KPK Garap Istri Alex Noerdin Terkait Kasus Bupati Musi Banyuasin Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA/HO-Humas KPK

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyelidikan untuk mengusut kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Untuk mengurai kasus tersebut, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap istri Alex Noerdin, Eliza Alex Noerdin pada hari ini. Dia akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan sang anak, Bupati nonaktif Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin.

Baca Juga

KPK Dalami Penghasilan Dodi Alex Noerdin Lewat Sang Istri

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DRA (Bupati nonaktif Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (7/12).

KPK sebelumnya menetapkan Dodi; Kadis PUPR Musi Banyuasin (Muba) Herman Mayori; pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas PUPR Musi Banyuasin Eddi Umari; dan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy, sebagai tersangka dalam kasus ini.

KPK menduga Dodi telah mengarahkan Herman Mayori, Eddi Utami, dan beberapa pejabat lain di Dinas PUPR Kabupaten Muba agar merekayasa proses lelang sejumlah proyek di Muba.

Salah satunya dengan membuat list daftar paket pekerjaan dan telah pula ditentukan calon rekanan yang akan menjadi pelaksana pekerjaan tersebut.

Selain itu, Dodi juga diduga telah menentukan adanya presentase pemberian fee dari setiap nilai proyek paket pekerjaan di Kabupaten Muba. Yaitu 10 persen untuknya, 3 persen sampai dengan 5 persen untuk Herman Mayori, dan 2 persen sampai dengan 3 persen untuk Eddi Utari serta pihak terkait lainnya.

Baca Juga

Geledah Rumah Dodi Alex Noerdin, KPK Amankan Uang Hingga Dokumen

Untuk tahun 2021 pada Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Muba, perusahaan milik Suhandy menjadi pemenang dari empat paket proyek.

Keempat proyek itu, yakni rehabilitasi daerah irigasi Ngulak III (IDPMIP) di Desa Ngulak III, Kec. Sanga dengan nilai kontrak Rp2,39 miliar; peningkatan jaringan irigasi DIR Epil dengan nilai kontrak Rp4,3 miliar; peningkatan jaringan irigasi DIR Muara Teladan dengan nilai kontrak Rp 3,3 miliar; normalisasi Danau Ulak Ria Kecamatan Sekayu dengan nilai kontrak Rp9,9 miliar.

Diduga total commitment fee yang akan diterima oleh Dodi dari Suhandy berdasarkan empat proyek dimaksud sejumlah sekitar Rp 2,6 miliar.

Sebagai realiasi pemberian commitment fee oleh Suhandy atas dimenangkannya empat proyek paket pekerjaan di Dinas PUPR tersebut, diduga Suhandy telah menyerahkan sebagian uang tersebut kepada Dodi melalui Herman dan Eddi. (Pon)

Baca Juga

KPK Panggil Istri Dodi Alex Noerdin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengesahan Anggaran Jadi Langkah Awal Penyelenggaran Pemilu 2024
Indonesia
Pengesahan Anggaran Jadi Langkah Awal Penyelenggaran Pemilu 2024

Anggota DPD RI, Fahira Idris mengungkapkan, pengesahan anggaran menjadi pangkal penyelenggaraan Pemilu 2024 yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang.

Satgas Sebut 86,6 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi COVID-19
Indonesia
Satgas Sebut 86,6 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi COVID-19

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 terus mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan di semua lini kehidupan.

Erick Thohir Bocorkan Ada Tambahan 500 Tiket MotoGP Mandalika
Indonesia
Erick Thohir Bocorkan Ada Tambahan 500 Tiket MotoGP Mandalika

Tiket untuk hari balapan atau racing day Pertamina Grand Prix of MotoGP Mandalika sudah habis terjual.

Akhiri Tradisi Negara Netral, Swedia dan Finlandia Segera Gabung NATO
Dunia
Akhiri Tradisi Negara Netral, Swedia dan Finlandia Segera Gabung NATO

NATO didirikan pada 1949 untuk mempertahankan diri dari ancaman Soviet. Invasi Rusia pada 24 Februari 2022 memberi organisasi itu dorongan baru untuk bersatu.

Wagub Riza Pilih Ikut MLM Dibandingkan Main Proyek dan Korupsi
Indonesia
Wagub Riza Pilih Ikut MLM Dibandingkan Main Proyek dan Korupsi

"Jadi, saya kemarin mulai daftar multi level, lalu sekarang persiapan multi level. Ya sudah, ikut multi level. Katanya lumayan," kata Riza Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (17/3).

Aset Tanah Ribuan Hektar Milik Surya Darmadi Kembali Disita Kejaksaan Agung
Indonesia
Aset Tanah Ribuan Hektar Milik Surya Darmadi Kembali Disita Kejaksaan Agung

Satu per satu aset tersangka kasus dugaan korupsi, Surya Darmadi kembali disita. Kali ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita aset bos PT DPG itu di Sumatera Utara (Sumut) dan Kalimantan Barat (Kalbar).

Tolak Kenaikan Harga BBM, Driver Ojol Datangi Kantor PKS
Indonesia
Tolak Kenaikan Harga BBM, Driver Ojol Datangi Kantor PKS

Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Serikat Pengemudi Daring mendatangi kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Kamis (8/9).

Wakil Ketua Komisi II Minta Mendagri Tegur APDESI
Indonesia
Wakil Ketua Komisi II Minta Mendagri Tegur APDESI

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diminta untuk menegur APDESI telah melakukan kegiatan politik praktis dengan mendukung perpanjangan jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

 Istana: Vaksinasi Booster Sudah Dilakukan di 120 Negara
Indonesia
Istana: Vaksinasi Booster Sudah Dilakukan di 120 Negara

Tercatat, ada 169 juta rakyat Indonesia yang sudah divaksinasi dosis pertama.

Pembebasan Lahan Tol Kartasura-Klaten Capai 77,42 Persen
Indonesia
Pembebasan Lahan Tol Kartasura-Klaten Capai 77,42 Persen

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY mencatat pembebasan lahan proyek jalan nasional tol Solo-Jogja ruas Kartasura-Klaten Capai 77,42 Persen.