KPK Geledah Rumah Bupati Langkat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap terkait proyek infrastruktur di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat.

Dalam mengusut kasus ini, tim penyidik KPK menggeledah rumah Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin, Selasa (25/1).

"Saat ini, tim masih berada di lapangan dan melakukan pengumpulan bukti," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (25/1).

Baca Juga:

Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Kayak Zaman Belanda

Lembaga yang dikomandoi Firli Bahuri ini memberikan ultimatum kepada pihak-pihak yang ada di lokasi tersebut agar tidak merintangi penggeledahan.

"KPK mengingatkan kepada siapa pun dilarang dengan sengaja merintangi hingga berupaya menggagalkan proses penyidikan perkara ini. KPK tidak segan menerapkan ketentuan Pasal 21 UU Tipikor," ujar Ali.

Baca Juga:

LPSK Siap Lindungi Saksi dan Korban Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat

Selain Terbit, dalam kasus ini KPK juga menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka. Mereka yakni pihak swasta Muara Perangin Angin; Kepala Desa Balai Kasih Iskandar; kontraktor Marcos Surya Abdi; kontraktor Shuhanda dan kontraktor Isfi Syahfitra. (Pon)

Baca Juga:

Mabes Polri Selidiki Dugaan Perdagangan Manusia yang Libatkan Bupati Langkat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Klaim Tuntutan Azis Syamsuddin Sudah Sesuai Aspek Keadilan
Indonesia
KPK Klaim Tuntutan Azis Syamsuddin Sudah Sesuai Aspek Keadilan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim tuntutan penjara yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin telah berdasarkan pertimbangan aspek keadilan dan kebenaran.

PPKM Level 3, Pengguna KRL Turun 13,4 Persen
Indonesia
PPKM Level 3, Pengguna KRL Turun 13,4 Persen

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat adanya penurunan pengguna KRL sebanyak 13,4 persen selama PPKM Level 3 di Jabodetabek.

Tolak Bala, Alasan Pelaku Bagikan Makanan Ringan Isi Silet ke Anak-anak di Jember
Indonesia
Tolak Bala, Alasan Pelaku Bagikan Makanan Ringan Isi Silet ke Anak-anak di Jember

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa lima buah makanan wafer yang sudah diisi potongan benda tajam berbahaya, kemudian tiga buah gunting, 1 buah tang potong, 1 buah tang catut, 1 buah toples kecil berisi seng, kawat berapa jenis paku dan bahan besi lainnya, 2 buah korek api serta 1 buah kotak tempat membuat makanan.

Kebijakan Larang Ekspor Minyak Goreng Berimbas Buruk pada Petani Sawit
Indonesia
Kebijakan Larang Ekspor Minyak Goreng Berimbas Buruk pada Petani Sawit

Pemerintah Jokowi telah menetapkan larangan ekspor minyak goreng ke luar negeri guna mengatasi stabilisasi harga di Indonesia. Menyikapi hal tersebut, Pengamat Ekonomi dari Institute For Development of Economic and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, bahwa langkah yang diambil pemerintah itu kurang tepat.

KAI Siagakan Petugas Jaga Rel dari Gangguan Alam Ekstrem Demi Kelancaran Mudik
Indonesia
KAI Siagakan Petugas Jaga Rel dari Gangguan Alam Ekstrem Demi Kelancaran Mudik

Persiapan PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengantisipasi mudik Lebaran terus dilakukan. Kahumas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, dari kesiapan prasarana, PT KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan perawatan dan pemeriksaan secara rutin.

Azam Khan Diperiksa Bareskrim di Kasus Edy Mulyadi
Indonesia
Azam Khan Diperiksa Bareskrim di Kasus Edy Mulyadi

"Pertanyaan sebanyak 30 pertanyaan," kata Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Jumat (4/2/).

Survei SMRC Ungkap Mayoritas Publik Tolak Ide Penundaan Pemilu
Indonesia
Survei SMRC Ungkap Mayoritas Publik Tolak Ide Penundaan Pemilu

Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merisil hasil survei bertajuk “Sikap Publik terhadap Penundaan Pemilu” pada Jumat (1/4).

'Street Race' Lanjut ke Serpong, Kapolda Metro Siap Fasilitasi 'Adik-Adik'
Indonesia
Pinjol Ilegal Terungkap Bareskrim Berkedok Koperasi Simpan Pinjam
Indonesia
Pinjol Ilegal Terungkap Bareskrim Berkedok Koperasi Simpan Pinjam

Dalam pengungkapan itu, penyidik menyita uang senilai Rp 20,4 miliar dari tangan tersangka JS.

Densus Geledah Kantor LSM Syam Organizer Terkait Dugaan Penggalangan Dana Terorisme
Indonesia
Densus Geledah Kantor LSM Syam Organizer Terkait Dugaan Penggalangan Dana Terorisme

Syam Organizer sendiri merupakan yayasan amal milik organisasi Jamaah Islamiyah