipan proses penyelidikan. Firli berharap Rupbasan ini bisa terisi penuh dengan aset-aset milik pelaku tindak pidana korupsi sehingga hasilnya bisa dikembalikan kepada kas negara. (Pon)

Baca Juga

KPK Beri Pembekalan Antikorupsi kepada Hary Tanoesoedibjo Cs

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
CFW Sudah Menjalar, Ketua DPR Minta Energi Kreatif Anak Muda Diwadahi
Indonesia
CFW Sudah Menjalar, Ketua DPR Minta Energi Kreatif Anak Muda Diwadahi

Citayam Fashion Week (CFW) mendapat apresiasi dari Ketua DPR RI Puan Maharani.

Berlakukan Kuliah Tatap Muka, Mahasiswa UNS Diminta Segera Cari Indekos
Indonesia
Berlakukan Kuliah Tatap Muka, Mahasiswa UNS Diminta Segera Cari Indekos

Mahasiswa tetap diwajibkan mengikuti protokol kesehatan (prokes) COVID-19 selama penyelenggaraan PTM penuh.

PPP Tidak Ingin Mengulang Sejarah Buruk
Lainnya
PPP Tidak Ingin Mengulang Sejarah Buruk

Pergantian jabatan ketua umum dari Suharso Monoarfa kepada Muhammad Mardiono sebagai pelaksana tugas untuk menguatkan konsolidasi partai.

Pemprov DKI Raih 5 Kali WTP, Anies: Jakarta Telah Tunjukkan Kerja Keras
Indonesia
Pemprov DKI Raih 5 Kali WTP, Anies: Jakarta Telah Tunjukkan Kerja Keras

Pemerintah DKI Jakarta kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Sepanjang Pandemi, UMKM Masuk Ekosistem Digital Naik 2 Kali Lipat
Indonesia
Sepanjang Pandemi, UMKM Masuk Ekosistem Digital Naik 2 Kali Lipat

Berdasarkan suvei yang kami lakukan, sebanyak 45,35 persen UMKM masih beroperasi penuh di tengah pandemi, 30,9 persen beroperasi sebagian, dan 24 persen tutup sementara.

Profil Buya Syafii Maarif, Pernah Mendapat Penghargaan Ramon Magsaysay
Indonesia
Profil Buya Syafii Maarif, Pernah Mendapat Penghargaan Ramon Magsaysay

Berikut profil Buya Syafii Maarif: Beliau lahir di Nagari Calau, Sumpur Kudus, Minangkabau, pada 31 Mei 1935. Dikenal sebagai figur cendekiawan terhormat dan panutan bagi masyarakat Indonesia.

PDIP Temui NasDem, Bahas Konsolidasi di Pemilu 2024
Indonesia
PDIP Temui NasDem, Bahas Konsolidasi di Pemilu 2024

PDI Perjuangan dan Partai NasDem akan menggelar pertemuan di NasDem Tower pada Senin (22/8) besok.

Ganjar Dorong Festival Blangkon di Solo Jadi Event Tahunan
Indonesia
Ganjar Dorong Festival Blangkon di Solo Jadi Event Tahunan

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah menggelar event budaya Festival Blangkon 2022 di Rumdin Wali Kota, Loji Gandrung, Jumat-Minggu (9-11/9).

Baru Dicecar 9 Pertanyaan, Surya Darmadi Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit
Indonesia
Baru Dicecar 9 Pertanyaan, Surya Darmadi Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana menjelaskan, kondisi kesehatan bos PT DPG itu menurun usai diperiksa, Kamis (18/8) siang.

PB SEMMI Minta Presiden Jokowi Pecat Menteri Tenaga Kerja
Indonesia
PB SEMMI Minta Presiden Jokowi Pecat Menteri Tenaga Kerja

"Jika tetap kekeh terhadap aturan JHT ini, layak Presiden Joko Widodo reshuflle atau berhentikan dari jabatannya," tegas Gurun.