KPK Geledah Kantor Kemenag Gresik Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/John Abimanyu)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penggeledahan terkait penyidikan kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag yang menjerat mantan Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuzy (Romi).

"Penyidik berada di Gresik untuk melakukan penggeledahan di Kantor Kementerian Agama Gresik," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (20/3).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)

Menurut Febri dalam penggeledahan itu, tim penyidik KPK mengamankan sejumlah dokumen terkait seleksi dan pengisian jabatan. KPK menduga Romi menerima suap terkait pengisian posisi Kepala Kantor Kemenag Gresik.

"Penggeledahan masih berlangsung sampai siang ini," ujar Febri.

Sebelumnya, tim penyidik telah menggeledah sejumlah lokasi pada Senin (18/3) kemarin, yakni Kantor Kemenag, DPP PPP dan rumah Romahurmuziy. Di Kemenag, KPK menyita uang tunai senilai ratusan juta Rupiah dalam bentuk Rupiah dan Dollar Amerika Serikat dari ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Sementara di dua ruangan lainnya yang digeledah, yakni ruang kerja Sekjen Kemaenag Nur Kholis Setiawan dan ruang Kabiro Pegewaian, KPK menyita sejumlah dokumen penting terkait perkara ini.

Di Kantor DPP PPP, KPK menyita sejumlah dokumen terkait kepengurusan dan posisi Romi di DPP PPP. Selain itu, KPK juga menyita barang bukti elektronik, termasuk laptop saat menggeledah rumah Romi.

Teranyar, Selasa (19/3) kemarin, tim penyidik menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur. Sejauh ini, tim penyidik telah menyita sejumlah dokumen penting terkait perkara jual beli jabatan yang turut menjerat Kakanwil Kemag Jatim Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi tersebut.

Kantor Kementerian Agama Pusat

Romi ditetapkan tersangka bersama dua orang lainnya yakni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin. ‎Keduanya diduga sebagai pemberi suap terhadap Romi.

Dalam perkara ini, Muafaq dan Haris diduga telah menyuap Romi untuk mengurus proses lolos seleksi jabatan di Kemenag. Adapun, Muafaq mendaftar untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Sedangkan Haris, mendaftar sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH