KPK Geledah Kantor DPRD Tulungagung Petugas polisi menjaga penggeledahan Kantor DPRD Tulungagung, Jawa Timur, Senin (17/2) (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah ruangan di gedung DPRD Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Penggeledahan berkaitan dengan kasus dugaan suap yang menjerat mantan Ketua DPRD Tulungagung Supriyono.

"Iya benar dan saat ini masih berlangsung," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (17/2) malam.

Baca Juga:

KPK Periksa Eks Ketua DPRD Tulungagung

Supriyono merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015 2018.

Plt Jubir KPK Ali Fikri membenarkan adanya penggeledahan terhadap Kantor DPRD Tulungagung
Kantor DPRD Tulungagung digeledah KPK (Foto: antaranews)

Supriyono diduga menerima uang sebesar Rp 4.880.000.000 selama periode 2015 hingga 2018 dari Bupati Tulung Agung Syahri Mulyo. Suap berkaitan dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung.

Dalam persidangan Syahri Mulyo terungkap bahwa Supriyono menerima Rp 3.750.000 000 dengan rincian, penerimaan fee proyek APBD Murni dan APBD Perubahan selama empat tahun berturut pada 2014-2017 sebesar Rp 500.000.000 setiap tahunnya atau total sekitar Rp 2 Milyar.

Baca Juga:

KPK Tahan Ketua DPRD Tulungagung

Penerimaan yang diduga untuk memperlancar proses pembahasan APBD, mempermudah pencairan DAK, dan Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp 750.000.000 sejak 2014 hingga 2018. Fee proyek di Kabupaten Tulungagung selama tahun 2017 sebesar Rp 1 mliar.

Syahri Mulyo sendiri sudah divonis 10 tahun dalam kasus suap proyek peningkatan jalan.(Pon)

Baca Juga:

Komisaris Bank Jatim Terseret Kasus Suap Ketua DPRD Tulungagung

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH