KPK Garap Tersangka Suap Batu Bara Bos Borneo Lumbung Energy & Metal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: kpk.go.id)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap bos PT Borneo Lumbung Energy and Metal Tbk (BORN), Samin Tan dalam kasus dugaan suap terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT) di Kementerian ESDM.

"Yang bersangkutan (Samin Tan) diperiksa sebagai tersangka," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (2/3).

Baca Juga:

Kementerian BUMN Kelola Tambang Batu Bara Milik Tersangka Jiwasraya

KPK menetapkan Samin Tan sebagai tersangka pada 15 Februari 2019 lalu. Ini merupakan panggilan pemeriksaan kedua terhadap Samin Tan. Dia mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pada 25 Maret 2019 lalu.

Jubur KPK
Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPk) Ali Fikri. Foto: ANTARA

Dalam perkara ini, Samin Tan diduga menyuap eks Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Golkar, Eni Maulani Saragih sebesar Rp 5 miliar untuk mengurus terminasi PKP2B PT AKT di Kementerian ESDM.

Sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR dan anggota Panitia Kerja (Panja) Minerba Komisi VII, Eni menyanggupi permintaan Samin Tan dan berupaya memengaruhi pihak Kementerian ESDM, termasuk menggunakan forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian ESDM.

Baca Juga:

Eni Saragih Mengaku Diperintah Melchias Mekeng Bantu Tersangka Samin Tan

Dalam mengusut kasus ini, KPK telah mencegah Samin Tan bepergian ke luar negeri. Tak hanya itu, lembaga antirasuah juga mencegah Ketua Fraksi Golkar di DPR, Melchias Markus Mekeng untuk bepergian ke luar negeri.

Pencegahan dilakukan lantaran dalam persidangan perkara suap PLTU Riau-1, Eni mengaku Melchias memerintahkannya untuk membantu Samin Tan yang sedang bermasalah dan dicabut izinnya oleh Kementerian ESDM terkait proyek tambang di Kalimantan.‎ KPK juga telah memeriksa mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan pada 31 Mei 2019 lalu.

Kasus yang menjerat Samin Tan dan Eni ini merupakan pengembangan dari kasus suap proyek PLTU Riau-1. Eni diketahui telah divonis bersalah dan dihukum 6 tahun pidana penjara dan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan, lantaran terbukti menerima uang suap Rp 4,75 miliar dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo terkait proyek PLTU Riau-1. (Pon)

Baca Juga:

Perkara Suap PLTU Riau-1, Ignasius Jonan Jelaskan Tupoksi Menteri ESDM ke KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Tekan Penularan Corona, Anies Tutup Tempat Wisata dan Hiburan di Jakarta
Indonesia
Tekan Penularan Corona, Anies Tutup Tempat Wisata dan Hiburan di Jakarta

"Semua destinasi wisata dan tempat hiburan milik Pemprov DKI Jakarta kami tutup selama dua minggu kedepan," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).

Gula Semut Indonesia Semakin Diminati Luar Negeri
Indonesia
Gula Semut Indonesia Semakin Diminati Luar Negeri

Volume ekspor gula kelapa masih dapat bertambah lagi hingga akhir tahun 2020 karena kebutuhan gula kelapa luar negeri terus bertambah.

Kasus COVID-19 di Sekolah Akibat Minimnya Persiapan Protokol Kesehatan
Indonesia
Kasus COVID-19 di Sekolah Akibat Minimnya Persiapan Protokol Kesehatan

Wiku menjelaskan sekolah yang sudah diizinkan tatap muka adalah sekolah dari zonasi hijau tanpa kasus, dan zona kuning melalui prakondisi dan menentukan waktu yang tepat.

Kuasa Hukum Benarkan Joko Tjandra Berada di Indonesia Sejak 8 Juni
Indonesia
Kuasa Hukum Benarkan Joko Tjandra Berada di Indonesia Sejak 8 Juni

Ia mengaku hanya bertemu Joko Tjandra di PN Jakarta Selatan dalam rangka mengajukan PK.

Tertunda Gegara COVID-19, Proyek Waduk Sunter Dilanjutkan 2021
Indonesia
Tertunda Gegara COVID-19, Proyek Waduk Sunter Dilanjutkan 2021

Ahmad Riza Patria memastikan bahwa proyek Waduk Sunter itu bakal dilanjutkan paling telat awal 2021 mendatang.

 Ini Nama 49 Calon Kepala Daerah yang Diusung PDIP di Pilkada Serentak 2020
Indonesia
Ini Nama 49 Calon Kepala Daerah yang Diusung PDIP di Pilkada Serentak 2020

Menurut Bambang, 49 nama pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah ini merupakan gelombang pertama yang diumumkan PDIP.

Jokowi Angkat Anak Buah Luhut Jadi Ketua LPS
Indonesia
Jokowi Angkat Anak Buah Luhut Jadi Ketua LPS

Purbaya merupakan alumni Institut Teknologi Bandung di Bidang Teknik Elektro, dan peraih gelar Doktor bidang Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.

Fraksi Golkar DKI tak Setuju PSBB Diperpanjang, Apa Saja Alasannya?
Indonesia
Fraksi Golkar DKI tak Setuju PSBB Diperpanjang, Apa Saja Alasannya?

Ia meminta Anies tak tebang pilih terhadap sektor usaha yang diperkenankan beroperasi.

Pantau Kedisiplinan Warga, Panglima TNI dan Kapolri Sidak Pasar Tanah Abang
Indonesia
Pantau Kedisiplinan Warga, Panglima TNI dan Kapolri Sidak Pasar Tanah Abang

Sesampainya di pasar Tanah abang, Panglima TNI dan Kapolri langsung berkeliling menuju ke lapak lapak pedagang yang masih buka.

KPAI: Aparat Garda Terdepan Anak Tidak Dijadikan Martir Orang Dewasa
Indonesia
KPAI: Aparat Garda Terdepan Anak Tidak Dijadikan Martir Orang Dewasa

Jasra menghimbau orang tua dan pendamping anak untuk tidak melibatkan anak dalam demonstrasi