KPK Geledah Sejumlah Lokasi Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11) dini hari WIB. ANTARA FOTO/Aditya P Putra

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menggeledah sejumlah lokasi untuk mengusut kasus dugaan suap terkait penetapan izin ekspor benih lobster (benur) pada Jumat (27/11)

Deputi Penindakan KPK, Karyoto mengatakan, tim penyidik bakal menggeledah sejumlah tempat yang sudah disegel sebelumnya. Namun, Karyoto enggan membeberkan lokasi-lokasi yang bakal digeledah tersebut.

Baca Juga

Berhasil Bongkar Dugaan Korupsi Edhy Prabowo, Kemampuan Deteksi KPK Dipuji

"Semoga hari ini akan kita bisa laksanakan penggeledahan secara menyeluruh," kata Karyoto dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/11).

Tim penyidik lembaga antirasuah pada Rabu (25/11) bergerak ke kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang berada di Gambir, Jakarta Pusat, serta rumah dinas Menteri KP Edhy Prabowo di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Dalam giat di kantor KKP, tim penyidik KPK sempat dihalangi petugas keamanan. "Jangan halangi-halangi kami," ujar salah satu penyidik KPK di depan pintu gerbang Kantor KKP.

"Kalau tidak dibuka saya dobrak nanti ini," kata penyidik KPK lainnya.

Deputi Penindakan KPK Karyoto (kedua kiri) dan Juru Bicara KPK Ali Fikri (kanan) memberikan keterangan pers terkait penahanan tersangka terkait kasus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, di Geduung KPK, Jakarta, Kamis (26/11). Foto: MP/Ponco

Setelah sempat adu mulut dan bernegosiasi, pihak keamanan kemudian mengizinkan tim penyidik KPK masuk untuk melanjutkan pekerjaannya.

Kegiatan di dua lokasi itu untuk menyegel tempat-tempat yang diduga terdapat alat bukti terkait kasus dugaan korupsi penetapan izin ekspor benur.

KPK telah menetapkan 7 tersangka dalam kasus ini. Ketujuh tersangka itu yakni, Edhy Prabowo, Andreau Pribadi Misanta, Safri selaku Staf Khusus Edhy, Siswadi selaku Pengurus PT Aero Citra Kargo, Ainul Faqih selaku Staf istri Menteri KP

Kemudian, Amiril Mukminin selaku pihak swasta serta Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama.

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp10,2 miliar dan USD 100 ribu dari Suharjito.

Suap tersebut diberikan agar Edhy memberikan izin kepada PT Dua Putra Perkasa Pratama untuk menerima izin sebagai eksportir benur.

Sebagian uang suap tersebut digunakan oleh Edhy dan istrinya Iis Rosyati Dewi untuk belanja barang mewah di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 21-23 November 2020.

Sekitar Rp750 juta digunakan untuk membeli jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton serta baju Old Navy. (Pon)

Baca Juga

Stafsus Edhy Prabowo yang Sempat Buron Resmi Ditahan KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sebelum Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Djoko Santoso Tersedak Saat Berbuka Puasa
Indonesia
Sebelum Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Djoko Santoso Tersedak Saat Berbuka Puasa

Hal itu diungkapkan adik keempat mendiang Djoko, Tutik Suyono

Buntut Kematian 6 Pengawal Rizieq Shihab, DPR Segera Panggil Kapolri
Indonesia
Buntut Kematian 6 Pengawal Rizieq Shihab, DPR Segera Panggil Kapolri

“Komisi III sebagai Mitra Kerja Kepolisian akan mengagendakan pemanggilan Kapolri untuk mendudukkan perkara ini,” tuturnya.

7 PLBN Terpadu Antisipasi Masuknya Virus Corona Lewat Perbatasan Negara
Indonesia
7 PLBN Terpadu Antisipasi Masuknya Virus Corona Lewat Perbatasan Negara

Tujuh PLBN Terpadu tersebut adalah PLBN Aruk, PLBN Entikong, PLBN Badau, PLBN Motaain, PLBN Motamasin, PLBN Wini, dan PLBN Skouw.

Jokowi Pakai Pola Penunjukkan Tito Karnavian Jadikan Listyo Sigit Kapolri
Indonesia
Jokowi Pakai Pola Penunjukkan Tito Karnavian Jadikan Listyo Sigit Kapolri

Nasir Djamil memberi tafsiran mengenai keputusan Jokowi memilih Listyo Sigit

BPIP Sebut Kelompok Radikal Memanipulasi Agama untuk Kepentingan Sesaat
Indonesia
BPIP Sebut Kelompok Radikal Memanipulasi Agama untuk Kepentingan Sesaat

“Bahaya radikalisme itu adalah memanipulasi agama untuk kepentingan merebut kekuasaan sesaat,” kata Benny

KPK Belum Juga Temukan Nurhadi Usai Obok-obok Dua Lokasi di Jakarta
Indonesia
KPK Belum Juga Temukan Nurhadi Usai Obok-obok Dua Lokasi di Jakarta

KPK terus memburu mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.

MAKI Desak MK Percepat Pemeriksaan Perkara Perppu COVID-19
Indonesia
MAKI Desak MK Percepat Pemeriksaan Perkara Perppu COVID-19

"Kami tetap ingin terus (melanjutkan perkara) dan mohon dipercepat juga yang mulia," kata Koordinator MAKI, Boyamin

Bantu Pemasukan Petani, Mahasiswa ITS Produksi Minuman Lemon Berimun Tinggi
Indonesia
Bantu Pemasukan Petani, Mahasiswa ITS Produksi Minuman Lemon Berimun Tinggi

Fauzi mengatakan, inovasi ini hadir sebab permasalahan banyaknya petani lemon di Banyuwangi merugi akibat dampak pandemi virus corona di Indonesia.

DPD Gandeng Kemensos Salurkan Bansos Penanganan Dampak COVID-19
Indonesia
DPD Gandeng Kemensos Salurkan Bansos Penanganan Dampak COVID-19

Ketua Komite III DPD RI Bambang Sutrisno berharap DPD RI terlibat untuk memonitor data penerima bantuan sosial sekaligur penyalurannya.

BREAKING NEWS: Operasi Dini Hari, KPK Tangkap Menteri Edhy Prabowo
Indonesia
BREAKING NEWS: Operasi Dini Hari, KPK Tangkap Menteri Edhy Prabowo

Informasi yang dihimpun MerahPutih.com, Edhy ditangkap dalam dugaan kasus korupsi proyek ekspor benih lobster atau benur.